Teka-Teki Logika: Bajak Laut Membagi Harta Karun
Posted by Charles
Ini adalah sebuah teka-teki logika yang menarik dan jawabannya sangat brilian dan tidak terduga. Teka-teki ini sebenarnya bisa dipecahkan dengan mudah jika saja kuncinya diketahui. Sekarang saya akan membagikan teka-teki ini di sini.
Adalah 10 orang bajak laut yang baru saja pulang berlayar. Mereka membawa satu peti harta karun yang berisi 100 keping emas.
Mereka akan membagi 100 keping emas tersebut. Namun, mereka menggunakan sebuah cara yang unik untuk membagi keseratus keping emas tersebut. Berikut adalah cara yang mereka gunakan.
Pertama, kesepuluh bajak laut tersebut akan berbaris dari bajak laut nomor satu (bajak laut yang mempunyai pangkat tertinggi) sampai bajak laut nomor sepuluh (bajak laut yang mempunyai pangkat terendah) secara berurutan.
Kemudian, satu persatu dari kesepuluh bajak laut tersebut, akan mengajukan proposal tentang bagaimana harta karun tersebut dibagi. Jika proposal tersebut disetujui oleh minimal 50% dari jumlah bajak laut yang masih hidup, maka proposal itu yang akan digunakan untuk membagi harta karun itu. Tapi, jika kurang dari 50% dari jumlah bajak laut yang masih hidup yang menyetujui proposal itu, maka bajak laut yang mengajukan proposal itu akan dibunuh dengan dipenggal lehernya.
Bajak laut yang pertama kali akan mengajukan proposal adalah bajak laut nomor sepuluh. Jika proposalnya ditolak, maka dia akan dibunuh, dan bajak laut nomor sembilan akan mengajukan proposalnya. Proses ini akan terus diulangi sampai ada proposal yang disetujui oleh minimal 50% bajak laut yang masih hidup.
Asumsinya, setiap bajak laut ini mempunyai logika yang sempurna, mereka semua sangat cerdas dan akan mengambil langkah terbaik untuk keselamatan nyawa mereka. Lalu, setiap bajak laut ini serakah, sehingga mereka akan menolak sebuah proposal jika mereka merasa mereka bisa mendapatkan lebih. Selain itu, setiap bajak laut ini juga haus darah. Jika mereka tahu, mereka mungkin mendapatkan sejumlah emas yang sama nantinya jika mereka menolak sebuah proposal, mereka akan memilih menolak proposal itu, dengan harapan si pembuat proposal dibunuh.
Andaikan Anda adalah bajak laut nomor sepuluh. Proposal seperti apa yang akan Anda berikan? (Proposal itu berisi berapa jumlah emas yang diterima masing-masing bajak laut dari bajak laut #1 sampai bajak laut #10). Berapa jumlah emas maksimum yang dapat Anda dapatkan tanpa kehilangan nyawa Anda?
Agar lebih seru, saya tidak akan segera memberikan jawabannya. Saya akan memberikan kesempatan kepada para pembaca untuk mencoba memecahkan teka-teki ini. Selamat mencoba.
Tips Menjawab Soal Ujian yang Sulit
Posted by Charles
Suatu hari, seorang teman meminta saya memberikan tips-tips untuk menjawab soal-soal ujian yang sulit. Bagaimana saya dapat tetap mendapatkan nilai yang lumayan dalam menjawab satu soal yang saya sendiri tidak tahu cara menjawabnya. Saya akan membagikannya sekarang, hal yang saya lakukan setiap kali saya tidak bisa menjawab soal dalam ujian-ujian saya…
Prinsip nomor satu yang saya pegang adalah jangan membuat pemeriksa dapat mencoret jawabanmu dengan mudah. Tentunya kamu tahu jawaban apa yang paling memudahkan pemeriksa dalam memeriksa, yang membuatnya mencoret jawabanmu tanpa ragu dan memberikan nilai nol. Ya, jika kamu mengosongkan atau tidak memberikan jawaban sama sekali!
Maka, tips pertama saya adalah jangan pernah mengosongkan jawaban, jawablah setiap pertanyaan se-“blank” apa pun kamu dengan pertanyaan itu. Kamu memang tidak akan selalu mendapatkan nilai dengan menuliskan jawaban, apalagi jika jawabanmu salah… Tetapi kalau kamu mengosongkan jawaban, kamu pasti mendapatkan nilai nol. Sebaliknya, kalau kamu menuliskan jawaban, setidak-tidaknya ada kemungkinan kamu akan mendapatkan nilai atas usahamu itu (a.k.a. ongkos tulis).
Kalau pun kamu benar-benar blank tentang jawaban soal itu, saya menyarankan kamu menuliskan fakta-fakta yang benar (yang mungkin tidak berhubungan dengan soal tapi kamu ketahui bahwa itu benar, tapi usahakan sebisa mungkin ada kaitannya dengan soal). Jawaban ini membuat pemeriksa merasa kamu sebenarnya sudah mempelajari sesuatu, tetapi mungkin hanya tidak diujikan di soal itu. Selain itu, tuliskan jawaban yang semasuk akal mungkin. Mungkin kamu tidak tahu bagaimana cara menjawabnya secara benar atau formal. Tidak masalah, jelaskanlah dengan bahasamu sendiri sejelas-jelasnya. Beberapa kali saya lakukan hal ini dalam ujian saya, saya hanya menjelaskan sesuatu yang masuk akal dengan bahasa saya sendiri tanpa menggunakan langkah-langkah yang seharusnya, tetapi saya bisa mendapatkan nilai sempurna dari jawaban itu.
Untuk soal pembuktian matematika, kamu dapat mencoba untuk menurunkan kedua belah ruas (mulai dari sisi kiri dan sisi kanan secara bersamaan), dan cari keterhubungannya di tengah-tengah.
Kadang saya menemukan satu soal yang saya tidak tahu cara menjawabnya, tetapi jika saya tambahkan satu buah asumsi (yang tidak bertentangan dengan soal itu), soal itu akan menjadi sangat mudah. Dalam keadaan terdesak, cara ini bisa digunakan, yaitu buatlah asumsi yang tidak bertentangan dengan soal yang bisa mempermudah kamu dalam mencari jawaban.
Contoh soal: “Tuliskanlah sepuluh bilangan prima yang kamu ketahui!”
Contoh asumsi yang dapat ditambahkan: “Bilangan prima tersebut bisa saja sama, karena tidak diharuskan menulis sepuluh bilangan prima yang berbeda.”
Contoh jawaban berdasarkan asumsi: “2, 2, 2, 2, 2, 2, 2, 2, 2, 2”
Mungkin pemeriksa menyalahkan jawaban di atas, tapi kamu dapat memberikan sanggahan bahwa soal yang diberikan ambigu dan kurang jelas. Mungkin saja kamu memenangkan bandingmu itu.
Tips berikutnya adalah fokuskan pada mencari jawaban, bukan menjawab dengan cara yang elegan seperti yang diajarkan. Ingat, yang terpenting adalah jawabanmu benar, cara yang digunakan tidak terlalu penting (kecuali kamu diharuskan menjawab dengan cara tertentu). Kalau kamu mentok dengan satu cara, cari cara lain! Kalau kamu lupa satu rumus, coba turunkan rumus itu dari rumus lain! Satu hal yang saya senangi dari matematika adalah banyaknya jalan yang bisa digunakan yang bisa membawa kita kepada jawaban yang sama.
Lalu, jangan pernah membuat kontradiksi pada jawaban, karena ini akan memudahkan pemeriksa untuk mengetahui kalau jawabanmu pasti salah. Buatlah pemeriksa jadi sebingung mungkin sebelum akhirnya memutuskan jawabanmu benar atau salah.
Tips lainnya adalah tuliskan cara-cara yang kamu gunakan sejelas, sedetail, dan selengkap mungkin. Jika perlu, gunakanlah gambar, grafik/tabel untuk memperjelas jawabanmu. Dan ingat, jawablah serapih mungkin. Kesan pertama sedikit banyak akan berpengaruh pada pemeriksa. Melihat jawaban yang rapih, panjang, dan penuh dengan grafik/gambar akan mengesankan sebuah jawaban yang berkualitas. Ini akan sangat membantu jika pemeriksa sudah terlalu lelah memeriksa dan emosinya yang lebih berperan. Dengan menuliskan cara yang jelas, kamu juga menghindari banyak nilai yang dipotong karena jawaban akhirmu salah.
Ya, itulah sebagian tips-tips yang saya lakukan, yang cukup sukses “meng-katrol” nilai ujian saya. Selain itu, jangan lupa untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin sebelum ujian. Dua tips yang cukup ampuh buat saya adalah berlatih soal-soal (terutama soal ujian tahun sebelumnya) yang membuat saya percaya diri, mengajarkan apa yang telah saya pelajari pada teman yang lain, dan berdoa serta mengandalkan Tuhan.
Selamat menempuh ujian dengan sukses. See you at the top
.
Rangkuman:
Jangan membuat pemeriksa dapat mencoret jawabanmu dengan mudah.
Trik Sulap Angka: Menjumlah Cepat Seperti Joe Sandy
Posted by Charles
Pernah menonton acara sulap “The Master”? Kalau pernah, Anda pasti kenal dengan Joe Sandy, sang master of number. Salah satu keahlian dia adalah dia bisa melakukan perhitungan matematika dengan sangat cepat. Ternyata, dengan sedikit trik, Anda pun bisa membuat diri Anda terlihat sepintar Joe Sandy dengan melakukan permainan berikut.
Jalan Permainan
Cetak gambar di bawah ini dan berikan kepada penonton.
Minta penonton untuk memilih satu bilangan dari setiap kolom A hingga kolom E, dan menuliskan bilangan pilihannya di kotak yang disediakan.
Untuk membuat kesan permainan ini menjadi lebih sulit, Anda dapat mengatakan kepada penonton bahwa, karena ada 6 pilihan bilangan untuk setiap kolom, dan ada lima kolom, maka ada total enam pangkat lima kemungkinan atau ada 7.776 kemungkinan kombinasi bilangan yang dapat dibentuk. Jadi, tidak mungkin kita menghafalkan jumlah dari ribuan kombinasi tersebut.
Selanjutnya, mintalah penonton tersebut untuk menjumlahkan kelima bilangan tersebut dengan kalkulator, lalu tuliskan hasilnya di dalam kotak “TOTAL”.
Lalu, mintalah penonton untuk menyebutkan satu demi satu bilangan yang dia pilih dari kolom A hingga kolom E kepada Anda. Percaya atau tidak, Anda dapat memberikan hasil jumlahnya sesaat setelah penonton membacakan kelima bilangan tersebut. Anda pun akan terlihat sepandai Joe Sandy dalam menghitung.
Trik
Sebenarnya, Anda tidak harus menjumlahkan kelima bilangan itu untuk mendapatkan hasil jumlahnya. Anda cukup menjumlahkan angka terakhir dari kelima bilangan tersebut (menjumlahkan bilangan satuan tentu jauh lebih mudah dan lebih cepat dibandingkan menjumlahkan bilangan puluhan atau ratusan). Misalkan Anda mendapatkan hasil penjumlahan 28. Selanjutnya, kurangi 28 dari 50 (selalu kurangi dari 50!), Anda akan mendapatkan hasil 22 (50 – 28 = 22). Letakkan 22 di depan 28, dan Anda akan mendapatkan hasil penjumlahan kelima bilangan tersebut, yaitu 2228.
Percayalah, untuk kombinasi angka-angka di atas, cara ini selalu berhasil.
Sebagai variasi, Anda dapat mengatakan kepada penonton bahwa Anda sudah menghafal setiap bilangan yang ada di setiap kolom, dan penonton cukup menyebutkan angka terakhir dari setiap bilangan di kolom A hingga kolom E. Lalu, berikan hasil jumlahnya kepada mereka dengan cepat, dan buat mereka terkejut.
Contoh
Penonton memilih bilangan 168 dari kolom A, 147 dari kolom B, 87 dari kolom C, 674 dari kolom D, dan 657 dari kolom E.
Jumlah kelima bilangan tersebut adalah 168 + 147 + 87 + 674 + 657 = 1.733.
Dengan menggunakan trik di atas, Anda cukup menjumlahkan angka terakhir dari kelima bilangan di atas, yaitu 8 + 7 + 7 + 4 + 7 = 33. Lalu kurangi 33 dari 50, menghasilkan 50 – 33 = 17. Sandingkan kedua bilangan tersebut, menghasilkan 1733, yang merupakan jumlah dari kelima bilangan tersebut.
Selamat membuat keajaiban.

Mengapa Saya Membagikan Trik Sulap Angka?
Posted by Charles
Trik Sulap Angka: Menebak Angka (Modifikasi)
Posted by Charles
Ini adalah modifikasi dari trik sulap angka yang pernah saya berikan di postingan ini.
Untuk memudahkan jalannya permainan, sebaiknya siapkan selembar kertas, sebuah pen, dan sebuah kalkulator. Sudah? Oke, kita siap melakukan permainan ini…
Jalan Permainan
Pertama, minta seseorang menuliskan sebuah bilangan empat angka di atas kertas yang telah diberikan (misal: 1976). Selanjutnya, minta orang tersebut untuk mengubah susunan angka dari bilangan yang telah dituliskannya sekehendak hatinya, lalu tuliskan di bawah bilangan yang pertama (misal: angka-angkanya diacak menjadi 9671). Lalu, minta dia mengambil kalkulator dan mengurangkan bilangan yang LEBIH BESAR dengan bilangan yang LEBIH KECIL, lalu tuliskan di bagian paling bawah kertas (9671 – 1976 = 7695). Dari hasil pengurangan yang telah dilakukan, minta dia untuk menyembunyikan satu angka yang mana saja, dan memberitahu Anda angka-angka lainnya. Kemudian, anda akan mengejutkan dia dengan memberitahu angka yang dia sembunyikan.
Bagaimana caranya? Triknya sama persis dengan trik sulap angka yang dulu saya pernah berikan. Triknya dapat dilihat di sini.
Catatan: bilangan yang dipilih tidak harus bilangan empat angka. Trik ini bekerja untuk semua bilangan. Namun, untuk memudahkan perhitungan, dalam contoh ini dipilih bilangan empat angka saja.
Be a miracle

Trik Sulap Matematika: Menebak Angka
Posted by Charles
Lagi pengen bagi-bagi trik sulap… Sebenarnya sih bukan sulap juga, tapi trik matematika biasa, tapi ternyata masih banyak yang belum tahu, hehe…
Jalan Permainan
Pertama, minta seseorang memilih bilangan empat angka (misal: 8552). Lalu, minta dia mengurangi bilangan tersebut dengan angka-angka penyusunnya (contoh: 8552 - 8 - 5 - 5 - 2 = 8532). Selanjutnya, dari hasil yang diperoleh (8532), mintalah dia untuk menyembunyikan sebuah angka dan menyebutkan angka sisanya. Lalu buatlah dia terkejut dengan menyebutkan angka yang dia sembunyikan dengan cepat. (contoh: dia menyembunyikan angka 5 dari 8532, lalu menyebutkan tiga angka sisanya: 8, 3, dan 2. Lalu Anda dengan cepat berkata, “Angkanya 5 kan….”).
Trik
Bagaimana? Apakah Anda cukup terkejut dengan “sulap” di atas? Triknya ternyata mudah saja… Bagaimana? Jumlahkanlah angka yang diberikan (8 + 3 + 2 = 13), lalu cari bilangan kelipatan sembilan yang terdekat dengan angka tersebut tetapi lebih besar atau sama dengan angka itu (dalam hal ini bilangan kelipatan 9 yang terdekat dan lebih besar atau sama dengan 13 adalah 18). Lalu, kurangkan 18 dengan 13 dan Anda akan mendapatkan jawabannya: LIMA!
Sebagai catatan, Anda akan mengalami sedikit kesulitan jika jumlah dari tiga angka yang diberikan adalah kelipatan 9. Jika itu terjadi, maka angka yang disembunyikan ada di antara 2 kemungkinan, 0 atau 9. Anda dapat mengakalinya dengan bertanya, “Angkanya besar kan…?”. Kalau responnya negatif, berarti angkanya 0 dan kalau responnya positif, berarti angkanya 9. Ini hanya salah satu cara, Anda bisa berkreasi dengan cara lain…
Penjelasan
Nah, apakah Anda penasaran mengapa trik di atas bisa berjalan? Saya akan menjelaskannya. Pertama, yang harus Anda ketahui adalah ciri-ciri dari sebuah bilangan yang habis dibagi 9 adalah jumlah angka-angka penyusunnya habis dibagi 9 juga. Tidak percaya? Coba saja: 81 habis dibagi 9, maka 8 + 1 = 9 habis dibagi 9 juga. 87651 habis dibagi 9 karena 8 + 7 + 6 + 5 + 1 = 27 habis dibagi 9. 8421 tidak habis dibagi 9 karena 8 + 4 + 2 + 1 = 15 tidak habis dibagi 9.
Sekarang Anda sudah tahu ciri dari bilangan yang habis dibagi 9. Kita kembali pada permainan di atas. Misalkan bilangan yang dipilih adalah “abcd”. Bilangan ini bisa dituliskan menjadi 1000a + 100b + 10c + d. Lalu, mengurangkan bilangan tersebut dengan angka-angka penyusunnya berarti (1000a + 100b + 10c + d) - a - b - c - d = 999a + 99b + 9c = 9(111a + 11b + c). Artinya, hasilnya pastilah sebuah bilangan yang habis dibagi 9, maka jumlah angka-angka penyusun dari hasilnya pun habis dibagi 9.
Q . E . D

Surat Cinta Matematika
Posted by Charles
“Surat” ini saya buat 5 tahun yang lalu, terinspirasi saat saya mengikuti kompetisi di Binus (MAGIC - Mathematic and Logic Competition), tanpa suatu maksud tertentu. Bagi yang ingin menggunakan, silakan saja, tinggal isi titik-titiknya, hehehe…
Untuk … tersayang
Tiga minggu yang lalu…
Untuk pertama kalinya kulihat kau berdiri tegak lurus lantai
Kulihat alismu yang berbentuk setengah lingkaran dengan diameter 4 cm
Saat itulah kurasakan sesuatu yang lain dari padamu
Kurasakan cinta yang rumit bagaikan invers matriks berordo 5×5
Satu minggu kemudian aku bertemu kau kembali…
Kurasakan cintaku bertambah,
bagaikan deret divergen yang mendekati tak hingga
Limit cintaku bagaikan limit tak hingga
Dan aku semakin yakin,
hukum cinta kita bagaikan
hukum kekekalan trigonometri sin2+cos2 = 1
Kurasakan dunia yang bagaikan kubus ini menjadi milik kita berdua
Dari titik sudut yang berseberangan,
kau dan aku bertemu di perpotongan diagonal ruang
Semakin hari kurasakan cintaku padamu
bagaikan grafik fungsi selalu naik yang tidak memiliki nilai ekstrim.
Hanya ada titik belok horizontal yang akan selalu naik
Kurasakan pula kasihku padamu
bagaikan grafik tangen (90o < x < 270o)
Namun aku bimbang…
Kau bagaikan asimtot yang sulit bahkan tidak mungkin kucapai
Aku bingung bagaikan memecahkan soal sistem persamaan linear
yang mempunyai seribu variabel dan hanya ada 100 persamaan
Bahkan ekspansi baris kolom maupun Gauss Jordan pun tak dapat memecahkannya


