Aksi Piala Dunia 2010 Gunakan Tiga Satelit
Posted by Aulia

Ilustrasi : 906fmstereo.webs.com
PIALA Dunia 2010 semakin meriah, aksi para pemain lapangan hijau di benua hitam, Afrika Selatan, semakin menambah panas suasana piala dunia kali ini. Tidak ketinggalan, peran teknologi dalam ajang kompetisi sepak bola ini tidak bisa disepelekan. Canggihnya teknologi, pihak FIFA menggunakan tiga bantuan satelit untuk memantau jalannya pertandingan.
Teknologi satelit yang digunakan ini memungkinkan jutaan penikmat sepak bola dikompetisi Piala Dunia dapat mengawasi perhelatan akbar antara tim-tim kebanggaanya dengan tim lawan. Tidak hanya itu saja, berkat kecanggihan teknologi ini, para jutaan fans juga bisa menikmati gambar resolusi tinggi melalui layanan Internet.
Tiga kecanggihan satelit itu antara lain pada situs GeoEye, DigitalGlobe dan Spot Image yang akan memperlihatkan 10 dari lokasi Piala Dunia di Afrika Selatan. Tidak tanggung-tanggung, teknologi ini juga mampu menampilkan gambar dengan resolusi High Definiton (HD).
Melalui satelit GeoEye, anda akan memperoleh gambar dari ketinggian 423 mil dan memperbesar Afrika lebih dari empat mil per detik di masing-masing kutub orbitnya. Resolusi yang digunakan oleh GeoEye -1 adalah setengah meter atau dua kali lebih tajam daripada resolusi Ikonos yang hanya 1 meter-per-pixel.
Sedangkan, pada DigitalGlobe telah menempatkan Piala Dunia yang dapat diatur melalui layanan aplikasi Flickr. Untuk tampilan dari galeri DigitalGlobe juga mencakup Mbombela Stadion.
DigitalGlobe sendiri mendapatkan citra setengah meter-resolusi dari satelit QuickBird dan dari WorldView-1 dan WorldView-2. Pada situs resminya, Spot Image menawarkan galeri video dengan menggunakan layanan YouTube ditambah dengan 10 stadion yang akan membawa Anda dengan cepat melihatnya.
Bagi Anda yang ingin menontonnya di YouTube, bisa melakukan optimalisasi dengan ukuran gambar yang terbaik. Gambar tersebut disediakan oleh Kompsat-2, sebuah satelit yang dimiliki oleh negara Korea Selatan yang menyediakan view satu-meter-resolusi hitam-putih dan 4 meter warna dengan resolusi gambar.[SA/bnc]
Filed under: Aplikasi, ICT, Internet, News Tagged: Afrika Selatan, DigitalGlobe, eoEye, Internet, Piala Dunia, Satelit, World Cup 2010
Google Terapkan Fitur Background
Posted by Aulia

Ilustrasi: googleblog.blogspot.com
MESIN pencari Google memang tidak pernah kehabisan ide dalam menarik perhatian penggunanya. Sejak menjadi perusahaan terbuka di tahun 2004, mesin pencari nomor satu di dunia ini kian melejit dengan berbagai produknya.
Tidak hanya itu, tepat di awal tahun 2005, Google kembali memperkenalkan produk barunya bernama iGoogle. Dengan iGoogle, seseorang bisa meklukan berbagai personalisasi terhadap mesin pencari hasil karya Page dan Brin tersebut.
Kali ini, inovasi yang diberikan oleh Google kepada penggunanya, yakni memungkinkan anda untuk menambahkan foto favorit atau gambar sebagai latar belakang (backgrounds) pada halaman utama Google. Selain itu anda juga dapat memilih foto dari komputer Anda sendiri atau Picasa Web Album.
Jika Anda memilih foto favorit, foto tujuan wisata favorit Anda atau bahkan desain yang anda buat sendiri, sekarang Google.com bisa menyesuaikan sesuai gambar yang anda masukkan. Bagi anda yang ingin menikmati tampak bersih dan sederhana, maka Google menyediakan tampilan kustom yang bisa anda setting, anda juga bisa dengan mudah mendapatkan pencarian halaman klasik Google.
Fitur Google ini mulai diterapkan bagi pengguna yang berada di Amerika Serikat dengan domain Google.com, anda bisa menemukan tulisan dipojok kiri bawah dengan bertuliskan Change background image.
Namun, bagi anda yang berada di luar Amerika Serikat jangan berkecil hati, karena anda juga dapat melihat fitur baru ini dalam beberapa hari mendatang saat Google sudah mengimplementasikan secara terbuka bagi semua negara internasional.[SA]
Filed under: Aplikasi, ICT, Internet, News Tagged: Background, Fitur, Foto, Google, iGoogle, Mesin Pencari, Picasa Web Album
Pengaturan Facebook Lebih Sederhana
Posted by Aulia

Ilustrasi : toonpool.com
SETELAH menuai kritik dari berbagai kalangan tentang pengaturan dan kostumisasi privasi, akhirnya jejaring sosial Facebook, karya mahasiswa Harvard, yang bernama lengkap Mark Elliot Zuckerberg memutuskan untuk membekukan sebuah keamanan terbaru terkait masalah privasi dengan pengaturan yang lebih sederhana.
Dalam blog resmi Facebook (http://blog.facebook.com), Mark mengumumkan fitur baru tersebut untuk proses konfigurasi privasi dengan cara yang cukup sederhana.
“Kontrol privasi yang baru ini, kami buat perubahan yang jauh lebih sederhana, termasuk konten pengguna, informasi pribadi dan juga aplikasi”, tegas pria kelahiran 26 tahun silam.
Perubahan yang akan diperkenalkan dalam beberapa minggu mendatang, diharapkan Facebook dapat memperketat dari segi keamanan serta menjawab berbagai kritikan dari pengguna saat ini.
Dalam blog resmi tersebut, Mark juga menjelaskan pengaturan privasi lebih dipertegas mengenai pilihan-pilihan kontrol yang bisa dilakukan oleh pengguna, diantaranya pengaturan pemberian izin dari setiap postingan; siapa yang bisa melihat atau menemukan anda di Facebook; menonaktifkan platform dan fitur instan yang dapat memberikan informasi anda ke pihak ketiga dan masih banyak lainnya.

Ilustrasi : blog.facebook.com
Pengaturan yang akan diluncurkan minggu depan ini, memungkinkan pengguna agar lebih mudah dalam melakukan setting privacy, namun untuk Instant Personalization, Facebook tetap akan mengaturkan secara default. Mengenai pengaturan ini bisa anda baca di halaman http://www.facebook.com/privacy/explanation.php yang dijelaskan secara jelas.[AK]
Filed under: Aplikasi, ICT, Internet, News Tagged: Aplikasi, Facebook, Informasi, Jejaring Sosial, Konten, Kontrol, Mark Elliot Zuckerberg, Security, Setting Privacy, Social Network
Google Siap Hajar Apple
Posted by Aulia

Ilustrasi: dmxzone.com
BUKAN Google namanya kalau tidak mengeluarkan produk-produk canggih teranyarnya.
Setelah membuat Apple merah kuping dengan mengeluarkan Nexus One, kini Google tengah berencana mengembangkan komputer tablet. Kumputer ukuran mini ini digadang-gadang untuk mengalahkan iPad, tablet teranyar besutan Steve Jobs. Lagi-lagi, Google membuat bos Apple itu berpikir keras untuk memasarkan iPad yang pada penjualan hari pertama rilis di California awal bulan ini, mencapai 300 ribu unit.
Komputer tablet yang direncanakan Google itu dinamakan ‘gPad’. Ini tablet reader yang mempunyai kemampuan komputasi seperti PC tablet. gPad akan diperkaya dengan fitur Google Books –kalau di iPad ada iBooks– serta konten Marketplace. Jika iPad menggunakan sistem operasi iPhone, maka gPad mengandalkan Android, berbasis Linux.
Genderang perang Google dan Apple dimulai saat Google mengeluarkan produk telepon pintar Nexus One. Nexus digadang-gadang mampu membunuh iPhone. Untuk menggarap Nexus One yang juga berlayar multitouch (bisa cubit seperti iPhone), Google menggandeng HTC, vendor dari Taiwan. Belakangan, Apple berencana menggugat HTC karena menggunakan perangkat layar sentuh (multitouch) yang diklaim patennya Apple.[*/AK]
Filed under: Aplikasi, Gadget, ICT, Internet, News Tagged: Android, Apple, Gadget, Google, gPad, HTC, iPhone, Nexus One, PC Tablet
Facebook dan Twitter Sulit Diakses?
Posted by Aulia

Ilustrasi dari ralhan.wordpress.com
MARAKNYA jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter yang kini booming di berbagai kalangan, ternyata membuat salah satu firma konsultan internet, Webcredible membuat survey tentang penggunaan situs jejaring sosial untuk mengidentifikasi situs mana yang dirasakan mudah dalam penggunaannya.
Polling yang dilakukan pada 1.000 responden tersebut, ternyata 12 persen pengguna situs jejaring sosial mengaku sulit dalam mengakses situs tersebut (Facebook dan Twitter, -red).
“Responden memberikan ‘tanda’ kepada jejaring sosial yang sulit digunakan, baik dalam kinerja situs tersebut maupun dilihat dari segi waktu dimana responden tidak begitu mengerti tentang situs jejaring sosial yang digunakan”, seperti yang diungkapkan oleh Trenton Moss, directo Webcredible.
Dari hasil polling tersebut, Facebook menjadi top survey dengan mengumpulkan 50 person responden yang mengaku jejaring sosial mudah untuk diakses dan Twitter berada pada peringkat kedua dengan jumlah 19 persen responden yang memilihnya.
Lebih lanjut, Moss juga menjelaskan dari hasil tersebut dapat disadari bahwa Facebook memang memiliki tingkat popularitas yang besar, begitu pula dengan pengalaman berbagai responden. “Jika responden pertama kali menggunakan Facebook, dan kemudian membandingkan dengan situs jejaring lain, tentu hasilnya tidak akan sama”, tambahnya.
Sedangkan situs jejaring sosial lainnya seperti LinkedIn hanya memperoleh 5 persen responden, sementara MySpace mendapatkan 4 voter responden. Dan masing-masing 1 persen untuk jejaring sosial bertaraf kecil lainnya seperti Bebo dan juga Friend Reunited.
Fitur Baru
Tidak hanya masalah kesulitan dalam hal pengaksesan, Facebook dan Twitter kini malah berlomba-lomba dengan fitur barunya untuk update berbagi lokasi atau sering disebut dengan layanan Geotagging.
Fitur baru ini, sebenarnya sudah diterapkan oleh Twitter. Namun, Facebook sendiri masih belum mempublikasinya dan masih mempertimbangkan juga masalah privacy terkait dengan keberadaan layanan tersebut.
Dengan adanya fitur dari kedua situs tersebut, pengguna akan dimudahkan untuk berbagi lokasi dengan teman-teman mereka dimana saya dan kapan saja. Sementara bagi pengguna mobile juga akan mendapatkan layanan yang sama.
Facebook berencana akan menerapkan fitur Geotagging pada tahun ini, setelah diadakan konferensi developer (F8) pada bulan April 2010 nanti seperti yang dilansir oleh New York Times.[bnc]
Filed under: Aplikasi, ICT, Internet, News Tagged: Akses, Facebook, Fitur, Geotagging, Internet, Jejaring Sosial, Layanan, Mikroblogging, Survey, Twitter
Techtree Beberkan Fitur iPhone 4G
Posted by Aulia

iPhone 4G by Techtree.com
MENUNGGU hadirnya iPhone 4G sungguh telah menyita jutaan para penikmat gadget untuk menunggu kapan dirilisnya produk besutan Apple ini dipasarkan. Namun Techtree.com telah membeberkan mengenai detailnya perangkat keras ini ke publik lewat situs resminya.
iPhone 4G terbaru ini akan hadir dengan berbagai sentuhan warna baru, selain itu bagian penting berupa kapasitas juga tidak tanggung-tanggung, mulai dari 32GB sampai 64GB.
Untuk layarnya sendiri, iPhone 4G lebih besar dari yang sebelumnya. Dengan menghadirkan layanan video call (dua kamera) juga menjadi gaya tersendiri bagi iPhone serta dilengkapi dengan slot microSD untuk kebutuhan tambahan storage. Tidak hanya itu, kamera yang dibundle mencapai 5MP diperkirakan mampu merekam video dengan kualitas tinggi atau High Definiton (HD).
Yang tentu tidak luput dari iPhone 4G ini, tentunya fasilitas wireless yang membuat pengguna bisa melakukan komunikasi secara mobile dimana saja dan kapan saja. Apple berencana akan mengeluarkan produk terbarunya ini sekitar tahun 2011, walaupun begitu harga masih menjadi rahasia dari ’si putih tipis’ ini.[AK]
Filed under: Aplikasi, Gadget, ICT, Internet, News Tagged: Apple, Gadget, High Definiton, iPhone 4G, Mobile, Video Call, Wireless
Google Buzz Ramaikan Jejaring Sosial
Posted by Aulia

Ilustrasi oleh Google
TIDAK mau ketinggalan dengan para pengembang jejaring sosial lainnya, seperti Facebook dan juga microblogging Twitter, kini membuat Google beradu inovasi dengan meluncurkan sebuah web jejaring sosial yang diberi nama Google Buzz.
Google yang dikenal sebagai mesin pencari terbesar di dunia ini, mencoba untuk menarik minat netter dengan mengandalkan Buzz (nada chat di YM, -red), selain itu kehadiran Google Buzz memang lebih ke media jejaring sosial di bawah layanan Gmail. Langkah yang diambil Google memang terkesan berani dan kreatif untuk menyaingi kompetitornya.
Kemudahan yang ditawarkan produk terbaru Google Buzz ini juga mendukung berbagi tulisan/status, foto dan juga tautan video. Semua kegiatan itu dapat dilakukan oleh pengguna dengan memanfaatkan account Gmail tanpa harus melakukan setingan lainnya.
Menurut data yang dilansir oleh ComScore, saat ini layanan penyedia web email Google, yakni Gmail masih menempati urutan 3 setelah posisi 1 dan 2 ditempati oleh Hotmail milik Microsoft dan juga Yahoo! Mail.
Beberapa fitur yang Google Buzz tawarkan pada layanan jejaring sosialnya ini antara lain Auto-Following yang membolehkan seseorang membuat sebuah jaringan tersendiri tanpa harus perlu mem-follow kembali orang-orang lainnya. Kemudian juga integrasi Gmail yang tetap masih digunakan yang terhubung ke ke aplikasi lainnya seperti Picasa, Google Reader, Flicker bahkan juga Twitter.
Tidak hanya itu saja, Google Buzz juga melengkapi dengan konsep perpaduan antara Facebook dan Twitter, sehingga kita bisa dengan mudah melakukan sharing dengan memanfaatkan layanan perpaduan tersebut. Selain itu pemanfaatan inbox di item Buzz juga dimanfaatkan oleh Google sebagai media notifikasi jika ada konten-konten yang mungkin menarik bagi pengguna.
Dan fitur terakhir yang paling diperhitungkan tentunya oleh Google Buzz adalah fitur mobile akses, dimana pengguna bisa melakukan interaksi dimana saja dengan menggunakan perangkat keras ponsel atau smartphone (alat komunikasi canggih) lainnya. Untuk mencoba jejaring sosial Google ini bisa diakses lewat buzz.google.com yang nantikan akan diredirect ke halaman mail.google.com. Selamat mencoba![AK]
Filed under: Aplikasi, ICT, Internet, News Tagged: Facebook, Following, GMail, Google, Google Buzz, Jejaring Sosial, Microblogging, Teknologi
Facebook Berbayar
Posted by Aulia

Ilustrasi dari Pemilik Group
ENTAH siapa yang memulai, atau memang kekurangan informasi. Pernah saya membuat tulisan tentang isu tersebut yang berisikan berita pembohongan publik (jamaah facebookiyah) terkait dengan diberlakunya pembayaran untuk mengakses Facebook pada bulan Juli 2010 mendatang.
Dibalik itu semua, saya sempat berpikir group tersebut (protest group, -pen) memang hanya semata dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dengan mencoba mengirimkan email setelah melakukan klik pada link yang diberikan pada group tersebut (lebih lengkap baca link di atas).
Hari ini, saya mendapat sebuah kiriman untuk mendukung sebuah group dengan tulisan lantang bertuliskan “KAMI TIDAK MAU BAYAR 150ribu/bln FAEEBOOK /JuliI 2010 (butuh1 JUTAmember)“, cukup lucu dan aneh dan saya langsung melihat pesan dari gambar profile yang seperti sang pembuat group ini sangat getar getir dan terburu-terburu dalam membuatnya, salah satu kejanggalan terlihat dari nada tulisan huruf kapital yang menyatakan rasa pengesalan terhadap isu tersebut.
Padahal jika sang pembuat group itu jeli dengan dunia jejaring sosial, mungkin group itu tidak akan terjadi. Namun, saya menyangkal baik atas niat sang pembuat group tersebut, karena apa pun cerita pengguna jejaring sosial di Indonesia (Facebook, -pen) saya rasa masih sangat minim kontrol sosialnya (pengikut trend saja), hal ini terbukti dan terlihat jelas bahwa fansnya mencapai 120 ribu orang lebih.
Bahkan tidak bisa ditampik, pengguna Facebook di Indonesia menjadi maniak update status yang bisa mencapai stadium tertentu bahkan orang depresi. Padahal begitu banyak berita yang beredar seputar Facebook yang patut dicermati oleh semua orang, kadang orang mengeluh “facebook saya dihack” atau juga “saya tidak bisa login facebook lagi” dan masih banyak lainnya.
Pesan moral yang ingin saya sampaikan sebenarnya sederhana, jangan terlalu menggebu dengan isu yang sudah jelas adanya (update berita, jangan hanya update status, -pen), contohnya group di atas yang sangat tidak relevan sebenarnya tidak perlu ada dan malah dengan membuat group demikian pihak pengelola Facebook malah akan mempertimbangkan isu tersebut untuk bisa direalisasikan (dan tentu ini tantangan jejaring sosial lainnya).
Fakta yang ada sekarang jejaring sosial sekaliber Facebook telah mampu mengalahkan mesin pencari (search engine), tapi tidak pernah mesin mencari ‘semantap’ mbah gugel melakukan privatisasi berbayar kepada penggunanya. Malah diprediksikan tahun 2014, Facebook akan mengusur yang namanya fasilitas email (surel, -pen) dan masih banyak lainnya.
Semoga tulisan ini menjadikan pengguna jejaring sosial di Indonesia bisa lebih memahami pentingnya jejaring sosial itu sendiri, sehingga tidak terjerumus ke dalam hal-hal negatif (pornografi, prosititusi, cyber traffiking, dsb). Sehingga kita bisa mengharapkan nantinya lahir pengguna Internet Indonesia yang sehat lahir dan otaknya.
~ Sebelumnya, mohon maaf bila ada kata-kata tidak berkenan. Padahal tidak mau posting masalah jejaring sosial untuk saat ini, karena sikon seperti itu demi menjaga teman-teman semua, akhirnya saya posting juga. Update terakhir dari kawan @koprol mengatakan ada ‘joke’ lucu di group Facebook lainnya – I’m so glad I got Facebook Gold(tm).
Filed under: Aplikasi, Hacking, ICT, Internet, News, Renungan Tagged: Berbayar, Bisnis, Cyber Crime, Email, Facebook, Fans Page, Groups, Informasi, Jejaring Sosial, Teknologi, Trend
Blog dan Jejaring Sosial
Posted by Aulia

Ilustrasi oleh hellotxt.com
MELEJITNYA pengguna jejaring sosial belakangan ini di Indonesia memang sungguh luar biasa, mulai dari anak kecil meranjak ABG (anak baru gede) sampai orang-orang dewasa meranjak tua renta.
Tidak hanya itu, sampai gejala alay pun banyak mengidap bagi sebagian besar orang-orang pengguna jejaring tersebut baik via social networking maupun microblongging.
Lalu, apa hubungan dengan blog? apakah kehadiran jejaring sosial membuat blog kian terpinggirkan atau sebaliknya malah memberikan nilai lebih bagi seorang narablog.
Belajar dari pengalaman, sebenarnya banyak hal yang didapatkan dengan berinteraksi dengan jejaring sosial, tentu bukan saja dengan Facebook yang trend saat ini melainkan juga dengan berbagai layanan lainnya yang hadir dengan berbagai fitur yang ditawarkan oleh masing-masing media tersebut.
Jika banyak orang tergoda dan terjerumus dalam satu jejaring saja, misalnya Facebook, maka Facebook juga sudah memfasilitasi dengan fitur note, sehingga seseorang akan dengan leluasa untuk menulis ide dan tulisannya dalam note tersebut, walaupun kadang fasilitas ini tidak banyak digunakan oleh pengguna Facebook. Karena dari hasil pengamatan, pengguna Facebook lebih terarah pada bagian fitur update status ketimbang fitur lainnya yang bisa dimanfaatkan lebih efektif dan efisien.
Bagi seseorang yang doyan update status, apalagi dengan frekuensi yang sangat ‘padat’, mungkin Twitter (microblogging) atau sejeninya merupakan jejaring yang cocok bagi seorang addict status updater (istilah lokal nih).
Ada hal menarik juga dari sebuah riset, bahwa seorang Facebooker hanya dapat mengingat 150 orang temannya, seperti yang dikemukan oleh Robin Dunhar, Oxford University. Hal ini tentu berkaitan dengan otak yang disebut neocortex.
Kesimpulannya, memanfaatkan jejaring sosial dengan efektif dan efisien akan memberikan nilai lebih dengan blog kita, selain bisa menjalin komunikasi secara dua arah, tentu memberikan nilai lebih lainnya. Ada baiknya anda mencoba dengan jejaring sosial yang menerapkan fitur update secara otomatis, tidak terpaku pada satu jenis saja, jadi cobalah dengan layanan yang ada.[]
Filed under: Aplikasi, Blogger, Blogging, ICT, Internet Tagged: ABG, Alay, Blog, Facebook, Fitur, Jejaring Sosial, Microblogging, Narablog, Neocortex, Note, Status, Twitter, Update
Dibalik Trend Jejaring Sosial
Posted by Aulia

Ilustrasi oleh muslimdaily.net
BERBICARA tentang jejaring sosial (social networking) siapa yang tidak mengenalnya baik batas usia maupun profesi, mulai dari anak SD sampai seorang profesor pun tahu, kecuali bagi orang-orang yang belum mendapatkan akses dan jangkauan untuk berinteraksi dengan dunia maya, mungkin itu sedikit tidak akan begitu populer dengan mereka.
Tidak hanya mengumpulkan teman atau berbagi informasi, trend jejaring sosial setidaknya sekarang mengubah pola hidup sosial sebagian besar penggunanya (penduduk dunia).
Memang membawa keberkahan bagi sebagian besar perusahaan yang menyediakan layanan sosial tentu akan bertambah saingan yang bakal mereka hadapi. Banyak sekali media yang kadang selalu mengekspos sisi-sisi baik, dimana jejaring sosial mampu menumbuhkan brand, promosi alternatif bahkan bisa menjadi modal utama dalam memajukan sebuah usaha.
Dibalik itu semua memang sungguh tragis kejadian dengan lahirnya media jejaring sosial seperti Facebook, Friendster, MySpace dan lain-lainnya. Untuk Indonesia sendiri misalnya, pengguna Facebook menempati urutan ke 7 dengan jumlah 11 juta orang lebih member seperti yang dilansir oleh checkfacebook.com.
Kembali pada trend tadi, berbagai koneksitas yang tercipta dengan jejaring sosial membuat orang kadang merubah aktifitas kesehariaannya. Yang sehari-sehari membaca koran baik secara daring maupun nyata malah membuka Facebook sebagai menu utama untuk melihat respon dan lain sebagainya (contoh kecilnya dan masih banyak kebiasaan lainnya).
Lain lagi dengan dunia sosial yang nyata terjadi saban hari, baik dari kerangka sosial bahkan sampai menyentuh sisi kriminal (cyber crime) Facebook juga menjadi alasan utama. Menggalang solidaritas dunia maya juga tidak kalah ketinggalan bahkan bisa diwujudkan melalui dunia nyata serta ini menjadi kekuatan dari jejaring sosial.
Dengan berbagai fasilitas dan fitur yang dimiliki Facebook, terbukti mengalahkan pengawalnya Friendster, ini membuktikan pengembang Facebook mengetahui trik dan tips dimana orang akan segera bermigrasi untuk mencari kenyamanan dengan jejaring sosial yang dimilikinya.
Sedikit ilustrasi seperti di bawah ini, setiap orang bisa menggunakan jejaring sosial dengan aktif serta memperhatikan rambu-rambu yang ada:
Namun, fakta sebaliknya pengguna jejaring sosial dewasa ini lebih terkenal hanya mengenal trend saja atau sering disebut ikut-ikutan sehingga banyak lahir generasi alay. Banyak juga yang bahkan melupakan kode etik atau etika dalam menjalin sebuah pertemanan dan berbagi informasi.
Lagi-lagi, berbagai kasus pelecehan baik secara langsung maupun tidak kerap juga mewarnai di dunia jejaring sosial belakangan ini.
Akhir-akhir desember tahun lalu, Mark Zuckerberg menyebutkan bahwa perubahan privasi di Facebook dengan alasan untuk menyesuaikan dengan norma sosial. Normal sosial yang bagaimanakah ini?, patut menjadi pertanyaan bahwa norma sosial dunia maya dan dunia nyata mungkin jauh berbeda. Atau memang ini usaha dari Mark dalam meraup keuntungan untuk bisnisnya itu.
Karena banyak ditemukan di Facebook, privasi pengguna ‘terobral’ begitu saja tanpa diketahui oleh si pemiliknya. Sehingga, pihak pengelola Facebook pun membuat sebuah pemberitahuan untuk merubahnya, hal tersebut juga sering membuat pengguna jarang menghiraukannya.
Jadi, semuanya ada ditangan anda dalam mempergunakan kebutuhan teknologi yang ada. Jangan sampai kecanggihan yang ada membuat bumerang dalam interaksi sosial dan tetap berhati-hati dan waspada dalam menggunakannya serta jangan terlalu manja/alay dengan jejaring sosial terutama Facebook.[]
Posted in Aplikasi, ICT, Internet, News, Santai Tagged: Bisnis, Brand, Cyber Crime, Dunia Maya, Informasi, Jejaring Sosial, Mark Zuckerberg, Social Network, Sosial, Teknologi, Trend
Opera Makin Gesit
Posted by Aulia

image by technodiscoveries
TIDAK lama berselang, di awal November lalu, Google baru saja merilis Chrome versi 4 beta (uji coba). Tidak ketinggalan juga bagi perusahaan asal Norwergia, Opera, baru-baru ini juga ikut meramaikan persaingan browser dengan meluncurkan versi teranyarnya Opera 10.10 yang dikemas dengan feature baru bernama Opera Unite.
Lahirnya persaingan baru dari Opera ini menjadi semakin panas diantara peramban lainnya, seperti Internet Explorer jebolan Microsoft serta Firefox buatan Mozilla yang saat ini masih eksis di kalangan dunia maya sebagai “browser desktop”.
Tidak ketinggalan juga, kelebihan dari Opera Unite yang diperkenalkan oleh perusahaan yang menerapkan business to business (B2B), maupun business to customer (B2C) ini terlihat dari sisi personal media server.
Dengan fitur terbaru ini, peramban Opera Unite sudah terintegrasikan dengan built-in email client dan paket FTP (File Transfer Protocol) dalam satu aplikasi. Sehingga, para pengguna yang ingin berbagi foto, video, dokumen, chat dan lain sebagainya, Opera Unite sudah mendukungnya bahkan bisa mencapai kouta 10GB .
Menurut Jon Von Tetzchner (Chief Executive Opera), mengatakan bahwa saat ini adalah era di mana kita menyerahkan kontrol atas data pribadi kita kepada pihak ketiga (third-party). “Opera Unite memberikan kebebasan untuk memilih bagaimana kita dapat membagikan data kita,” tambahnya.
Saat ini, Opera memimpin pasar mobile browser di dunia dengan market share 26,4 persen pada November ini, sedangkan peramban iPhone berada di 22,1 persen dan Nokia di 19,7 persen. Sementara itu, Indonesia menjadi pengguna Opera mini terbanyak nomor dua di dunia setelah Rusia.[AK]
Posted in Aplikasi, Internet, News Tagged: Aplikasi, Browser, Fitur, FTP, Google Chrome, Indonesia, Opera, Opera Mini, Opera Unite, Peramban
Google Wave: Kolaborasi Baru dari Google
Posted by Aulia

image by shore.com
TIDAK berlebihan jika Google menjadi situs nomor wahid di dunia dalam kategori search engine (mesin pencari). Google terus berinovasi. Salah satu inovasi teranyarnya yaitu Google Wave.
Google Wave kini sedang digodok oleh para developernya, Lars dan Jens Rasmussen: dua bersaudara yang lebih dulu telah membangun sebuah fitur baru yang kita kenal dengan Google Maps.
Hadirnya Google Wave ini bertujuan untuk membentuk sebuah komunikasi baru di dunia maya secara real time dengan mengkolaborasikan layanan-layanan Google sebelumnya, seperti Google Mail dan Google Maps. Niat dari Google juga terlihat pada jargon yang ditulis pada situs resminya http://wave.google.com “Communication & collaborate in real time”.
Walaupun belum diluncurkan secara resmi, situs ini menjadi Trending Topics di sebagian situs jejaring sosial. Saat ini para developer masih membutuhkan pengujian dan pengembangan yang berkelanjutan untuk membuat kemampuan Wave bisa benar-benar berjalan dengan baik seperti untuk email, video, peta, chat bahkan sampai percakapan (talk).
Jika antara tertarik untuk mencoba dan melihat bagaimana kemampuan dari aplikasi ini, Google Wave masih membuka peluang bagi anda. Selamat mencoba![]
Bisa dibaca juga di ACEHKITA.COM edited by Razdie.
Posted in ICT, News Tagged: Aplikasi, GMail, Google, Google Maps, Google Wave, Real Time, Trending Topics
Asyik-asyikan Lewat PhotoDream
Posted by Aulia
Langsung saja, tema kali ini hampir sama dengan yang sebelumnya pada postingan bermain dengan FotoSketcher, nah pada postingan ini akan memberikan sedikit informasi untuk anda yang ingin asyik-asyikan dengan PhotoDream.
Apa itu PhotoDream, anda bisa cari sendiri di berbagai search engine yang tersedia. Aplikasi ini bisa membuat anda melegakan mata untuk beberapa objek foto yang anda ambil dengan kekuatan fitur yang dimiliki oleh photodream.
Apalagi bagi anda yang gemar foto-foto, apa pun itu bisa dipoles dengan aplikasi tersebut. Mungkin akan sedikit lebih minimalis dari sebelumnya. Di bawah ini adalah beberapa contoh foto (before - after) yang saya ambil di lokasi yang berbeda baik indoor maupun outdoor.

Before

After

Before

After
Itulah beberapa fortopolio dari PhotoDream, berminat mencobanya. Mari gunakan untuk berpetualang dengan imajinasimu. Selamat mencoba!
Posted in Uncategorized Tagged: Aplikasi, Beach, Foto, FotoSketcher, PhotoDream

