Catatan Singkat di Ulang Tahun Ke-22: To Leave a Legacy
Posted by ilmanakbar

(cc) photo credit: Eva the Weaver
Nggak banyak yang bisa gw tulis sebagai catatan ulang tahun ke-22 gw kemarin, 29 Juli 2010.
Tadinya gw pengen bikin semacam “22 prinsip hidup Ilman” atau “22 hal yang paling menginspirasi hidup Ilman” atau “22 semangat” dan sejenisnya, tapi setelah dilewatin, ternyata nggak punya cukup waktu juga gw buat nulis. Jadilah mau nulis singkat gini.
—-
Apa yang ada di pikiran gw saat menginjak umur 22?
1) Memperjuangkan impian gw ke level berikutnya, yaitu membesarkan perusahaan gw sendiri bernama Univind. Impian besar Univind adalah untuk menjadikan ini perusahaan yang memberikan manfaat besar bagi penduduk dunia lewat bidang kita, Internet. Caranya adalah dengan jadi perusahaan kelas dunia, satu level dengan Google, Microsoft, Facebook, Automattic, dsb. Amiiin!
Hampir setahun lalu, persis abis lulus dari Fasilkom UI, gw dan my brother dan best partner ever Kamal, memutuskan full-time ngejalanin Univind dari bawah (sebelumnya Univind udah jalan lebih dari 3 tahun), ga ngelamar dimana-mana.
Selama setahun ini, berkat kerja keras semua UnivindCrew, Univind udah bisa seperti ini. Masih pas-pasan pastinya, tapi alhamdulillah udah bisa jalan dan menghidupi kita semua. Next levelnya, udah ada produk yang berjalan menghasilkan, dan tingkat kesejahteraan kita UnivindCrew pun meningkat
2) Memberikan kontribusi dan warisan untuk dunia ini. Alhamdulillah gw udah mengenal diri sendiri, udah tahu konsep diri gw, udah tahu apa kelebihan dan kekurangan gw, menemukan passion gw, dan alhamdulillah udah menemukan apa makna (meaning) dan tujuan hidup gw.
Kalo dari bahasanya Mas Roni Yuzirman, founder komunitas Tangan di Atas itu di postingannya, kita harus menemukan meaning dari kehidupan kita. Kemudian, seperti ditulis dalam 8th Habitnya Stephen Covey, kita harus leave a legacy, meninggalkan warisan untuk hidup kita. To find a meaning and to leave a legacy. Kalimat singkat, tapi maknanya sangat dalam.
Ga usah nunggu sukses dulu baru memberikan warisan dan kontribusi untuk dunia. Kalau ngambil prinsipnya Young on Top, kalau bisa sukses sekarang (di usia muda), ngapain nunggu tua. Ga usah nunggu jadi kaya dulu baru membantu sesama. Iya kalo kita nanti jadi orang kaya. Kalo kita udah keburu mati sebelum meninggalkan warisan itu, gimana?
Sekarang saatnya gw memberikan warisan (legacy) untuk dunia ini. Sesuatu yang abadi manfaatnya, buat dunia, dan buat gw pribadi. Alhamdulillah agama gw udah memberi petunjuk, apa sih legacy yang walaupun kita tinggalkan, semua orang terus mendapat kebaikan dari legacy kita itu:
a) Ilmu dan ide-ide yang bermanfaat, yang dibagi, yang disebar, yang tumbuh, yang digunakan, yang diimplementasikan, dan yang menginspirasi orang lain dalam kebaikan. b) Amal jariyah, sesuatu yang bermanfaat yang bisa digunakan oleh banyak orang. Mudah-mudahan produk website yang bermanfaat masuk kategori ini (bener-bener terinspirasi sama WordPress: sesuatu yang gratis, bisa menciptakaan jutaan lapangan pekerjaan di seluruh dunia) c) Anak sholeh yang selalu mendo’akan untuk orang tuanya. Warisan ketiga ini cuma bisa dicapai dengan poin di bawah ini.
3) Menikah. Is it the time already? Insya Allah, it is yes for me. Kenapa menikah dalam usia semuda ini? “Kenapa menunggu lebih tua lagi?” Itulah jawaban gw
No further explanation about this one, hehe..
—-
Epilog
Terus terang, gw shocked lihat notif Facebook setiap kali gw buka. Pertama ada 60an, buka lagi 20an, buka lagi beberapa jam kemudian ada 40an, dan masih ada terus..
Satu prinsip yang masih gw pegang sampe sekarang dan ke depannya adalah, kalo kita punya ide atau karya atau sesuatu yang kita hasilkan, jangan pernah ragu atau malu untuk berbagi ke orang lain. Kenapa gitu? Karena cuma dengan berbagi ke orang lain lah, kita bisa dido’ain spesifik ke ide atau karya itu, semoga yang kita hasilkan itu bisa bermanfaat dan sukses selalu.
Buktinya, banyak banget dari ucapan yang masuk ke gw, disertai ucapan “semoga usahanya sukses” atau “semoga Univind nya sukses”. Waw, subhanallah, gw merinding banget, banyak sekali yang mendo’akan seperti ini. Semakin banyak yang mendo’akan, semakin besar kemungkinan Allah akan mengabulkan do’a itu bukan?
Makasih banyak buat teman-teman yang udah ngasih do’a lewat SMS, lewat Facebook, lewat Twitter, lewat YM, lewat ketemuan langsung. Asli gw terharu banget, padahal gw jarang merhatiin ulang tahun kalian, dan jarang juga ngasih do’a dan ucapan selamat..
Semoga do’a-do’a kalian juga terkabul untuk kalian. Wish you all the best, semoga sukses selalu semuanya!
Salam semangat!
Loh katanya nggak banyak, kok jadi segini juga?
Bisakah Kita Menciptakan Perubahan dengan Tangan Kita Sendiri? Bisa!
Posted by ilmanakbar

(cc) photo credit: foshydog
Gw termasuk orang yang sangat percaya bahwa setiap kita bisa mengubah dunia. Setiap kita bisa menyelesaikan masalah-masalah yang ada di muka bumi ini. Bahwa kita bisa menciptakan perubahan di dunia ini, dengan tangan kita sendiri.
Gw percaya bahwa masalah-masalah hanya bisa selesai, perubahan itu hanya bisa terjadi, kalau kita punya kesadaran, kepedulian, dan inisiatif untuk bergerak sendiri. Bukan diselesaikan oleh orang lain. Bukan diciptakan oleh orang lain.
Selama ini kita selalu teriak-teriak dan mengeluh atas kondisi tidak baik yang menimpa kita. Kita bilang pemerintahnya nggak becus ngurus negara lah. Kalo di jalan raya, kita mengeluhkan macet lah. Kita pusing dengan internet yang isinya pornografi, dan televisi dengan acara-acara ga penting. Kita benci koruptor-koruptor dan para mafia itu. Pokoknya pusing karena banyaaaak sekali masalah di depan mata kita.
Tapi gw percaya kita bisa menyelesaikan masalah-masalah tersebut. Nggak usah nunggu pemerintah, ga usah nunggu stasiun tivi, nggak usah nunggu polisi, nggak usah nunggu orang lain menyelesaikan masalah kita dan menciptakan perubahan. Kita sendiri, pasti bisa melakukannya. Kita pasti bisa menyelesaikan masalah-masalah yang ada dan menciptakan perubahan. Menjadi bagian dari solusi, bukan bagian dari masalah.
Gw terinspirasi oleh Pandji Pragiwaksono (@pandji) yang sering mengatakan, “Ada 2 jenis pemuda di dunia. Mereka yang menuntut perubahan, dan menciptakan perubahan” (dari sini). Dia benar dalam hal ini.. Sejak saat itu gw merapat ke barisan pemuda-pemuda yang menciptakan perubahan.
Di tulisan ini, gw mau ngasih contoh beberapa masalah yang sering kita keluhkan. Yang kita selalu berharap masalah ini bisa cepat selesai. Tapi beberapa orang yang gw contohkan ini (termasuk pengalaman gw pribadi) sudah satu langkah di depan kita semua yang sudah bisa menyelesaikan masalah-masalah itu.
#1 Jakarta macet, capek di jalan aja, boros bensin dan tenaga. Banyak yang bisa kita lakukan: berangkat lebih awal, pindah rumah/kos/kontrakan di tempat yang dekat dengan tempat aktivitas, naik kendaraan umum, cari jalan alternatif yang lebih tidak macet.
Solusi yang paling penting juga adalah dengan mengurangi kendaraan pribadi dan naik kendaraan umum. Atauu.. Naik sepeda! Ayah saya dalam seminggu bisa 2-3 kali naik sepeda ke tempat aktivitasnya, yang jaraknya lumayan, sampai 10 km. Ga pernah tuh dia ngeluh macet. Yang ada jadi sehat kan?
#2 Benci dan gemes dengan korupsi yang sudah merajalela. Pastinya, korupsi itu terjadi karena ketidakjujuran dan ketidakpatuhan dengan aturan yang berlaku. Kita bisa kok mengurangi korupsi: 1) bersikap jujur di manapun. 2) tidak titip absen kalau kuliah. 3) nggak plagiarisme. 4) nggak nembak SIM, atau “damai” dengan polisi. 4) nggak melakukan suap saat berurusan dengan birokrasi. (note: baca tulisan pandji yg ini deh, jg kisah gw sendiri di sini)
#3 Benci dengan Internet yang penuh dengan pornografi. Video porno, website-website porno, dsb dll yang negatif-negatif ada semua di Internet. Jangan benci Internetnya, tapi jaga diri kita sendiri dari itu. Kalau punya anak, jaga anak kita. Praktekkan Internet Sehat.
Selain itu, daripada cuma benci, mending melawan. Kita bisa kok, mengurangi jumlah konten pornografi yang ada di Internet, dengan cara menciptakan konten-konten positif. Nulis blog, aktif nulis di forum, ngetweet yang bermanfaat, dan sebagainya. Kalau yang positif lebih banyak dari yang negatif, orang akan mengakses yang positif daripada yang negatif kan?
#4 Prihatin dengan jumlah pengangguran dan orang tidak mampu yang ada di Indonesia. Ciptakan lapangan pekerjaan, jadilah pengusaha. Jadi pengusaha tanpa karyawan pun tidak masalah, karena kita udah mengurangi satu orang pengangguran, ya diri kita sendiri. Syukur-syukur bisa banyak yang bekerja dengan kita.
Jadilah orang kaya, bekerjalah sebaik-baiknya, agar lebih banyak lagi uang yang bisa kita dermakan untuk mengurangi kemiskinan. Berdermalah kepada lembaga zakat, jangan beri bantuan kepada pengemis dan anak jalanan.
Oh iya gw mau ngasih contoh nyata orang-orang yang telah dan terus melakukan sesuatu untuk menyelesaikan masalah-masalah yang ada di bangsa ini:
#5 Listrik masuk ke desa-desa yang sebelumnya gelap, tanpa bantuan pemerintah. Tahu Ibu Tri Mumpuni? Yang namanya disebut oleh Presiden Barack Obama beberapa bulan lalu? Ia membantu masyarakat desa menciptakan listrik mereka sendiri!
Dia menerangi desa dalam arti sebenarnya. Bersama suaminya, Iskandar Budisaroso Kuntoadji, Tri Mumpuni Wiyatno membangun pembangkit listrik mini bertenaga air. Sudah 60 lokasi mereka terangi dengan listrik.
Listrik bukan tujuan utama kami, melainkan membangun potensi desa supaya mereka berdaya secara ekonomi,” kata Tri Mumpuni atau biasa dipanggil Puni dalam percakapan pekan lalu di Jakarta.
Karena itu, meskipun telah melistriki banyak tempat, Puni yang menjadi Direktur Institut Bisnis dan Ekonomi Kerakyatan (Ibeka), lembaga swadaya yang dia dirikan bersama Iskandar pada 17 Agustus 1992, terus mengembangkan end use productivity, yaitu bagaimana masyarakat desa setelah memiliki listrik menggunakan listrik itu untuk kegiatan produktif sesuai potensi desa. (selengkapnya)
#6 Memenuhi impian kaum menengah ke bawah untuk memiliki rumah sendiri. Kenal Elang Gumilang? Entrepreneur muda sukses, yang umurnya cuma 2 tahun lebih tua dari gw, yang punya bisnis beromset milyaran? Kalau kebanyakan pengembang properti menargetkan kalangan menengah ke atas, ia menengah ke bawah!
Selama ini bisnis properti kebanyakan ditujukan hanya untuk orang-orang kaya atau berduit saja. Sedangkan perumahan yang sederhana dan murah yang terjangkau untuk orang miskin jarang sekali pengembang yang peduli. Padahal di Indonesia ada 70 juta rakyat yang masih belum memiliki rumah.
Apalagi rumah juga merupakan kebutuhan yang sangat primer. Sebagai tempat berteduh dan membangun keluarga. “Banyak orang di Indonesia terutama yang tinggal di kota belum punya rumah, padahal mereka sudah berumur 60 tahun, biasanya kendala mereka karena DP yang kemahalan, cicilan kemahalan, jadi sampai sekarang mereka belum berani untuk memiliki rumah,” jelasnya. (selengkapnya)
#7 Menyebarluaskan akses pendidikan berkualitas ke seluruh pelosok Indonesia. Bapak Anies Baswedan, tokoh pendidikan Indonesia, Rektor Univ. Paramadina, yang prihatin dengan kondisi pendidikan Indonesia, menciptakan program Indonesia Mengajar yang insya Allah akan memeratakan pendidikan di Indonesia.
Apakah kita harus menyalahkan pemerintah yang tak becus mengurus negara ini? Jika hanya melampiaskan kekecewaan dan kemarahan kepada pemerintah, hanya semakin membuat hati semakin panas, apalagi ditambah tatapan sinis dari aparat keamanan yang telah bersiaga untuk dengan tameng dan alat-alat pemukul.
Pemerintah memang bertanggung jawab, tapi kelas menengah dan orang-orang kaya yang telah menikmati indahnya kemerdekaan, harus turut peduli dengan nasib anak negeri yang memilukan hati. Para aktivis yang senantiasa bersuara lantang di jalanan, sudah saatnya mengambil peran. Tak lagi berteriak garang, tapi sudah saatnya berbaur dengan realita dan terlibat dalam rekayasa perubahan.
Lewat program INDONESIA MENGAJAR, Anies Baswedan mengajak para pemimpin muda Indonesia yang telah selesai berkiprah di kampus, untuk terjun ke pelosok-pelosok negeri ini. Menyebarkan harapan, memberikan inspirasi, dan mengantungkan mimpi bagi anak-anak negeri lewat kehadiran para lulusan terbaik universitas ternama. (selengkapnya)
(ya, mereka adalah orang-orang inspiratif yang ngisi TEDx Jakarta kemarin)
#8 Bosan dengan berita-berita jelek tentang Indonesia (tentang korupsi, pembunuhan, dsb-dll) di televisi, website-website berita, dan koran Indonesia? Mereka menyebarluaskan berita positif tentang Indonesia! Sahabat gw Leni dan teman-temannya bikin website Indonesia Berprestasi, website yang menunjukkan berita-berita membanggakan tentang Indonesia, yang mengajak kita untuk melakukan hal positif juga untuk bangsa ini. Sebelum IB ada, juga ada website Good News From Indonesia (GNFI) yang memposting berita-berita positif tentang bangsa kita dalam bahasa Inggris, supaya dunia tahu bahwa Indonesia itu juga punya hal-hal yang baik, bukan selalu negatif terus beritanya.
Masih banyak lagi contoh-contoh masalah dalam kehidupan kita beserta solusi yang teman-teman bisa kasih sendiri. Yang diperlukan hanya kepedulian dan inisiatif untuk memikirkan dan menjalankannya. Sebut aja semua masalah dan langsung pikirkan solusi kecil yang bisa kita lakukan. Kita pun bakal kaget betapa sangat mungkinnya kita mengubah dunia ini dengan tangan kita sendiri, tidak menunggu diubahkan oleh orang lain.
Mungkin efeknya memang kecil. Tidak bisa mengubah langsung jutaan orang sekaligus. Tidak bisa instan ujug-ujug dalam waktu beberapa hari saja. Tapi di sinilah letak kekuatan itu: kalau kita bisa konsisten melakukan hal itu, lalu menginspirasi orang lain untuk melakukan itu, dan menginspirasi lagi ke banyak orang. Lebih-lebih lagi saat kita semua berkeluarga, menularkan hal ini ke anak-anak kita. Bayangkan perubahan apa yang akan terjadi di masa yang akan datang!
Ketika aku masih muda dan bebas berkhayal,
aku bermimpi ingin mengubah dunia.Lalu seiring bertambah usia dan kearifanku,
kudapati bahwa dunia tak kunjung berubah,
maka cita2kupun agak kupersempit,
lalu kuputuskan utk hanya mengubah negeriku.Namun tampaknya hasrat itupun tiada hasilnya.
Ketika usiaku semakin senja,
dengan semangatku yang masih tersisa,
kuputuskan untuk mengubah keluargaku,
orang2 yang paling dekat denganku.
Tapi,celakanya merekapun tidak mau diubah!Dan kini,sementara aku berbaring saat ajal menjelang tiba2 kusadari :
“Andai saja yang pertama2 kuubah adalah diriku sendiri,
maka dengan menjadikan diriku sebagai panutan,
mungkin aku bisa mengubah keluargaku.Lalu berkat inspirasi dan dorongan mereka bisa jadi akupun mampu memperbaiki negeriku,
kemudian siapa tahu aku bahkan bisa mengubah dunia.”(katanya terukir di sebuah makam di Westminster Abbey, Inggris, 1100 M)
Saat Impian Kita Diwujudkan Orang Lain: Kisah Inspiratif Compfest 2010
Posted by ilmanakbar
Bagaimana rasanya kalau mimpi kita berhasil kita wujudkan? Pasti senang dan bahagia dong ya?
Tapi bagaimana rasanya kalau mimpi kita berhasil diwujudkan oleh orang lain? Apalagi dengan hasil yang jauh di atas perkiraan? Rasanya bukan senang lagi, tapi luar biasa bahagia!
Iya, kira-kira begitulah yang gw rasain setelah dateng ke acara terbesarnya mahasiswa Fasilkom, Computer Festival (Compfest) 2010. Buat yang mungkin belum tahu, Compfest adalah acara all-in-one tentang IT (teknologi informasi), tahun ini temanya “Play Your Idea!”. Dilaksanain 2 hari, Sabtu-Minggu 8-9 Mei 2010 bertempat di gedung SMESCO UKM Gatot Subroto, Jaksel.
Bukan review tentang acaranya yang pengen gw tulis di sini. Postingan singkat ini cuma mau menunjukkan inspirasi besar yang gw dapet dari acara Compfest 2010 ini, terutama dari kerja keras panitianya.
Impian Itu..
Buat temen-temen Fasilkom, terutama adik-adikku tersayang (caelah), tahu nggak, Compfest 2010 ini baru saja mencetak sejarah baru di Fasilkom. Yaitu, sejarah kita berhasil bikin acara besar dengan target umum, dan diadain di luar kampus!
Juga sejarah karena kita sedang merintis pembentukan sebuah brand acara anak-anak Fasilkom yang insya Allah bakal melegenda karena diadain setiap tahun. Compfest, yang udah diadain 2 tahun berturut-turut ini, bisa jadi kaya Jazz Goes to Campus (JGTC)-nya FE UI yang udah masuk tahun ke 30-an, kalo diadain rutin terus tiap tahun.
Terakhir kali kita bikin acara besar seperti ini, adalah sebelum gw masuk kampus, yaitu pada akhir 2004 (atau awal 2005? bahkan narasumber gw ga yakin persis hehe)! Waktu itu kita ngadain seminar juga, tempatnya di sebuah hotel di Jakarta. Karena satu dan lain hal, entah persisnya karena apa, di tahun-tahun mendatang, ga pernah sekalipun ada acara anak Fasilkom yang skalanya besar, dan diadain di luar kampus.
Banyak anak Fasilkom bermimpi, berharap, sekaligus berusaha, Fasilkom memiliki acara rutin, besar, dan sukses. Persis kaya JGTCnya anak-anak FE. Harapan ini ada bukan untuk gagah-gagahan, menyombong-nyombongkan diri antar fakultas, atau apa. Tapi karena kita tahu, dengan berhasil mengadakan acara besar, semakin besar pula pengalaman berharga yang akan kita dapatkan.
Tapi bukan cuma harapan kosong aja. Anak-anak Fasilkom berusaha mewujudkan itu. Kita belajar dari 0 lagi, mulai ngadain berbagai acara. Mulai dari acara-acara seminar dengan target peserta UI dan umum, acara-acara lomba dengan dengan target peserta pelajar se-Indonesia (namanya Competition Week) atau lomba-lomba lainnya, sampai pameran besar hasil riset Fasilkom yang bernama Competition Days Research Week pada tahun 2008.
Semua pengalaman ngadain berbagai acara ini secara sadar dan tak sadar terakumulasi pada anak-anak Fasilkom dan membuat kita siap dan berani mengadakan acara yang lebih besar setiap tahunnya.
Mewujudkan Impian
Untuk pertama kalinya, pada tahun 2009, ada sekumpulan anak Fasilkom yang kreatif dan berani memunculkan ide untuk mewujudkan impian tersebut. Tercetuslah nama Computer Festival (Compfest) untuk pertama kalinya (update 11 Mei: nama ‘Compfest’ adalah hasil Googling mereka! <sumber>) . Dipimpin oleh Christian Regensius angkatan 2007, panitia Compfest 2009 sukses menciptakan sejarah baru, menciptakan acara “khas” Fasilkom yang besar dan mentargetkan masyarakat umum. Sebagai langkah awal menuju impian utama, tempatnya cukup di Balairung UI dulu.
Setahun kemudian, sekumpulan “generasi penerus” yang nggak kalah solid dan beraninya akhirnya berhasil mewujudkan impian yang tertunda enam tahun belakangan ini. Impian tersebut terwujudkan oleh panitia Compfest 2010 yang dipimpin oleh trio inspiratif Asad, Naning, dan Panji.
Gw sedikit tahu gimana cerita panitia Compfest 2010 ini dari awal sampai Compfest 2010 berakhir, makanya gw sangat bahagia, salut, dan angkat topi untuk mereka.
Di awal terbentuknya kepanitiaan bulan Oktober 2009, suasana semangat dan optimisme itu sangat terlihat. Di awal, sempet sedikit ada salah paham dan miskomunikasi, tapi berhasil diatasi.
Lalu sepanjang perjalanan mempersiapkan acara, banyak hal telah dilakukan. Semangat dari semua panitia itu sangat menggebu-gebu, kerja mereka sangat terlihat.. Tapi sayang, hasil sponsorship kurang membahagiakan. Sebulan lebih sebelum acara, uang masuk dari sponsor cuma seiprit banget, ga nutup bahkan untuk sewa tempat.
Sampai pada satu titik mereka dihadapkan pada keputusan terbesar: kalau dana tidak mencukupi sampai batas waktu, acara harus dibatalkan! Iya dibatalkan, ga diundur atau dikurangin scope-nya. Bahkan sampai sekitar 3 minggu sebelum acara, dana pun masih belum mencukupi untuk semua kebutuhan acara. Hanya cukup untuk hampir menutupi biaya tempat yang sampai 60 juta.
Dan tahukah teman-teman, pada titik inilah, sebuah keajaiban yang bernama positive thinking dan do’a terjadi. Panitia yang berkumpul menyatakan “ikrar”-nya bahwa CompFest 2010 pasti bisa dilaksanakan! “Optimis Bisa!” Panitia tidak pesimis, walaupun (entah) di luar sana pasti ada aja yang ga punya harapan tentang ini.
Bahkan setelah berpikir positif pun, masih ada masalah-masalah yang terjadi (tentu, ini kan bukan sinetron). Salah satu masalah yang paling besar adalah pada tempat dan waktu yang sama, ada sebuah acara besar lain yang akan diselenggarakan. Dan ternyata, saat kita benar-benar berusaha keras dan berdo’a, lalu berserah diri, Tuhan punya jawaban-Nya.
Masalah tempat selesai dengan baik (Compfest bisa tetep diadain di SMESCO), bahkan jadi korting cuma 15 juta! Lalu satu demi satu sponsor mulai datang lagi. Ada yang bahkan setelah deal, besoknya langsung ditransfer 40 juta! Juga bahkan hari-H kurang seminggu lebih, ada satu sponsor besar yang deal. Semua “keberuntungan” terjadi! Saat persiapan matang bertemu dengan kesempatan, itulah yang disebut keberuntungan. Panitia Compfest 2010 did it!
Kalo kita tahu bagaimana kerja keras semua panitia dan menghargainya dengan melihat hasil kerjanya (yaitu dengan dateng di hari-H acara), niscaya kita akan salut banget dengan mereka, dan terinspirasi banget. FYI, gw dateng selama 2 hari itu, dan kira-kira 75% dari waktu acara gw ikutin di sana. Gw juga tetep di sana saat panitia nutup acara, dan mereka teriak dengan rasa bahagia “Sudah Bisa!” What an amazing moment!
Buat semua orang yang meremehkan besarnya kekuatan impian dan berpikir positif, coba pikir lagi! Lihat di kiri-kananmu, orang-orang yang berani berpikir besar dan positif, mereka berhasil menciptakan karya bermanfaat bagi dunia!
Penutup
Di sana-sini, masih banyak sekali ruang perbaikan diri untuk Compfest-Compfest selanjutnya (untuk tidak menyebut semua itu sebagai kekurangan Compfest sekarang). Panitia pasti punya mekanismenya sendiri untuk melakukan evaluasi diri. Walaupun demikian, tetep aja Compfest 2010 ini, dan semua panitianya sangat menginspirasi di mata gw
Sekali lagi, dari hati yang tulus, kepada semua panitia Compfest 2010, gw mau ngucapin selamat untuk keberhasilannya. Makasih banyak udah membuat impian anak-anak Fasilkom selama 6 tahun terwujud
“Some people make things happen, some watch things happen, while others wonder what has happened” (old proverb)
side notes: Panitia Compfest 2009 sudah berhasil merintis Compfest untuk pertama kali. Panitia Compfest 2010 sudah berhasil membuat Compfest jadi besar dan luas cakupannya.
Menurut gw, PR untuk Panitia Compfest 2011 adalah membuat sedemikian rupa hingga pengunjungnya lebih banyak dari sekarang. PR untuk Panitia Compfest 2012 dan seterusnya adalah mempertahankan brand Compfest sebagai acara legendaris anak-anak Fasilkom, dan menciptakan format acara yang lebih menarik lagi. Tapi tolong jangan terbebani dengan hal ini ya, enjoy aja selama prosesnya
Ikuti Kata Hatimu: 3 Idiots, Film India dengan Segudang Inspirasi
Posted by ilmanakbar

gambar nyuplik dari CuriPandang
Bener yang orang-orang pada bilang lewat tweet atau lewat blog. 3 Idiots adalah film yang wajib ditonton!
Jadi, 3 Idiots bercerita tentang kisah 3 sekawan bernama Rancho, Raju, dan Farhan, dalam menjalani kehidupan kuliahnya di salah satu institut engineering terkemuka di India. Di situ diceritain kalau sistem pendidikannya itu nggak menjadikan mahasiswanya sebagai manusia, tapi jadi mesin, yang paradigmanya kuliah, lulus dengan nilai bagus, dapet kerjaan, gaji tinggi, hidup bahagia (familiar dengan hidup kita kan?). Sistem pendidikannya nggak membuat manusia itu semangat mencari ilmu, melainkan cuma mendapatkan gelar semata.
Selain itu, di film ini diceritakan tentang orang tua yang (maaf) kolot, yang merasa mengerti bagaimana membuat anaknya bahagia dengan cara memilihkan jalan hidup anaknya. Padahal belum tentu jalan yang dipilihkan itu disukai oleh anaknya.
Inti later belakang ceritanya sih begitu.. Gw ga mau cerita banyak-banyak karena gw masih amazed banget sama filmnya. Bayangin, ini film 3 jam diputer, gw nonton tengah malem (mulai jam 22), tapi bener2 gw nikmatin 100% dari awal sampe akhir! Biarlah teman-teman penasaran aja dengan film keren ini
Faktor besar yang membuat film ini keren adalah karena banyaknya inspirasi yang ada di sana. Nilai-nilai yang diangkat sama film itu benar-benar adalah nilai-nilai yang gw yakini. Beberapa di antaranya ada di bawah (NB: kalian harus nonton untuk benar-benar menghayati nilai-nilai ini!
)
- Berpikir positif dalam berbagai kondisi akan sangat membantu. Walaupun berpikir positif belum tentu menyelesaikan masalah, setidaknya itu akan membantu kita tidak memperpanjang masalah. Satu hal yang selalu diangkat dalam 3 Idiots adalah quotes-nya Rancho: all is well (semua baik-baik saja). Dan itu
- Jangan cuma mengejar impian sendiri, bantu orang lain mewujudkan impiannya. Rancho melakukan itu semua, menyadarkan Raju untuk mengatasi ketakutan-ketakutan dalam hidupnya, dan menyadarkan Farhan untuk mengikuti kata hatinya.
- Ikuti kata hati kita, jangan berpura-pura, lakukan apa yang memang benar-benar kita sukai. Kalau bertentangan dengan apa yang orang tua kita inginkan? Bicaralah baik-baik dengan mereka, tunjukkan bukti kalau kita memang serius di bidang itu. Tunjukkan suatu prestasi yang sekiranya akan ‘melunakkan’ hati mereka. Semua orang tua bisa dipastikan ingin anaknya bahagia di masa depan. Kalau jalan yang mereka berikan tidak kita sukai, yakinkan mereka bahwa jalan yang kita pilih akan membuat kita bahagia. Farhan did that!
- Jangan pernah takut menghadapi hidup. Hilangkan ketakutan-ketakutan tak beralasan yang membuat kita tidak berkembang. Takut menghadapi sendirian? Cari sahabat untuk berjuang bersama.
- Bergaullah dengan teman-teman inspiratif, yang bareng-bareng akan saling mendukung dalam kebaikan. 3 Idiots itu, masing-masing saling menginspirasi satu sama lain dengan caranya masing-masing.
- Hidup ini jangan mengejar kesuksesan. Sukses itu cuma efek, bonus, dari apa yang kita tekuni. Seperti yang dibilang di film: Pursue excellence, and success will follow, pants down.
- Practice what you preach. Jangan cuma bisa ngomong atau menasihati doang, lakukanlah apa yang udah diomongin. Atau yang lebih baik lagi, bicaralah lewat tindakan kita. Rancho yang emang sangat positif dan bersemangat, begitu ditantangin sama Raju & Farhan supaya melakukan apa yang dia suka omongin, dia langsung membuktikannya!
- Harusnya masih ada lagi, tapi gw lupa. Quotes di IMDB pun nggak lengkap, padahal ada banyak kalimat-kalimat bagus di sana.
Terakhir, ini komentar yang bisa gw kasih tentang film 3 Idiots-nya:
- Ceritanya kuat banget. Alur filmnya maju-mundur-maju-mundur tapi bener-bener membentuk cerita yang utuh.
- Kocak. Bener-bener ini film menghibur banget! Asli ga bisa dijelasin, harus nonton sendiri
- Full musik! Bukan film India namanya kalo ga pake musik atau joget2. Tapi beneran, semua musiknya bagus-bagus.. Bikin pengen goyang di bangku bioskop! :D.
- Lagunya juga inspiratif. Nggak cuma musiknya enak, tapi maknanya inspiratif banget
- Bener2 bisa memainkan perasaan. Nonton 3 Idiots itu kaya naik roller coaster. Abis ketawa ngakak, emosi langsung dijatuhin lagi karena adegan berikutnya sedih banget. Atau abis deg-degan, abis itu menangis terharu
- Endingnya sangat unpredictable. Ga nyangka deh lihat endingnya.
- Minusnya ada (yg bikin filmnya ga perfect 10/10), yaitu karena ada beberapa hal yg ga sesuai samai norma-norma yg gw anut: ada mabuk-mabukan, ada adegan ciumannya antara Rancho & Pia (ngajarin ga bener, belum nikah udah ciuman >_< ), sama tradisi nunjukin celana dalemnya, geli banget..
Ayo buruan nonton, cuma ada di Blitz Megaplex.. Lihat jadwalnya sih masih sampai 18 Februari 2010 besok. Film seinspiratif ini harus disebarkan ke semuanya! Dan harus nonton di bioskop, soalnya sensasi getaran-getaran kursi karena efek suaranya pasti nggak bisa didapatkan di tempat lain..
Jadi, 3 Idiots buat gw nilainya 9,5 dari 10. Bener-bener film terbaik yg pernah gw tonton! Nyesel kalo nggak nonton dan ga dapet inspirasinya
NB: Karena ini nulisnya pagi-pagi (ngejar mumpung masih seger di pikiran), Insya Allah segera setelah ada waktu lain, gw update tulisannya biar makin manteb
You Are What You Listen: Lagu-lagu Inspiratif Penyemangat Hidup Kita
Posted by ilmanakbar

photo credit by: shankar, shiv
Beberapa waktu terakhir ini gw suka mendengar OST Sang Pemimpi, yang liriknya bagus2, membuat semangat diri gw dalam mengejar impian-impian gw. Dan dari situ, gw juga jadi inget lagu-lagu lain yang dulu suka gw denger, yang bagus2, inspiratif, membuat bad mood hilang, punya makna dan nilai positif yang bisa diambil, pokoknya ini lagu bisa membantu kita jadi orang yang lebih baik lagi deh!
Beberapa yang terbaik bagi gw, gw tulis lirik favoritnya di sini, plus komentar pribadi gw tentang lagu itu. Mudah-mudahan teman-teman juga bisa mendapat semangat dan inspirasi yang sama seperti gw. Tapi membaca liriknya aja nggak lengkap tanpa mendengarkan lagunya, karena aransemen, nada, melodi dsb di musik itu jadi faktor besar dalam membangkitkan inspirasi dan semangatnya.. Jadi silakan cari lagunya ya.. check it out!
Lagu-lagu yang mendorong kita semangat untuk meraih mimpi
J-Rocks - Meraih Mimpi
coba denger lagunya, tempo lagunya ini bener-bener bikin kita pengen lari kenceng!
kuatkan diri dan janganlah kau ragu
tak kan ada yang hentikan langkahmuya..ya.. kita kan terus berlari
ya..ya.. tak kan berhenti di sini
ya..ya.. marilah meraih mimpi
ya..ya.. hingga nafas tlah berhenti!
Ipang - Teruslah Bermimpi
memotivasi kita untuk tidak pernah menyerah pada kelelahan saat meraih mimpi kita.
Percayalah
Lelah ini hanya sebentar saja
Jangan menyerah
Walaupun tak mudah meraihnya
Tetap tersenyumlah
Biar semakin mudah
Karena kesedihan pun
Ternyata hanya sementara
Gigi - Sang Pemimpi
sama kaya J-Rocks di atas, lagunya ini bikin semangat!
berteriaklah hai sang pemimpi
kita tak kan berhenti di sinikita telah berjanji bersama
taklukan dunia ini
menghadapi segala tantangan
bersama mengejar mimpi-mimpi
Nidji - Laskar Pelangi
dua kalimat ini adalah kalimat inti motivasi meraih impian kita
Mimpi adalah kunci, untuk kita menaklukkan dunia
berlarilah tanpa lelah sampai engkau meraihnya
ABBA/Westlife - I Have a Dream
lagu lama, ga ada komentar deh, pokoknya bagus
I have a dream, a song to sing
To help me cope with anything
If you see the wonder (wonder) of a fairy tale
You can take the future even if you fail
Silentium - Para Pemimpi
ini lirik favorit gw! meringkas inti kehidupan dalam satu kalimat.
Hidup itu sederhana, berani bermimpi lalu mewujudkannya
Hidup itu sederhana, menggerakkan arang jadi intan permata
R. Kelly - I Believe I Can Fly
salah satu favorit gw juga. dua dari kunci-kunci meraih impian ada di sini: lihat dengan jelas impian kita, dan percayalah bahwa kita akan mencapainya
If I can see it, then I can do it
If I just believe it, there’s nothing to itI believe I can fly
I believe I can touch the sky
I think about it every night and day
Spread my wings and fly away
I believe I can soar
I see me running through that open door
I believe I can fly
Lagu-lagu inspiratif dan penambah semangat

photo credit by: Already have a Flickr account?
Ello, Berry (St. Loco), Ipang, Lala - Buka Semangat Baru
kalo lagi nggak mood, kudu denger lagu ini banget-banget! ga sadar deh, semangat kita naik lagi
buka kita buka hari yang baru
sebagai semangat langkah ke depan
jadi pribadi barubuka kita buka jalan yang baru
tebarkan senyum wajah gembira
damai suasana baru
RAN - Selamat Pagi
kalo lagi males-malesan pagi-pagi, asik banget denger lagu ini
Dan kini kubergegas tuk segera siapkan diriku tuk mulai menjalani hari ini
Tak sabar ku temui seluruh sahabat yang tersenyum menyambut datangnya pagi ini
Dan kukatakan..
(Chorus)
Selamat pagi!!
Dan embun membasahi dunia dan mulai mengawali hari ini
Dan kukatakan:
Selamat pagi!!
Kicau burung bernyanyi dan kini ku siap tuk jalani hari ini.
Mariah Carey - Hero
di dalam diri setiap kita pasti ada “hero”, yaitu bakat/potensi diri kita tersembunyi. ayo asah potensi itu agar bermanfaat!
And then a hero comes along
With the strength to carry on
And you cast your fear aside
And you know you can surviveSo when you feel like hope is gone
Look inside you and be strong
And you’ll finally see the truth
That a hero lies in you
Mariah Carey - Through The Rain
banyak masalah dalam hidup, ngerasa banyak orang membenci kita, takut menghadapi kehidupan? percayalah, kita ini kuat untuk menghadapi semua itu!
I can make it through the rain
I can stand up once again
On my own and I know
That I’m strong enough to mend
And every time I feel afraid
I hold tighter to my faith
And I live one more day
And I make it through the rain
Whitney Houston & Mariah Carey - When You Believe
Mariah Carey emang spesialisasi memotivasi orang kali ya? bareng Whitney Houston, ini nunjukkin bahwa keajaiban dalam hidup itu akan datang saat kita percaya. gw percaya, dan alhamdulillah keajaiban2 itu memang benar adanya ![]()
There can be miracles
When you believe
Though hope is frail
It’s hard to kill
Who knows what miracles
You can achieve
When you belive somehow you will
You will when you believe
D’Masiv - Jangan Menyerah
banyak orang lain yg lebih susah dari kita, dan mereka ga nyerah. jadi kita harus terus bersyukur dengan cara berjuang keras!
Tak ada manusia
Yang terlahir sempurna
Jangan kau sesali
Segala yang telah terjadiKita pasti pernah
Dapatkan cobaan yang berat
Seakan hidup ini
Tak ada artinya lagiSyukuri apa yang ada
Hidup adalah anugerah
Tetap jalani hidup ini
Melakukan yang terbaik
Nugie - Lentera Jiwa
kalau kita udah nemu passion atau lentera jiwa kita, hidup ini rasanya selalu menyenangkan tiap hari. gw pernah nulis tentang ini.
kubiarkan kumengikuti suara dalam hati
yang slalu membunyikan cinta
kupercaya dan kuyakini murninya nurani menjadi penunjuk jalanku
lentera jiwaku
Robbie Williams - Better Man
lagunya sedih sih.. tapi menunjukkan bahwa seburuk apapun kesalahan yang pernah kita lakukan, kita masih bisa berbuat banyak untuk menjadi orang yang lebih baik lagi
As my soul heals the shame
I will grow through this pain
Lord I’m doing all I can
To be a better man
Gloria Estefan - Reach
ini tuh lagu OST Olimpiade Atlanta 1996.. bikin kita harus terus jadi orang yang lebih kuat dan lebih baik setiap hari.. untuk bisa selalu mencapai kehidupan yang lebih baik..
If I could reach, higher
Just for one moment touch the sky
From that one moment in my life
I’m gonna be stronger
Know that I’ve tried my very best
I’d put my spirit to the test
If I could reach
Diana Ross - If We Hold On Together
If we hold on together
I know our dreams will never die
Dreams see us through to forever
As high as souls can fly
The clouds roll by
For you and I
Wahai teman-teman pencipta lagu, tolong ciptakanlah lagu-lagu inspiratif & penyemangat seperti ini lebih banyak. Wahai teman-teman musisi, tolong nyanyikan lebih banyak lagi lagu seperti ini. Wahai produser, lagu-lagu inspiratif seperti ini tetep menguntungkan kok, jadi tolong didukung ya.. Sungguh, kita udah bosen denger lagu cinta-cintaan, selingkuh-selingkuhan, lagu-lagu Alay, dsb dll.. Kita butuh lagu yang bermanfaat! Dan wahai teman-teman, yuk kita perbanyak mendengar lagu-lagu seperti ini, biar kita selalu terdorong untuk jadi kita yang lebih baik
Oh iya, sebelum nulis postingan ini, gw juga minta pendapat temen-temen gw lewat Plurk di sini. Alhamdulillah jadi dapet banyaaaak banget lagu-lagu yang inspiratif menurut teman-teman. Tapi karena beberapanya gw nggak kenal, jadinya nggak gw masukin di sini. Silakan buka di sana untuk ngeliat masukan lagu-lagu inspiratif lainnya..
Kalo temen2 punya rekomendasi lagu-lagu yang seperti ini, tolong tambahkan di komentar, beserta potongan lirik lagu yang inspiratif itu yaa..
NB: musik itu hanya sumber inspirasi dan penyemangat tambahan, sumber utamanya haruslah tetap dari membaca kitab suci & mempelajari agama kita
Inspirational Video: Jejak-jejak Mimpi
Posted by ilmanakbar
Jangan lihat orangnya, asal kampusnya, agamanya, ataupun apa yang lain..
Tapi lihat inspirasi yang bisa didapatkan dari video ini.. beneran saya meneteskan air mata pas nonton ini.. Video yang wajib ditonton dan disharing buat semua orang, supaya berani bermimpi, tidak menyerah sama keadaan, berani “beda”, mau terus menjadi orang yang lebih baik lagi, lebih bermanfaat lagi..
Mimpi-mimpi itu adalah do’a-do’a kita.. Berani bermimpi artinya berani berdo’a. Allah pasti mengabulkan do’a kita, jadi Allah pun akan membuat kita mewujudkan mimpi-mimpi kita. Jadi kenapa hari gini tidak punya mimpi?
Sudahkah teman-teman bermimpi hari ini? ![]()
Apa yang Harus Kita Lakukan Kalau Kehilangan Passion?
Posted by ilmanakbar
Saya cukup sering menulis tentang passion atau “lentera jiwa“, yaitu sesuatu yang meledak-ledak dalam hati, yang kita sangat cinta kepadanya (setelah cinta kepada Tuhan tentu saja
) dan mendorong kita untuk terus melakukan hal yang kita cintai tersebut.
Idealnya kita memang terus menjaga passion tersebut, menumbuhkannya, dan memanfaatkannya hingga kita bisa meraih mimpi kita. Nah, tapi bagaimana kalau kita tiba-tiba kehilangan passion? Kita merasa bosan, capek, males, akan hal-hal yang tadinya kita selalu semangat untuk menjalankannya? Yah, kan namanya juga manusia, yang ada masa naik ada masa turunnya juga. Pastinya hampir semua orang pernah mengalami itu.
Saya pernah mengalami rasa kehilangan passion beberapa kali: kehilangan passion buat disain, bermain musik, juga ngeblog. Dua yang pertama tidak saya kembalikan lagi passionnya, karena itu ternyata memang bukan passion sejati alias lentera jiwa saya, sedangkan yang terakhir alhamdulillah sudah kembali lagi. Buktinya ini blog sudah diupdate rutin lagi bukan?
Nah, saya pun penasaran, sebenernya gimana sih yang harus kita lakukan kalau kita kehilangan passion kita, padahal sebelum-sebelumnya kita sangat suka terhadap hal itu? Saya pun melakukan survey singkat lewat Plurk dan Twitter, bertanya, “jika kalian kehilangan passion terhadap sesuatu yang tadinya kalian sukai, apa yang akan kalian lakukan?”
Alhamdulillah, teman-teman, sahabat, dan kenalan saya yang dari dulu hingga sekarang menginspirasi saya memberikan jawaban yang sangat inspiratif. Ini saya bagi buat teman-teman semua:
Plurk
AYAz: mencoba hal baru sampai passion itu balik lagi *biasanya sih ilang krn entah jenuh atau bosan memikirkan hal itu*
ace: reunian dengan kesan pertama..
ferdi_dolot: merenung, kenapa bisa terjadi, cari tau masalahnya, solve problemnya
agungfirmansyah: Passion kn byk jnisnya. Kl passiony brbentuk minat ato hobi,y gpp. Mgkn dh wkt ny gnti. Tp, Kl ad kwajiban qt ato hak org lain yg trganggu krn hilangny passion, maka qt hrus te2p lakukn kwjibanj. r
safitridisini: Paksain kecebur di hal tsb.Hoho
kika: Cari passion lain
e_rain: mencari tahu kenapa dulu bisa suka bgt sm hal itu. Bisa aja cuma imaji tak berdasar yg bikin kita ngawang2. Klo memang iya, brarti itu bukan passion kita yg sbenarnya mungkin, cm ksenangan sesaat
BangGanteng: cari passion lagi
phiolete: tidur aja Man…lupain sejenak
@byto: coba tarik diri dlu dr hal itu, temukan hal lain yg menyenangkan, lalu kembali. Pasti kangen
@fanther: mencari suasana yang baru atau merenung
@valentmustamin: aku ga pernah kehilangan passion terhadap apa aja. kayak apotik aja, 24 jam sehari :p
Dari semua jawaban-jawaban tersebut, bisa kita simpulkan beberapa hal, apa saja pilihan hal yang harus kita lakukan saat kehilangan passion kita:
- Kehilangan passion bisa terjadi karena jenuh, bosan, akibat rutinitas dalam menjalankan passion tersebut. Tinggalkan atau lupakan sejenak saja rutinitas tersebut, dengan melakukan hal lain, hingga akhirnya kita rindu lagi untuk kembali.
- Merenung lagi baik-baik, menganalisa apa yang sudah kita lakukan, mencari tahu mengapa bisa suka dengan hal itu, kemudian bertanya, “benarkah ini passion kita?”
- Mencari passion yang baru, yang benar-benar berbeda. Siapa tahu passion kita bukan di passion yang lama?
- Mengingat-ingat pengalaman pertama saat kita benar-benar gembira melakukan hal yang menjadi passion kita itu. Pengalaman pertama selalu menarik bukan?
- Memaksakan diri untuk tetap berada di situ, terutama kalau itu berhubungan dengan kewajiban kita terhadap orang lain.
Di antara pilihan-pilihan di atas, mana yang akan diambil pastinya sangat relatif, bergantung pada kondisi masing-masing. Saat teman-teman pernah kehilangan passion, pilihan mana yang teman-teman ambil? Atau adakah cara lainnya?
Sudahkah Teman-teman Menemukan “Lentera Jiwa” Kalian?
Posted by ilmanakbar
Secara nggak sengaja gw membuka website www.lenterajiwa.com berkat link yang gw buka lewat Plurk. Ini ngingetin lagi akan sesuatu yang pernah gw tulis sebelumnya: lakukanlah sesuatu mengikuti passion kalian, dan kalian akan mendapatkan hasil yang tidak kalian bayang-bayangkan.
Gw diingetin lagi saat mendengar lagu Nugie - Lentera Jiwa, bahwa kebahagiaan sejati dalam menjalani hidup hanya bisa kita dapatkan saat kita melakukan sesuatu yang merupakan kesukaan kita, sesuai hati nurani kita, sesuai passion kita, sesuai lentera jiwa kita!
Your time is limited, so don’t waste it by living someone else’s life - Steve Jobs
The worst days of those who enjoy what they do, are better than the best days of those who don’t” - E. James Rohn
What then is the right way to live? Life should be lived as play” - Plato
Choose a job you love and you will never have to work a day in your life” - Confucius
Work to become, not to acquire” - Elbert Hubbard
Talents are common, everyone has them - but rare is the courage to follow them” - (Unknown)
The decisions you make about your work life are especially important, since most people spend more of their waking lives working than doing anything else” - Laurence G. Boldt
Itu kalimat-kalimat para tokoh tentang passion alias lentera jiwa yang tertulis di websitenya Lentera Jiwa. Kalo buat gw sendiri, simpel aja: Dream + Passion = Sukses (Insya Allah). Gw alhamdulillah udah menemukan lentera jiwa gw itu sejak kira-kira 2 tahun lalu. Buat sahabat-sahabat gw mungkin udah tahu kalo lentera jiwa gw ada di dunia entrepreneur dan Internet.
Gw bener2 suka banget melakukan hal itu. Coba denger cerita gw tentang anakUI.com, saat gw pertama akan punya internet unlimited di rumah, tentang gimana gw terinspirasi dengan pendiri WordPress, tentang gimana gw percayanya akan mimpi-mimpi gw, cerita gw saat menjalankan usaha bernama Univind,
Jadi sahabatku sekalian, sudahkah kalian menemukan lentera jiwa kalian? Passion kalian? Sesuatu yang kalian cintai? Sesuatu yang membuat kalian tanpa dibayarpun akan tetap melakukan hal itu? Sesuatu yang kalian pikir adalah manfaat yang kalian bisa berikan untuk dunia? Kalo sudah, bersyukurlah
Kalo belum, tetaplah mencari, jangan stuck dengan apa yang kalian lakukan. Di video klip lentera jiwa, ditunjukin orang2 yang udah menemukan lentera jiwanya, dan bener2 ga nyambung antara dia dulu kerja/kuliahnya apa, dengan profesi dimana dia menemukan lentera jiwanya.
I’m convinced that the only thing that kept me going was that I loved what I did. You’ve got to find what you love. And that is as true for your work as it is for your lovers. Your work is going to fill a large part of your life, and the only way to be truly satisfied is to do what you believe is great work. And the only way to do great work is to love what you do. If you haven’t found it yet, keep looking. Don’t settle. As with all matters of the heart, you’ll know when you find it. And, like any great relationship, it just gets better and better as the years roll on. So keep looking until you find it. Don’t settle. Steve Jobs.
Cuma pengen sharing aja, sekaligus flashback buat gw sendiri. Tentang hal yang sering gw bilang saat gw ngobrol2 dengan mahasiswa baru kemarin, yaitu tentang apa aja yang udah gw lakukan dulu. Tentang gimana semua itu membentuk diri gw sekarang.
Gw alhamdulillah nemu lentera jiwa gw sekarang ini ga serta merta. Gw dulu, saat awal-awal masuk kampus, nyobain banyaaaak sekali hal.. Pada akhirnya, kira2 pada tahun 2007, gw menemukan impian sekaligus lentera jiwa gw sendiri.
Tahun 2005-2006 suka banget disain grafis vektor (cek karya2 gw di DeviantArt), terus awal 2006 mencoba ngeblog (ini blog gw pertama). Terus dari tahun segitu sampe menjelang lulus gw masih suka ngeband, megang bass meskipun setahun sekali di CGT. Terus saat gw diajak sahabat gw Kamal untuk gabung di Univind, usaha yang sekarang jadi hidup gw di awal 2006.
Terus sejak kenal blog dan dunia online, gw ga sengaja nyangkut ke blognya Pak Nukman tentang Internet Marketing, dan selalu gw baca. Dua hal inilah awal gw nemuin lentera jiwa gw :). Sejak itulah gw juga mulai ngenal dunia marketing, dan gw jadi suka baca-baca buku marketing. Juga baca-baca buku manajemen.
Tahun 2007-2008 gw juga semangat banget ngeBlog, yang terus gw tuangkan ke Ayo ngeBlog!. Juga ikutan lomba-lomba yang berhubungan dengan penulisan ilmiah kaya LKTM. Gw juga jadi suka banget ketemu sama banyak orang dan mengambil inspirasi-inspirasi dari mereka.
Kalo aktivitas di kampus, walaupun sebagian besar aktivitas gw dihabiskan di BEM Fasilkom, gw tahun kedua pernah nyobain kepanitiaan tingkat UI (Pemilihan Raya). Gw juga pernah menjadi anggota hampir di semua bidang di kepanitiaan2 Fasilkom (acara, perlengkapan, dekorasi, HPD, ketuanya juga
). Gw juga pernah nyobain jadi anggota FUKI, terus daftar Ristek juga.
Semakin ke akhir kuliah, gw semakin menemukan apa lentera jiwa gw. Akhirnya gw nggak memfokuskan diri ke disain grafis, cukuplah itu jadi hobi aja. Gw juga nggak memfokuskan diri ke musik, cukuplah itu jadi hiburan sehari-hari saja. Kalo menulis, cukuplah yang penting gw bisa menuangkan pikiran gw ke banyak orang lewat tulisan.
Akhirnya, bergelut di dunia entrepreneurship benar-benar dari bawah, serta dunia Internet (online marketing, media sosial, komunitas, dsb) yang berkembang pesat ini, itulah dua hal yang jadi lentera jiwa gw.
Dari semua itu gw cuma pengen bilang kalo lentera jiwa itu memang perlu dicari, ga serta merta turun dari langit seperti wangsit. Mungkin itu makan waktu hanya setahun, dua tahun, tiga tahun, atau bahkan puluhan tahun. Tapi kebahagiaan saat kita menemukan lentera jiwa kita, kebahagiaan saat kita bisa memberi manfaat banyak ke orang lain karena kita berada di jalur yang benar, itu mengalahkan semua itu. Saat kita berani membuat mimpi besar yang mungkin mustahil bagi orang lain. Lalu kita merasa bahagia saat menjalani proses menuju mimpi itu karena kita melakukan sesuatu sesuai lentera jiwa kita. Bahkan jika mimpi itu tidak tercapai pun, kita tidak akan pernah menyesal telah melakukan hal itu.
Jadi kawan, apakah kalian saat ini melakukan hal yang tidak sesuai dengan hati kalian? Mari sama-sama kita temukan lentera jiwa kita, dengan bergerak dan berusaha, dengan berdo’a, dan dengan keyakinan bahwa kita akan menjadi “kita yang sesungguhnya” saat sudah menemukan lentera jiwa kita.
Good Profile Picture will Bring Good Impression
Posted by ilmanakbar
There’s no reason why I suddenly write this post in english. I just want to write in english
And also, I don’t want to be narcisstic in this post..
I just want to share an insight I got.. It’s about a personal image.
As you know, we use pictures to represent ourselves in online world. We use profile pictures at Facebook, Twitter, YM, blog, avatar, and at another social media. People will make their own perception and judgement about us when they seeing our pictures. Before know more deeply about us, they simply see our picture to set their first impression.
Axe’s commercial tagline, “Kesan pertama begitu menggoda, selanjutnya terserah Anda” define how important a first impression is. So, do choose carefully your profile picture, make sure it will give good first impression about you, not bad first impression, or just a mediocre first impression.
My friends at my social network (Facebook, Twitter, Plurk) may aware that I changed my profile picture.. The pictures was taken when I spoke at Open Source University Meetup’s Software Freedom Day 2009 (my presentation slide could be seen or downloaded here). I intentionally asked my best friend, Asad Fatchul ‘Ilmi to take good pictures of me using his cool Canon DSLR.. And he did it!
From dozens good pictures of me, I picked the best one to be assigned as my profile picture.. I want to create an image that I’m a young entrepreneur and also a professional speaker, so I chose this one. Good composition, color, and pose of course, convinced me to choose this one.
What do you think of me after seeing this profile picture? Does this picture bring good impression? I’m I really cool :P? Am I bad-looking? Am I looked arrogant? Tell me what you think, please
The Out of Ordinary People Volume 2
Posted by ilmanakbar
Setelah dua bulan menunggu, akhirnya volume #2-nya dirilis juga.. mohon maaf buat yang nungguin ya.. *emang ada yg nungguin?* ![]()
Volume kedua ini adalah tentang kegiatan sosial dan perlombaan.. mudah2an ada inspirasi yang bisa diambil dari mereka yang diwawancarain di sini..
Dari tanggapan volume #1, kita mengimprove beberapa hal di sini.. dan alhamdulillah dapet bantuan tambahan personel
. terimakasih ya buat semua responnya dulu..
Tanpa panjang kata, silakan nikmati volume #2-nya ![]()
Oh iya, ini link yg kemarin: volume #1 Kepanitiaan - Organisasi
Link yang sekarang: volume #2 Kegiatan Sosial - Perlombaan
Mari Belajar Membuat Slide Presentasi yang Menarik
Posted by ilmanakbar
Buat yang masih mencari-cari cara untuk bikin slide presentasi yang menarik, ga membosankan dilihat, mudah2an dua slide ini membantu:
Yang berikut ini diambil dari Slide Tips: Empty space and slide design (by Garr Reynolds)
![]()
Terus ilmu dari slide ini juga menarik:
Coba deh dipraktekin, mungkin untuk presentasi tugas kuliah/sekolah di depan kelas, slide sidang skripsi, atau kalo teman2 diundang jadi pembicara, coba buat slide yang menarik seperti itu..
Oh iya, setelah slidenya menarik, jangan lupa dibawakan dengan menarik juga dong. Insya Allah saya bakal kembali dengan tulisan lainnya tentang pengalaman saya belajar presentasi
Ini kumpulan slide-slide presentasi yang pernah saya bawakan.
Menerima dan Membagi, Ambil dan Berikan, dari Mana Saja dan Kepada Siapa Saja
Posted by ilmanakbar
When you’re ready to learn, there will be teachers prepared for you. Diena Haryana, SEJIWA Foundation Director
Gw menemukan kalimat tersebut sangat bermakna dalam setiap titik dalam hidup gw. Rasanya kita sama-sama setuju bahwa seharusnya kita menjadi orang yang tidak pernah berhenti belajar. Belajar dari orang lain, entah itu lebih tua atau lebih muda dari kita, belajar dari alam ini, juga belajar dari pengalaman, kegagalan, maupun keberhasilan kita..
Tapi sayangnya, rasanya ada banyak orang yang mengidentikkan belajar dengan proses formal yang kita jalani di bangku sekolah hingga kuliah. Artinya pada saat sudah lulus dari pendidikan formal, kita sudah berhenti belajar. Padahal, seorang bijak dari abad pertengahan mengatakan, tuntutlah ilmu mulai dari buaian hingga liang lahat. Artinya kita ga boleh berhenti belajar. Ada juga orang yang (maaf) merasa sudah cukup senior atau dewasa, atau sudah cukup belajar tentang suatu hal, jadi dia berhenti belajar tentang hal tersebut.
dan hampir aja gw jadi orang kaya gitu.
Dulu, saat gw masih jadi ABG, umur SMP-SMA-awal kuliah gitu, gw suka banget baca buku pengembangan diri. Buku-buku tentang gimana caranya belajar yang efektif, bagaimana karakteristik manusia, bagaimana menjadi remaja/manusia yang efektif, apa itu EQ, dan sebagainya.
Saat gw masuk menjadi dewasa muda (young adult) yaitu pada masa kuliah tengah hingga saat ini, gw tidak terlalu suka membaca buku-buku pengembangan diri lagi, karena gw menemukan topik baru yang gw suka, yaitu tentang marketing, bisnis, entrepreneurship, dan Internet. Jadilah sepanjang 3 tahun terakhir gw kuliah, buku-buku tentang itulah yang banyak gw baca, bukan buku-buku pengembangan diri lagi.
Entah, gw ga yakin gw pernah mikir kaya gini apa nggak: gw udah cukup punya kapasitas diri sebagai manusia yang efektif, nggak butuh bacaan tentang pengembangan diri lagi, jadinya sekarang saatnya buat belajar hal-hal baru yang akan menjadi cita-cita gw. Dan pada titik itu gw sadar, dalam hal apapun, kita ga boleh berhenti belajar dan berpuas diri. Di sisi lain, kita harus bisa membagi sekecil apapun ilmu yang kita miliki kepada orang lain.
Jadi gw sangat percaya bahwa cara kita mensyukuri apa yang kita punya adalah dengan membaginya kepada orang lain. Tahu sendiri kan, kalo kita wajib mendermakan sebagian harta kita untuk orang-orang tidak mampu, harus mengajarkan ilmu yang kita punya kepada orang lain agar ilmu itu abadi, harus menggunakan kekuasaan untuk kebaikan banyak orang, dsb. Nah, gw sangat percaya bahwa gw harus membagi apa yang gw pikirkan, apa yang gw kerjakan, ide apa yang gw punya, kekurangan apa yang gw miliki, dan hal-hal lainnya kepada orang lain di sekitar gw.
Beberapa bulan terakhir, gw cukup dilanda kemalasan untuk membagi apa yang gw miliki kepada orang lain. Lebih spesifik lagi, gw sudah jarang berbagi inspirasi lewat blog ini. Setelah ikut GPP itu, gw jadi sadar bahwa gw harus membuka diri gw lagi untuk belajar dari orang lain. Tidak pernah ada satu sisi pun dari diri setiap orang yang sempurna, jadi tidak pernah ada kata cukup untuk belajar.
When you’re ready to learn, there will be teachers prepared for you.
Dan gw belajar dari seseorang inspiratif bernama Mada Mahadaya, seorang entrepreneur muda (err, beberapa lebih tua dari gw sih pastinya :P) yang gw sangat bersyukur bertemu dengan dia lewat seorang entrepreneur muda beneran (karena seumur ama gw). Ke depannya insya Allah perusahaan gw bakal kerjasama dengan perusahaan dia dalam pengembangan strategi online untuk Telkom Jakarta Selatan. Do’akan lancar ya, amiin..
Gw dikenalin sama Mas Mada oleh Arham, yg dia sendiri udah gw kenal sejak tahun 2007 lalu. Memang kita tidak pernah tahu di masa yang akan datang, apa efek dari membangun jaringan. Dan efeknya ternyata Alhamdulillah seperti ini.
Kemarin, gw ga sengaja masuk ke blognya dia yang lama. Saat lihat-lihat arsip tulisannya yang lama, ternyata dia rutin banget menulis inspirasi yang dia dapatkan, hal-hal positif yang dia lakukan, dan ilmu yang dia punya. Nggak banyak basa-basi, cukup intinya saja. Plus foto-foto kalau ada.
Gw jadi malu karena gw sekarang nggak melakukan itu lagi. Nggak membagi kesempatan2 maupun rezeki2 maupun hal2 yang gw ketahui yang bisa bermanfaat buat orang lain. Padahal tahun 2007-2008 gw cukup sering melakukan hal itu. Abis ngeliat blognya mas Mada, rasanya gw jadi semangat lagi untuk terus menulis, mengaktifkan blog gw lagi, untuk membagi hal2 yang gw yakin insya Allah bakal bermanfaat buat orang lain, ga peduli sekecil apapun manfaat itu. Jadi, cek blog gw secara berkala lagi ya..
Jadi, setelah menerima kita harus membagi, setelah mengambil kita harus memberi, setelah belajar kita harus mengajar, setelah terinspirasi kita harus membagi inspirasi tersebut. Dan apabila orang-orang di seluruh dunia saling membagi kebaikan dan hal-hal positif, ah, indahnya dunia
![]()
anakUI.com: The Story and Insights From Zero, to Infinity.. and Beyond!
Posted by ilmanakbar
Tulisan yang cukup panjang ini menceritakan anakUI.com, website komunitas mahasiswa UI yang gw rintis bareng2 sejak 2007. Tulisan ini menceritakan sejarah awalnya, proses perkembangannya, apa yang telah dicapai sekarang, dan inspirasi apa yang bisa dibagi (silakan klik masing2nya aja kalo capek baca tulisan panjang ini :D)
Ini semua bermula hampir 3 tahun lalu. Gw dan Kamal, dua sahabat yang memang suka diskusi satu sama lain, tiba2 mendapatkan ide untuk membuat sebuah website buat mahasiswa UI. Ide itu muncul kira2 pada akhir tahun 2006, karena kita ngeliat saat itu nggak ada sumber informasi di antara mahasiswa UI yang bener2 terpercaya dan up-to-date. Semua berita2 di kampus kita cuma tersebar dalam kelompok2 tertentu saja di mahasiswa, cuma terbatas di lingkungan jurusan/fakultasnya aja.. Website resmi UI ga bisa ngasih informasi apa2 tentang UI selain yang formal2. Website2 UKM dan organisasi mahasiswa yang saat itu belum banyak yang punya, nggak menyediakan berita tentang UI. Facebook dan Twitter saat itu belum dikenal, paling Friendster aja yang cukup rame, tapi tetep belum bisa ngasih informasi tentang UI.
Sebagai anak Fasilkom, alhamdulillah kita terbiasa membanjiri diri dengan informasi lewat Internet: buka detikcom, kaskus, dll-dsb, dan ngerasain manfaatnya. Oleh karena itu saat itu kita pengen anak-anak UI juga merasakan hal yang sama, dapet informasi tentang UI sebanyak-banyaknya. Pada masa itu (sampai sekarang juga), kita percaya bahwa keterbukaan informasi adalah salah satu cara menjadikan UI sebagi World Class University. Jadi perlu ada satu website yang memfasilitasi terjadinya sharing informasi di antara mahasiswa UI. Dan kita pengennya website yang bakal dibikin itu jadi milik bersama mahasiswa-mahasiswa UI.
Karena kita pengen bikin sesuatu untuk tingkat UI, tentu saja 2 orang anak Fasilkom nggak bisa ngelakuin apa-apa. Teruslah gw menghubungi beberapa temen deket gw di tiap fakultas, cerita tentang ide ini, meminta tanggapan dan pendapat mereka, dan tentu saja mengajak mereka apakah mau bantu merealisasikan ide ini. Alhamdulillah tanggapan mereka semua positif semua, mendukung adanya website mahasiswa UI ini.
Karena kita berdua bikin usaha bareng dengan temen2 Fasilkom yang lain (kelak, saat ini bernama Univind), kita memfloorkan ide ini ke temen2 satu usaha, karena kita berdua ga punya sumber daya yang cukup untuk memulai website ini. Kemudian diputuskanlah bahwa website ini merupakan produk perusahaan kita. Akhirnya, setelah beberapa bulan website ini nggak konkret karena hanya berupa ide saja, pada Agustus 2007 website tersebut diluncurkan, dengan nama anakUI.com.
From Zero, to Infinity.. and Beyond!
(Buzz Lightyear from Toy Story)
Dalam bulan-bulan awal masa penyebaran dan pengembangan ide ini, kita mikirin cukup banyak hal: bagaimana ‘bentuk’ website yang dibutuhkan sama anak UI? bagaimana website dibuat itu secara teknis? Bagaimana berita2 di website ditulis? siapa yang bakal nulis berita? bagaimana visi dan kelanjutan website ini bertahun-tahun kemudian?
Sempet pengen bikin survey dulu ke mahasiswa UI, untuk mengetahui gimana perilaku online mereka, dan website mahasiswa UI seperti apa yang mereka inginkan. Dari survey itu, gw berharap bisa bikin website yang bener-bener dimiliki dan disukai oleh anak-anakUI. Udah sampe bikin daftar pertanyaan kuesioner segala, tinggal dicetak dan disebar aja. Akhirnya nggak jadi, karena dirasa merepotkan.
Dulu itu konsep awalnya anakUI.com hanya sebuah situs berita tentang UI. Penulis-penulis beritanya direkrut mulai dari temen-temen gw di tiap fakultas. Pada masa itu, gw membayangkan bahwa ada penulis-penulis tetap (seperti wartawan) yang selalu menulis masing-masing setidaknya 2 kali seminggu. Pada masa awal itu, semuanya berjalan sangat formal. Temen-temen yang udah gw hubungin itu gw ‘perlakukan’ layaknya wartawan, gw kasih panduan untuk menulis di anakUI.com, di situ ada informasi apa itu anakUI.com dan seperti apa tulisan yang boleh/tidak boleh ditulis, bahkan ada kode etik jurnalistiknya segala. Bahkan gilanya, gw sempet bikin semacam hak dan kewajiban penulis di anakUI.com yang ditulis secara formal. Pokoknya semua berjalan dengan sangat formal, membayangkan bahwa anakUI.com itu udah seperti Detik.com.
Beruntung, seorang sahabat memperkenalkan gw tentang WikiMu.com, sebuah website berita berkonsep Citizen Journalism. Semua pengguna Internet boleh mendaftar dan menulis berita di WikiMu.com. Gw terus berpikir, kenapa nggak anakUI.com dibuat seperti itu aja? Akhirnya gw memutuskan mengubah total konsep situs berita dengan penulis tertutup menjadi anakUI.com yang citizen journalism. Semua orang boleh nulis di anakUI.com, tapi ditampilinnya setelah dilihat oleh Admin, untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.
Awalnya proses pendaftaran nggak dilakukan otomatis seperti sekarang ini. Saat itu, karena kita nggak mau ada anak luar UI yang mendaftar di anakUI.com, proses pendaftaran dilakukan secara manual. anakUI yang mau daftar menuliskan nama, email, dan informasi fak/jur/ang-nya di komentar, kemudian dibuatkan akunnya secara manual, kemudian informasi login tersebut dikirimkan secara manual. Beberapa bulan awal gw masih sanggup ngehandel manual seperti itu. Namun ternyata semakin banyak anakUI yang mendaftarkan dirinya lewat komentar, dan gw semakin kerepotan menghandel itu. Akhirnya gw membuat proses pendaftaran dilakukan secara otomatis dengan bantuan plugin WordPress.
Seiring berjalannya waktu, mulai banyak yang mengenal anakUI.com, dan gw pun mulai mengenal banyak dari mereka secara personal. Gw mulai mengenal dan membuka jaringan dengan temen-temen di UI. Dan alhamdulillah, kita memang nggak pernah tahu di awal apa manfaat dari silaturahim alias membuka jaringan. Setelah satu tahun lebih gw mengurusi anakUI.com sendirian, mulai dari urusan teknis, promosi, media partner, dan lain-lain, satu per satu ‘datang’ orang yang punya semangat dan passion lebih dari sekedar suka buka atau nulis di anakUI.com aja, dan bersedia membangun mimpi bersama di anakUI.com. Ada yang membantu gw urusan teknis di website, urusan media partner, keuangan, dan sampai sekarang alhamdulillah terus berkembang, menjadi sebuah tim yang bersemangat untuk menyebarkan manfaat lewat anakUI.com.
Seiring berjalannya waktu, berdasarkan ide-ide bersama dari teman-teman yang mendukung anakUI.com, satu per satu anakUI.com berkembang. Dari yang perubahan fisik/teknis seperti ganti themes yang lebih bagus, membuat blog aggregator anakUI, anakUI.com versi hape, perubahan cara promosi seperti memanfaatkan Facebook Fanpage dan Twitter untuk mencapai anakUI yang lebih luas, perubahan aktivitas non teknis seperti menerima kerjasama media partner, mengadakan gathering/kopi darat untuk mengumpulkan anakUI yang aktif di anakUI.com, menerima pemasangan iklan untuk memastikan anakUI.com tetap hidup, dan hal-hal lainnya kecil maupun besar yang telah membuat anakUI.com lebih bagus, bermanfaat, dan aktraktif daripada sebelumnya.
Satu milestone yang cukup penting dalam perkembangan anakUI.com adalah pada saat proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Kewirausahaan untuk melaksanakan program periklanan di anakUI.com tembus dibiayai Dikti dan mendapat pembiayaan sebesar 5 juta rupiah. Uang modal tersebut membuat perkembangan anakUI.com sejak bulan April-September 2009 alhamdulillah drastis. anakUI.com bisa bagi-bagi kaos sebagai reward bagi anak-anakUI, bisa pindah hosting yang lebih bagus lagi, dan bisa mengadakan kompetisi kecil-kecilan dengan hadiah utama yang cukup lumayan, iPod Shuffle :).
Sampai sekarang, banyak hal yang telah terjadi di anakUI.com. Ini kondisi anakUI.com dalam angka sekarang, berdasarkan presentasi anakUI.com di gathering sekaligus buka puasa anakUI.com tanggal 11 September yang lalu.
- 3.400++ Member
- (rata2 nambah 131 anggota/bulan)
- 486 tulisan
- (rata2 19 tulisan/bulan)
- 124 anggota yang nulis
- (rata2 4 tulisan per orang)
- 20.000+ kunjungan per bulan
- 45.000+ halaman dibuka per bulan
- 4.686++ Komentar
- 486 tulisan
- (rata2 10 komentar/tulisan)
- (rata2 180 komentar/bulan)
- (rata2 9,6 komentar/tulisan)
- 1,791 different nicknames in comments
- Yang nulis tulisan terbanyak
- iLm@N (78)
- Admin anakUI.com (53)
- Muchdlir Zauhariy (18)
- ardisragen (17)
- Dwi Aryanto (14)
- ramadoni (13)
- crliquid (10)
Lebih lengkap lagi insya Allah menyusul setelah slide presentasi selesai diupload.
Dua tahun anakUI.com berjalan, banyak insight yang bisa diambil. Bukan dari hasilnya, tapi dari prosesnya. Ini beberapa kesimpulan insight yang bisa gw bagi, mudah2an bermanfaat.
Insight pertama, tentang passion. Dulu ada masa-masa dimana nggak ada tulisan yang masuk dan bisa diupdate. Ada masa-masa dimana nggak ada komentar masuk merespon tulisan-tulisan yang ada. Ada masa-masa dimana sepertinya anakUI.com itu stuck nggak ada perubahannya. Alhamdulillah gw nggak nyerah karena passion gw emang ada di sini. Alhamdulillah temen2 yang mendukung dan selalu ngasih masukan juga membantu passion tersebut tetap tinggi. Mimpi gw pribadi serta mimpi bersama sahabat-sahabat gw yang ada di belakang anakUI.com selalu menerbitkan harapan bahwa anakUI.com akan menjadi lebih dan terus lebih baik lagi. Dan alhamdulillah, passion kita telah membuahkan hasil, sedikit demi sedikit.
Insight kedua, tentang berbagi ide. Dari pengalaman ini, gw mempelajari bahwa setiap orang yang memiliki ide (idea generator, kalo bahasa gw), hampir nggak mungkin mencapai ide atau impian (apalagi yang besar) seorang diri. Kalo temen2 punya satu ide, bagi sebanyak2nya dengan orang lain, dengarkan feedback dari mereka. Gw telah membuktikan benar apa yang dibilang Matt Mullenweg sang WordPress founder: “..don’t be scared to share your idea, tell a lot of people, so you could get feedback about it..”.
Jangan takut ide kalian dicuri oleh orang lain. Kaya yang dibilang oleh Matt juga, yang punya ide orisinilnya pasti punya passion jauh lebih tinggi daripada yang punya ide tersebut setelah mendengar dari kita. Dan sejauh ini, hal itu memang benar adanya. Selama 2 tahun ke belakang ini, sudah ada 2 website sejenis anakUI.com yang dibuat oleh anakUI lainnya (yang pembuatnya kemudian gw kenal baik), dan alhamdulillah yang berjalan sampai sekarang ya anakUI.com ini :). Sejak masih berupa ide, baru dimulai, saat berkembang, dan akan seterusnya, anakUI.com selalu minta masukan dengan anak-anakUI. anakUI.com yang ada sekarang ini adalah hasil kolaborasi ide ratusan orang selama dua tahun ke belakang secara kumulatif. Berkembang karena feedback dan ide bersama dari anak-anakUI, dan akan terus terbuka terhadap semua ide di tahun-tahun ke depan.
Oh iya, satu hal lagi tentang berbagi ide. Saat orang lain mendengarkan ide-ide kalian, kemudian ada yang memberi tanggapan lebih dari sekedar, “wah, keren idenya!”, “ooo.. gitu toh..”, mungkin orang itu adalah salah seorang yang memiliki ide serupa yang bersedia membantu kita mewujudkan ide tersebut. Kalo orang tersebut bertanya-tanya lebih jauh tentang ide tersebut, bahkan sampai memberi masukan yang brilian, sangat mungkin itu adalah calon partner kerja kita mewujudkan suatu ide. Langkah berikutnya tinggal ngobrol lebih jauh dengan orang tersebut aja, sharing2 tentang ide bersama, dan bertanya apakah ia mau menkonkretkan masukan yang dia pernah katakan. Lalu buat sebuah target yang ingin dicapai bersama tentang ide itu, lalu mulailah berpartner untuk mewujudkan target itu. Di masa nanti, kita baru sadar betapa berharganya dia dalam mewujudkan ide kita.
Insight ketiga adalah tentang memulai dari hal yang sederhana. Pengalaman gw membuktikan satu prinsip di bisnis: luncurkan sekarang, kembangkan nanti. Mulailah ide itu dari hal yang sederhana, tidak muluk-muluk, lalu kembangkan sedikit demi sedikit sambil jalan. Berhasil mencapai target yang sederhana akan menyemangati kita untuk menyelesaikan target yang lebih besar lagi. Bayangkan kalo dulu jadi dilakukan survey dulu sebelum anakUI.com buat, bisa2 makan waktu 2 bulan sendiri buat survey dan udah keburu males buat memulai anakUI.comnya. Bayangkan kalo dulu masih ribet2 pake kode etik jurnalistik atau hak dan kewajiban segala, terus penulisnya masih nggak terbuka karena dipilih satu-satu, bisa nggak secepat ini pertumbuhannya. Jadi, mulai dari hal yang sederhana dulu, dan kembangkan lebih jauh nanti, setelah ada tim di belakang kita.
Insight keempat, yang paling penting menurut gw, adalah tentang impian. Buat semua yang nggak percaya tentang kekuatan mimpi (disertai hasrat dan determinasi untuk mewujudkannya), inilah satu bukti lagi tentang mimpi yang jadi nyata. Gw berani bilang, bahwa anakUI.com yang ada saat ini, Alhamdulillah, adalah anakUI.com yang diimpikan 3 tahun lalu. Dulu gw pernah menulis di satu dokumen bahwa visi anakUI.com ke depan itu ada 2: 1) menjadi komunitas mahasiswa UI di Internet, atau 2) menjadi Unit Kegiatan Mahasiswa. Mimpi yang tercapai tidak dua-duanya, karena Allah memberi jalan untuk mewujudkan impian yang terbaik, yaitu impian yang pertama, menjadi sebuah komunitas. Kita telah jadi satu komunitas, iya kan ya?
Bahkan Allah memberi lebih. Dulu gw nggak membayangkan bahwa akan banyak sahabat yang membantu mewujudkan mimpi ini. Nggak membayangkan bahwa bisa jadi media partner kegiatan anak-anakUI. Nggak membayangkan bahwa anakUI.com bisa self-funding. Dan lainnya. Dulu gw cuma membayangkan anakUI.com yang jadi media pertukaran informasi anak-anakUI. Cuma itu. Dan gw sangat bersyukur sekali Allah memberi lebih, dan berterimakasih sekali untuk teman-teman yang telah membuat mimpi ini jadi nyata.
Setelah satu mimpi tercapai, saatnya sekarang kita menata mimpi itu kembali. Menaikkan mimpi itu satu tingkat lebih ke atas. Agar pada waktunya nanti, mimpi tersebut akan menjadi nyata, kemudian ditata lagi dan ditinggikan lagi, tercapai lagi, ditinggikan lagi, karena yang membatasi pencapaian kita hanya umur dan imajinasi kita
![]()
promosi boleh dong: jadi fans anakUI.com Facebook Fanpage dan follow Twitter-nya ya
Jangan Lupakan Apa yang Pernah Dikatakan
Posted by ilmanakbar
Tahukah teman-teman kalo gw ini adalah seorang evangelis sejati? Evangelis dalam arti gw sangat suka mengajak atau minimal membagi informasi kepada orang lain, tentang sesuatu yang gw pake, gw dapatkan, gw lakukan, atau gw pikirkan, yang hal itu sangat bermanfaat buat gw, atau bahkan yang gw nggak suka. Maksudnya, gw ga kepengen seneng sendiri dapet hal bermanfaat tentang hal itu, gw pengen orang lain pun tahu apa yang kira2 juga bermanfaat buat mereka.
Contohnya misalnya, pengalaman oke gw sama Acer. Tentang TelkomSpeedy juga di sini, atau tentang Es Teler 77 yang mahal, atau , pengalaman belanja online pertama kali, dan masiiih banyak lagi..
Begitu pula dalam hal-hal atau aktivitas bermanfaat. Apa yang gw seneng dan semangat buat lakukan dan insya Allah gw yakinin manfaatnya, gw cukup sering juga menulis tentang hal itu di blog gw atau di media sosial lain kaya Facebook/plurk. Alasannya cukup simpel, dengan menulis itu, gw kepengen bisa terus melakukan hal bermanfaat itu. Pernah denger istilah “no action talk only” kan? Intinya gw ga kepengen NATO, mengatakan apa yang nggak gw lakukan. Dengan menulis itu, ibaratnya gw udah ngajak orang lain buat melakukan hal yang sama dengan itu, jadi sangat nggak lucu kalo gw yang ngajak, gw yang nggak ngerjain hal itu.
Banyaaak banget hal seperti itu yang pernah gw lakukan dan kemudian gw tulis karena gw pengen berbagi. Dari sholat duha, asyiknya menulis di blog sampe gw bikin blog yang ngajakin orang buat ngeblog, menjadi entrepreneur, mengorganisir kehidupan, atau juga banyak inspirasi yang gw dapatkan dari yang ada di sekeliling gw (saking banyaknya inspirasi yang gw dapatkan dari orang lain).. Pada masa itu, gw sangat semangat untuk melakukan hal-hal tersebut, sangat terinspirasi, dan berharap bisa melakukan hal itu secara konsisten, selamanya..
Namun sayang, gw gagal. Gw gagal karena faktanya gw di kemudian hari telah meninggalkan banyak aktivitas tersebut. Melupakan inspirasi hebat yang pernah didapatkan di sekeliling gw.. Banyak di antara hal-hal bermanfaat tersebut yang gw tinggalkan, karena satu dan lain hal. Rasanya, yang masih tersisa dan masih sering gw tulis itu adalah tentang semangat. Semangat untuk melakukan hal-hal positif, semangat dalam menjalani hidup, dan bersemangat untuk menjadi lebih baik lagi.. Masa sih yang gw punya dan gw lakukan sekarang cuma semangat?
Akhirnya, tulisan ini gw tulis untuk mengingatkan diri gw bahwa gw terbukti telah melalaikan banyak waktu gw dengan mengerjakan hal-hal yang kurang manfaatnya, dibandingkan setidaknya dengan apa yang pernah gw tulis dulu itu. Atau mungkin Allah memberi hidayah pada gw untuk melakukan hal-hal yang lebih besar manfaatnya dibandingkan aktivitas-aktivitas tersebut? (kecuali Sholat Dhuha, ga ada yang bisa menggantikan sholat itu)
A Tribute to Paolo Maldini
Posted by ilmanakbar
Malam ini, Minggu 24 Mei 2009, adalah pertandingan spesial bagi Paolo Maldini, karena di pertandingan antara AC Milan vs. AS Roma inilah, Maldini akan menjalani laga terakhirnya bersama AC Milan di hadapan publik Milan, di stadion Giuseppe Meazza, San Siro, Milan. Bukan pertandingan terakhirnya sebenarnya, karena minggu depan ia masih mungkin bermain untuk benar-benar yang terakhir kalinya di stadion Firenze, dalam laga tandang melawan Fiorentina. Tapi yang pasti, musim ini adalah musim terakhir Paolo Maldini, karena pemain berusia 41 tahun ini (lahir 26 Juni 1968) akan pensiun menjadi pesepakbola profesional.
Ia akan pensiun dengan meninggalkan banyak sekali kehormatan dan kebanggan bagi dirinya sendiri, AC Milan, klub yang dibelanya sejak berusia 16 tahun hingga saat ini belum pernah pindah klub, dan tim nasional sepak bola Italia, karena Maldini telah menjadi sebuah legenda.
25 tahun setia membela AC Milan dan memberikan 7 kali juara Serie-A, 1 Copa Italia, 1 Piala Super, 5 juara Champions, 5 juara UEFA, 1 juara Piala Dunia Antar Klub, dan 2 juara Interkontinental, plus saat ini memegang rekor caps (penampilan bersama tim nasional) terbanyak, beserta sederet prestasi lainnya di lapangan. Plus, dia tidak pernah membuat masalah di luar lapangan (seperti mabuk-mabukan, mempermainkan wanita, dll), sekaligus seorang ayah dan suami yang baik. Itulah mengapa Maldini saat ini dianggap lebih dari sekedar pesepakbola; ia adalah seorang figur yang layak diteladani, seorang legenda. Dalam semua hal, saya sangat sependapat dengan tulisan ini. Tidak heran banyak orang yang memujinya dan kagum dengan sepak terbangnya selama 25 tahun menjadi pesepakbola profesional.
Seperti ribuan (mungkin jutaan?) orang di seluruh dunia yang menjadi fans seorang Maldini, gw pun demikian. Namun, tahukah teman-teman, kalo gw sudah menjadi fans seorang Paolo Maldini sejak 15 tahun lalu? Dan sampai sekarang, kekaguman dan kesalutan gw ke Maldini belum berubah, bahkan makin bertambah..
Gw memiliki semacam ikatan emosional dengan Maldini, karena 15 tahun lalu, saat gw berusia 6 tahun, gw pernah membaca profilnya di Majalah Bobo.. Gw ga yakin apakah saat itu gw udah ngerti tentang sepak bola, namun Maldinilah yang saat itu lekat di pikiran gw sebagai salah satu pesepakbola kelas dunia yang gw kenal pertama kali.. Artikel Bobo itu keluar beberapa saat setelah Piala Dunia 1994 berakhir (dengan Italia menjadi juara 2)..
Sampe sekarang gw ga akan lupa kalo artikel tersebut menyebutkan bahwa Maldini adalah pemain terbaik dunia versi World Soccer Magazine, sementara hampir semua yang mendapatkan gelar tersebut adalah seorang striker.. Setelah beberapa belas tahun berlalu, gw menemukan perkataan lengkapnya yang sangat rendah hati setelah mendapatkan gelar tersebut:
It’s a great honor for me to know that so many people consider me so highly. It’s a particular matter of pride because defenders generally receive so much less attention from fans and the media than goalscorers. We are more in the engine room rather than taking the glory. I must admit that, for me, 1994 was the peak of my career so far. For any player to win the Champions Cup or to play in the World Cup Final would be enormous single matter of pride — but I was fortunate enough to be able to experience both those pinnacles of the game within a matter of weeks. Of course, whatever success I may have achieved is not merely down to my own credit. There are other people and influences on my career it would be only fair to acknowledge.
Everyone always asks me about my father, Cesare, who captained Milan to their first Champions Cup victory in 1963 and is now our national under-21 coach. But I don’t really remember him as a player. I played under his instructions in Milan youth teams when I was a boy but really I learned more from him about being a man, about a correct attitude to the game, than from a technical point of view.
Then, there has been my captain and colleague Franco Baresi. In my opinion he has received far too little recognition for his influence within the club and within Italian and international football. He is the man of few words but ‘talks’ instead through his deeds out on the pitch. He really deserves to receive the sort of award I have received from World Soccer. But … thank you again!
Setiap orang akan dikenang oleh orang lain atas perbuatan baiknya, manfaat yang diberikannya, serta inspirasi yang ditunjukkan. Maldini telah menunjukkan itu semua kepada seluruh dunia, khususnya bagi seluruh pemain sepak bola serta para fansnya.
Jika gw boleh menyimpulkan beberapa inspirasi yang gw dapatkan dari sesosok Paolo Maldini, gw mendapatkan:
- Loyalitas dan dedikasi, ditunjukkan oleh 25 tahun pengabdiannya pada AC Milan, tanpa pernah sekalipun berganti klub.
- Kerendahhatian, dia tidak sombong, dia mengakui bahwa apa yang ia capai tidak akan dapat dia capai sendirian
- Kerja keras, dapat bermain sepak bola di level tertinggi sampai usia 41 tahun adalah sesuatu yang sangat jaraaang dapat diraih pesepakbola lain.. Kondisi fisik prima ini pasti didapat dari kerja keras Maldini menjaga kondisi tubuhnya
- Fokus, hidupnya didedikasikan untuk sepak bola, dan itulah yang menyebabkan ia mampu memberikan banyak gelar bagi AC Milan
- Tubuh harus dirawat, kalo ga salah, Maldini itu pernah menjadi seorang model, ga heran ia murah senyum, gagah, wangi, rapih, dsb dsb (ini nih, sesuatu yang jarang gw perhatiin, hehe)
Jadi, dengan penuh rasa hormat dan bangga atas semua yang telah kau lakukan dan berikan, kami mengucapkan Addio, il Capitano! (selamat jalan, kapten!)
PS: pantesan gw ngerasa dejavu, ternyata gw pernah nulis tulisan sejenis kaya gini tahun lalu (saat itu di www.ilmanakbar.com).. dan karena inilah gw memutuskan untuk meng-import semua tulisan lama di www.ilmanakbar.com ke sini.. tunggu ya..
Tiga Minggu yang Menakjubkan (bag.2): Persiapan Maksimal, Berikan yang Terbaik!
Posted by ilmanakbar
NB: kalo ada yang belum baca bagian sebelumnya, baca dulu ya: Tiga Minggu yang Menakjubkan (bag.1): Dimulai dari Proses Seleksi Mapres Tingkat Fasilkom
Ya udah deh, singkat kata, dari hari Kamis itu gw kerjain dua hal: revisi karya tulis dan ngerapiin CV plus nyari bukti2 pendukung CV. Namun proses pengerjaan karya tulis ini bener2 stuck, gw ga ada ide hingga Jum’at pun ga selesai. Apalagi karya tulis yang gw bikin kemarin itu benar-benar tidak OK, jadi gw harus mengubah banyak bagian dari karya tulis gw supaya lebih memenuhi syarat minimal untuk diajukan buat di UI. Alhamdulillah Pak Adila minta pengunduran dan diperbolehkan, dan sepanjang weekend itu gw pun ngerjain karya tulis dan ngerapiin dan nyari2 bukti buat CV. Alhamdulillah, dengan bantuan masukan ide dari Mahen, Pak Adila, Mbak Putu, dan Pak Harry, akhirnya karya tulis dan CV plus bukti2nya selesai juga dikumpulin.
Spesial tentang karya tulisnya, rasanya hampir 80% dari karya tulis yang lama (yang buat tingkat Fasilkom) dirombak hingga jadi yang baru dikumpulin di UI seperti ini. Pembahasan dirombak hampir total, banyak bagian yang dihilangkan dan ditambahkan, tujuan diganti, latar belakang disesuaikan dan diubah pendekatan masalahnya, plus nyari2 berbagai data baru buat memenuhi perubahan ini. Alhamdulillah ya Allah, berkat bantuan dari orang2 yang gw sebut tadi, jadi juga karya tulisnya, dan alhamdulillah gw ngerasa seneng dan puas aja dengan karya tulis gw yang ini.
Setelah karya tulis dan CV beres dikumpulin, waktunya melakukan persiapan buat presentasi dan bahasa Inggris. Sejak ngumpulin karya tulis dan CV hingga proses seleksi tingkat UI yang dilakukan tanggal 13-14 Mei 2009 kemarin, alhamdulillah ada waktu sekitar tiga minggu kurang buat persiapan.
Format tes bahasa Inggris di tingkat UI-nya itu adalah impromptu speech. Jadi kita ngambil dua topik secara acak on the spot, terus milih salah satu yang lebih disukai. Kita punya waktu 2 menit buat mikir apa yang mau diomongin, sebelum kemudian ngasih speech tentang topiknya dalam waktu 5-7 menit. Kemudian ditanyain oleh dua orang kontestan lainnya. Jurinya diem aja, cuma nilai kita. Alhamdulillah format topiknya itu adalah “setuju atau tidak setuju”, sehingga memudahkan untuk berpikir, karena tinggal cari alasan (minimal 3) kenapa kita setuju/tidak setuju mengenai pernyataan itu.
Seperti gw ceritakan sebelumnya, bahasa Inggris adalah kelemahan gw, jadi gw bener2 pengen perbaikin hal itu supaya bisa perform yang terbaik. Gw pun minta bantuan Jonathan, yang emang udah terbukti gape Inggrisnya :D, buat ngelatih gw bahasa Inggris. Alhamdulillah beliau mau, dan gw pun 3 kali (eh, apa 2 kali ya?) latihan bareng dia. Gw juga beberapa kali latihan ngomong sendiri dan direkam, dengan topik yang kira2 bakal keluar nanti, minta masukan dari Jo dan Mahen. Dengan rekaman ini, gw bisa denger apa kekurangan gw. Dan gw juga ngasih denger rekaman ini ke Jonathan pada latihan berikutnya, supaya dia bisa ngasih feedback.. Kalo ditotal, ada 12 kali gw ngerekam latihan speech gw sendiri, belum lagi ditambah beberapa lagi yang ga direkam waktu latihan sama Jo, dan apa yang gw omongin waktu di atas motor pas pulang-balik rumah-kampus.
Alhamdulillah, pas hari-Hnya, gw ngerasa semua yang dilatih bareng Jo, bermanfaat semua! Sayang nggak direkam jadi ga tahu gimana performancenya (tapi kata pak adila sih kekurangan utama bahasa Inggris gw ada di fluency), tapi gw ngerasa pede dan seneng banget pas ngasih speech. Hampir semua saran dari Jo udah diimplementasiin: percaya diri aja, maksimalin golden minute buat menarik penonton, struktur AREL (Assertion, Reason, Example, Linkback, betul kan?), sign posting, good intonation, biarkan ngalir, dan beberapa lainnya yang kelupaan. Btw, kemarin dapetnya topik tentang “Apakah Golkar harus jadi partai oposisi daripada jadi partai pemerintah”, dan alhamdulillah ngerasa seneng karena topiknya gw cukup ngerti.
Terus, mengenai persiapan presentasi. Persis sama seperti cerita gw tadi, gw pengen banget ngasih presentasi yang terbaik. Selain buat pembelajaran diri gw sendiri karena gw pengen jago presentasi seperti Steve Jobs, sejujurnya gw ngerasa inilah kekuatan utama dalam diri gw, jika dibandingkan dengan yang lainnya (bahasa inggris, CV, makalah). Jadi, gw harus perform sebaik-baiknya buat diri gw sendiri, buat Fasilkom, buat temen-temen yang nonton, dan buat UI tentunya.
Jadi, slide gw usahain selesai secepat mungkin, supaya lebih banyak waktu buat latihan presentasi. Oh iya, cara gw latihan presentasi itu adalah dengan sendirian dalam suatu ruangan, megang remote (eh, HP ding) bluetooth sebagai alat bantu gw ganti-ganti slide, terus ngomong sendiri aja dan direkam di laptop seakan-akan sedang presentasi, sambil ngeliat laptop dan ganti-ganti slide presentasi. Dengan rekaman ini, gw bisa ngevaluasi suara gw, mana yang kurang lancar, penjelasan apa yang seharusnya dikeluarkan pada satu slide, mana bagian yang gw pikir adalah ice breaking, dll.. Yang paling penting adalah buat ngukur waktu.. Jadi kalo waktunya udah kelewatan dari yang seharusnya, gw harus motong bagian2 yang menurut gw terlalu berbasa-basi.
Walaupun menurut gw slide presentasi gw udah jadi dan bagus, tapi begitu gw kirim ke Mahen, dia punya beberapa feedback tentang itu. Terus gw perbaikin lagi menurut masukan Mahen itu. Terus gw latihan lagi dengan slide yang baru beberapa kali. Terus pada hari Sabtu 9 Mei 2009, Mahen ngajak gw buat latihan di depannya, supaya dia bisa ngasih masukan nggak cuma buat slide, tapi juga tentang sikap gw saat presentasi. FYI, Mahen itu tahun lalu urutan pertama dalam presentasi makalah, jadi bener-bener tepatlah kalo gw berguru padanya dalam hal ini. Dari latihan di depannya itu, dia ngasih beberapa masukan tentang isi slide dan cara gw berpresentasi.
Abis gw ubah lagi sedikit dari slidenya, ternyata masih belum selesai juga! Hari Selasa 12 Mei 2009, gw gladi kotor presentasi di depan Pak Yugo dan Pak Adila, di ruang rapat besar gedung A lantai 2. Ternyata saudara-saudara, slide gw masih belum cukup oke, karena Pak Yugo dan Pak Adila masih ngasih cukup banyak masukan tentang slide presentasinya dan cara gw presentasi.. Malem itu gw coba rapih2in berdasarkan masukan tadi. Dan pada akhirnya, slide versi final benar-benar selesai pada H-1, yaitu tanggal 13 Mei malam. Sebelum pulang ke rumah, gw mencoba slide versi final ini, untuk mem-fix-kan apa yang pengen gw bawain besoknya. Oh iya, total rekaman presentasi gw ada 12 file, jadi gw setidaknya udah latihan sebanyak 12 kali.
Dan esoknya gw pun tampil. Ga tahu bagaimana penilaian dewan juri, tapi alhamdulillah gw merasa sangat senang dan PD membawakannya. Ya, latihan memang membuat gw lebih siap, lebih tenang, dan lebih PD. Ditambah lagi dengan masukan-masukan mengenai slide presentasi gw, yang memang bener, alhamdulillah menjadikan slide gw lebih baik dari yang waktu gw bikin sendiri. Ga tahu apa penilaian dari para penonton, tapi inilah presentasi terbaik yang bisa gw persembahkan, dan gw sangat enjoy waktu membawakannya.
Oh iya, gw pengen cerita mengenai apa motivasi dan keinginan gw pada seleksi Mapres tingkat UI ini. Awalnya, jujur aja gw ngerasa cukup terbebani buat ngasih yang terbaik, karena gw mikir bahwa ini adalah sebuah kompetisi yang membawa nama masing-masing Fakultas, dan gw ngebawa nama fakultas gw tercinta ini. Tapi akhirnya, setelah ngobrol beberapa kali dengan Mahend, latihan dengan Jo, dan ngobrol2 dengan Pak Adila, dan mendengarkan banyak semangat dan dukungan dari teman-teman gw, ternyata gw ga perlu ngerasa terbebani. Yang penting berikan yang terbaik, bisa ngejalaninnya dengan senang, dan yang penting buat dikalahin itu bukannya mapres-mapres fakultas lain, tapi justru diri kita sendiri aja. Alhamdulillah, dengan kesempatan ini gw jadi punya kesempatan mengenal orang-orang yang se-UI yang bisa dijadikan sumber inspirasi lagi. Nothing to lose, but something to win.
Dan itulah hal terbaik yang bisa gw berikan untuk diri gw sendiri, untuk Fasilkom dan untuk UI, dan untuk teman-teman semua.
bersambung, insya Allah
daftar lengkap seri Tiga Minggu yang Menakjubkan:
Go Abroad! Luaskan Pandanganmu! Gapai Impianmu!
Posted by ilmanakbar
Perumpamaan teman yang shalih dengan yang buruk itu seperti penjual minyak wangi dan tukang pandai besi. Berteman dengan penjual minyak wangi akan membuatmu harum karena kamu bisa membeli minyak wangi darinya atau sekurang-kurangnya mencium bau wanginya. Sementara berteman dengan pandai besi akan membakar badan dan bajumu atau kamu hanya akan mendapatkan bau tidak sedap. (hadits)
Bagaimana gw nggak bersyukur banget coba, gw punya temen-temen deket yang di usia mudanya aja udah berhasil mencapai hal-hal menakjubkan dalam hidup mereka. Gimana nggak terinspirasi coba, kalo mereka sudah bisa menjejakkan kaki di belahan bumi lainnya, dan gw belum. Padahal umur kita sama.
Mulai dari temen SMA yang seangkatan sama gw, yang pada pergi ke Jepang: satu orang udah ngelepas kuliahnya di Teknik Kimia ITB untuk kuliah di Jepang karena dia dapet beasiswa Monbusho. Satu lagi dari abis lulus udah kuliah di Jepang karena dapet Monbusho juga. Satu lagi juga baru kemarin berangkat ke Jepang selama satu tahun untuk kuliah pertukaran pelajar di sana.
Yang lebih-lebih menginspirasikan gw lagi adalah temen-temen deket gw di Fasilkom angkatan gw. Tiap hari mereka sehari-hari main bareng gw (emangnya bocah, main bareng, hehe :-P), jadi kira-kira ya gw tahulah mereka sukanya mainan apa :-D, tapi mereka udah bertaburan pergi ke luar negeri karena prestasi mereka. Cool, eh?
Inilah mereka: satu orang sudah pernah pergi ke Italia waktu SMA untuk pertukaran pelajar AFS. Satu orang lagi baru dari Nanyang Technological University (NTU) untuk pertukaran pelajar selama satu semester, akhir 2008 lalu. Satu orang pernah diundang ke Malaysia untuk mempresentasikan papernya. Dua orang saat ini sedang menjalani pertukaran pelajar di Universiti of Malaya, Malaysia, dan ga lupa jalan-jalan ke Singapura. Satu orang sudah pernah ke Singapura dan Arab Saudi, dan setelah lulus insya Allah akan berangkat ke Jepang lalu ke Arab Saudi lagi untuk menyelesaikan studi S2nya, dapet beasiswa full dari KAUST. Satu orang lagi akan berangkat besok ke Amerika selama 2 bulan karena mendapatkan beasiswa IELSP. Belum lagi yang pergi ke Singapura untuk ikutan lomba programming.
Plus satu orang lagi, bukan anak Fasilkom, tapi temen deket gw juga, yang bakal ikut program profesi keperawatannya selama satu tahun di Jepang.
Cool, isn’t it? Nggak, nggak cool, tapi freaking inspiring! Sampe gw suka mikir, apa jangan-jangan gw salah milih temen ya, udah pada pernah keluar negeri semua tapi gw nggak :-P.
Apakah gw ngiri? Hmm, karena ini dalam kebaikan, ngiri boleh dong ya? Mungkin gw nggak akan keluar negeri pada saat gw jadi mahasiswa, karena insya Allah gw tinggal beberapa bulan lagi menyandang status mahasiswa dan ga ada rencana buat keluar negeri dalam waktu dekat ini. Tapi gw yakin, Insya Allah suatu hari nanti gw akan keluar negeri, minimal satu kali (haji). Mungkin gw keluar negeri untuk bulan madu, mungkin untuk kuliah S2, mungkin untuk meresmikan anak perusahaan gw di luar negeri, mungkin untuk menghadiri konferensi businessman internasional, mungkin diundang ngisi seminar atau kuliah umum, mungkin ngasih keynote speech peluncuran produk perusahaan gw, mungkin ngasih speech pada wisuda (kaya speech-nya om Steve Jobs yang sangat menginspirasikan di sini), mungkin untuk melakukan deal-deal bisnis, mungkin untuk ketemu temen lama, atau mungkin gw meninggal di luar negeri? Bumi Allah ini sangat luas, dan gw ga bakal ngelewatin kesempatan untuk memperluas wawasan gw. Suatu hari nanti, gw akan menyusul teman-teman gw yang sudah pernah keluar negeri, Insya Allah, amiin..
Dan sembari nunggu “suatu hari nanti”, gw akan terus mengambil inspirasi dari kalian. Deket-deket penjual minyak wangi, bakal jadi wangi juga. Deket-deket calon orang sukses, insya Allah bakal jadi sukses juga :D. Thanks for inspiring me, guys.
Lakukan dengan Passion, Hasrat, dan Cinta
Posted by ilmanakbar
Gw sedang cukup semangat sekarang, dan gw rasa gw harus membagi semangat gw yang berlebihan ini ke temen-temen yang baca blog gw. Hal yang mau gw bagi adalah bagaimana passion atau hasrat atau kecintaan kita terhadap apa yang kita kerjakan itu akan berpengaruh besar terhadap kesuksesan kita.
Lakukanlah hal-hal yang kita sukai dengan passion. Dengan hasrat. Dengan cinta. Karena kalau kita mencintai apa yang kita kerjakan, hasilnya pun akan extraordinary. Percaya nggak percaya? Gw mau kasih kutipan dari orang-orang sumber inspirasi gw:
I am the founding developer of WordPress, the blogging software that runs much of this site and millions of other sites around the world. The website says WordPress is “a state-of-the-art semantic personal publishing platform” but more importantly WordPress is a part of who I am. Like eating, breathing, music, I can’t not work on WordPress. The project touches a lot of people, something I’ve recently begun to appreciate. I consider myself very lucky to be able to work on something I love so much. Matt Mullenweg, foundernya WordPress, yang gw alhamdulillah sangat beruntung bisa ketemu dia.
I’m convinced that the only thing that kept me going was that I loved what I did. You’ve got to find what you love. And that is as true for your work as it is for your lovers. Your work is going to fill a large part of your life, and the only way to be truly satisfied is to do what you believe is great work. And the only way to do great work is to love what you do. If you haven’t found it yet, keep looking. Don’t settle. Steve Jobs, founder Apple.
Atau kaya bagian ini dari halaman aboutnya company gw, yang do’ain ya supaya insya Allah terjadi (amiin)
This company built with passion. Run with passion. And surely will be success with that passion. We have a really big conviction of getting success. Our passion is to give our best service to the world.
Iya, hasilnya pasti beda kan, antara melakukan sesuatu karena terpaksa, dengan rasa biasa-biasa aja, dan dengan passion yang menggelora?Buat yang punya mimpi-mimpi, baik besar atau kecil (seperti gw yang bermimpi untuk menjadi pengusaha dunia di bidang web dan internet), sikap mencintai apa yang kita kerjakan insya Allah akan membawa kita kepada mimpi-mimpi kita tersebut.
So, Dream + Passion = Sukses (Insya Allah)
Diwawancara Dagdigdug.com!
Posted by ilmanakbar
as copied pasted from Ayo ngeBlog! -Diwawancara di Dagdigdug
———————————–
Teman-teman semua, silakan klik link ini ![]()
“Ayo ngeblog!”, inilah seruan yang kerap diucapkan Ilman kepada teman-temannya. Ajakan ini pula yang kemudian identik dengan sosok Ilman Akbar (20) yang rajin mengkampanyekan serunya ngeblog. Konon, beragam manfaat yang didapatnya dari ngebloglah yang membuat dia sedemikian bersemangat menyebarkan virus ngeblog. Apa saja sih yang didapatnya dari ngeblog?
Iya, akhir minggu lalu saya diwawancara via Y!M oleh nonadita dari dagdigdug.com terkait pengalaman ngeBlog saya dan Ayo ngeBlog! kita ini.. Kenapa bisa saya yang diwawancara ya, padahal ada sekian banyak blogger yang jauh lebih berpengalaman, berkualitas, dan lebih semangat dari saya? Hmmm, mungkin apa yang saya katakan dua bulan lalu tentang blog sebagai personal branding tuh memang benar.. Saya terkena ‘imbas’ personal branding saya lewat Ayo ngeBlog! ini..
Yang pasti, pe-er kita mengajak teman-teman kita yang belum jadi blogger tuh masih belum selesai. Jumlah blogger Indonesia bahkan masih kurang dari sejuta, presentasenya jauh di bawah jumlah pengguna Internet Indonesia yang hampir mencapai 30 juta. Di wawancara tersebut saya mengungkapkan harapan saya membuat satu pengguna Internet Indonesia minimal memiliki satu blog yang isinya benar-benar topik kesukaan mereka dan mencerminkan diri mereka sendiri, tidak copy paste.
Jadi, teruslah Ayo ngeBlog!
PS: Link wawancaranya: Ilman yang Giat Ngajak Ngeblog
—————————————
Ya, gw sendiri masih percaya ga percaya, bisa diwawancara mbak nonadita yang tenar itu (hihihi.. peace mbak!) untuk kolom Blogger Terpilih.. Terpilih dari sekian ratus ribu blogger Indonesia saat ini? Alhamdulillaah.. Seperti mimpi jadi nyata? Hmm, mungkin tidak, karena saat 3 tahun lalu mulai ngeBlog, gw ga pernah kepikiran bakal kaya gini.. Gw cuma kepikiran untuk punya satu blog yang sukses (Ayo ngeBlog! masih belum masuk kategori sukses lho!).. Mungkin ini bonus sekaligus cobaan dari Allah ya, bisa nggak gw terus lanjut berkembang jadi lebih baik, sementara yang begini aja gw udah dicie-ciein temen-temen gw, hehehe..
Yang penting kita ga gampang puas mencapai sesuatu.. Selain masalah kekayaan harta yang kita harus memandangnya ibarat memandang bumi, batas kita mencapai hal-hal selain kekayaan harta tuh cuma langit.. Jadi terus aja mendongak ngejar cita-cita tertinggi kita, sampe batas langit tertinggi yang bisa dicapai umur kita.. Oke?
Oleh-oleh Inspirasi dan Pengetahuan dari Matt Mullenweg
Posted by ilmanakbar
Assalamu’alaikuum..
Tiga hari kemarin, Jum’at-Minggu, 16-18 Januari 2009, adalah salah satu hari-hari yang spesial dalam hidup gw.. Alhamdulillah, Allah ngasih gw kesempatan emas yang (insya Allah) nggak gw sia-siakan. Bertemu banyak orang baru dan menambah relasi, mendapat ilmu-ilmu baru, mendapat insight dari orang-orang hebat, dan yang paling penting, mengenal sesosok orang sukses yang sangat patut diikuti jejaknya
Ya, selama tiga hari terakhir ini gw (bersama Asad, Doni, dan Arham) diminta (dan tentu saja kita menerima dengan suangaaat senang hati :D) untuk jadi volunteer (panitia cabutan, hehe) di WordCamp Indonesia 2009, acara konferensi dan kumpul2 pecinta WordPress di Indonesia. Oh iya, sekedar info, WordCamp itu diselenggarain di berbagai kota di penjuru dunia. Indonesia beruntung ada Mas Valent yang inisiatif ngadain ini dan berhasil mengajak Matt Mullenweg ke Indonesia. Nggak setiap WordCamp itu dihadiri Matt, maka Indonesia alhamdulillah sangat beruntung bisa learning from the best, yaitu sang founder-nya langsung!
Di tulisan ini, yang siap-siap aja bakal nggak terstruktur, gw pengen sharing apa aja yang gw dapetin dari Matt Mullenweg, baik itu yang ada di dalam sesi WordCamp, atau di sesi ngobrol-ngobrol aja di luar WordCamp. Mudah-mudahan inspirasi yang didapatkan darinya bermanfaat buat kita semua, dan akan ada lagi Matt-Matt berikutnya.. Amiin..
Dimulai dari hari pertama, yaitu hari Jum’at 16 Januari 2009. Ceritanya lengkapnya sudah gw tuliskan di sini.Sabtu, 17 Januari 2009, yaitu hari pertama WordCamp Indonesia 2009, Matt membawakan topik yang judulnya “State of The Word” yang menceritakan cerita awal adanya WordPress dulu hingga sekarang dan versi 2.8 ke depannya. Gw masih nunggu slide presentasinya bisa di-download, karena gw nggak mencatat semua hal yang dia omongin. Terus pas hari Minggunya, 18 Januari 2009, Matt kembali bicara dalam WordPress Business Forum, ngomongin lebih ke arah bisnis dan entrepreneurship.
Sejarah awal WordPress itu dimulai dengan dia membuat website yang bernama B2. Karena tiba-tiba ditinggal oleh lead developernya, Matt pun merasakan dilema yang mendalam, apakah dia mau lanjut terus apa nggak.. Dia pengen banget bikin software yang sesuai keinginannya dia.. Dia nulisin itu di postingannya di http://ma.tt/2003/01/the-blogging-software-dilemma/. Karena satu komentar dari pengunjungnya (lihat komentar pertama dari Mike) yang menggugah hatinya banget-banget, Matt pun kembali bersemangat membuat software blogging yang sampai sekarang dinamakan WordPress.
Kenapa WP.com tidak mengizinkan pemasangan iklan, adsense dkk itu? (1) Matt bilang, dia ga pengen blog yang make WordPress itu berisi spam. Kalo ga salah, Matt tuh bilang 30% (tolong koreksi angkanya) dari blog di Blogger.com itu adalah spam. (2) Matt juga bilang, kalo yang paling penting itu, blogger menulis konten-konten yang berkualitas. Tahu sendiri kan blog yang banyak iklannya, isinya kalo ga kopi paste dari blog orang ya keyword-keyword porno (ini tambahan gw loh, bukan dari Matt, hehe)
Indonesia adalah salah satu pengguna WordPress terbesar di dunia! Lihat data yang dipaparkan sama Matt
Ia menyodorkan fakta bahwa setelah Spanyol, Bahasa Indonesia adalah Bahasa yang menempati urutan ketiga yang paling banyak digunakan dalam posting-posting Wordpress. Indonesia pun adalah negara kedua terbesar di dunia yang pertumbuhannya paling cepat dalam penggunaan engine blog itu. Dalam 6 bulan terakhir tercatat 143.108 pengguna baru Wordpress dari Indonesia dan telah ada 117.601.633 kunjungan melalui 40 kota di Indonesia. dari sini
Apa yang akan ada di 2.8? Matt bilang tidak akan ada banyak hal yang diubah atau ditambah, tim developer WordPress hanya menyelesaikan beberapa rencana fitur yang belum sempat diselesaikan di 2.7, karena di 2.7 tim developer WordPress sibuk dengan perubahan drastis disain interface dashboardnya. Tapi pas dia ceritain satu-persatu (lengkapnya ada di slide), ternyata banyak dan oke banget kok perubahannya! Ini beberapa yang sempat tercatat: (1) bisa install dan update themes langsung dari dashboard (di versi 2.7 baru plugin), (2) image/gallery enhancements, yang membuat kita bisa nge-tag teman-teman kita di foto, mirip kaya Facebook. Matt menambahkan fitur ini karena dia sangat cinta fotografi, dan bilang bahwa foto itu adalah ’strong part’ dari kehidupannya, (3) WP 2.8 bakal lebih cepat, dengan mengurangi page load, (4) meningkatkan kompatibilitas dari berbagai plugin (sudah lebih dari 3 ribuan plugin yang ada di repository). Terus juga yang paling penting, karena semakin banyak website yang make WordPress sebagai CMS (bukan cuma buat blog), di 2.8 dst, WordPress akan lebih mudah lagi digunakan sebagai CMS.
Gimana caranya me-manage dan memotivasi developer WordPress yang banyak itu? Matt mengatakan bahwa uang bukan segala-galanya dalam memotivasi orang lain. Matt bilang, (1) orang itu akan sangat termotivasi apabila mengerjakan sesuatu yang lebih besar dari diri mereka sendiri. (2) Lalu dengan siapa saja orang itu bekerja, dan terakhir yang penting juga adalah (3) orang lain tersebut diakui kontribusinya. Matt bilang, kita bisa ngasih ide fitur atau apapun dalam pengembangan WordPress, dan nama mereka akan disebutkan dalam rilis WordPress versi berikutnya. Oh iya, ngomong-ngomong tentang pengakuan ini, Matt juga cerita bahwa ada orang dari Movable Type (yang adalah saingan WordPress) juga pernah ngasih masukan buat WordPress, dan tentu saja disebutin juga.
Apa tips dari Matt buat entrepreneur-entrepreneur muda yang ingin mulai membangun bisnisnya? Gw inget tiga hal. (1) Jangan takut berbagi ide tentang bisnis kita, dan jangan merasa ide kita itu paling sempurna. Itulah semangat open source yang dimiliki oleh Matt. (2) Carilah co-founder untuk menjalankan bisnis kita bersama-sama, jangan mengerjakan ssegalanya sendirian. Mengenai sharing keuntungannya, bisa dibagi dengan jumlah co-founder. Misalnya 50-50 kalo co-foundernya ada satu orang (berdua dengan kita), atau masing-masing 30% bila total founder ada 3 orang. Bisa juga tidak dibagi rata apabila ada pembagian beban kerja. (3) Delegates, alias delegasikan pekerjaan yang bisa dilakukan oleh orang lain. (tolong koreksi ya kalo salah, maklum kupingnya belum terlalu kompatibel dengerin inggris, hehe). Hal lainnya tentang entreprenurship bisa dilihat di sini. UPDATE 31 Januari 2009: satu hal lagi tentang entrepreneur, Matt bilang untuk merekrut karyawan, dia lebih suka merekrut dengan sistem kontrak dulu selama beberapa waktu, kalo oke baru dijadikan karyawan tetap.
Lalu tentang bisnis atau mendapat pemasukan lewat blog, Matt mengatakan sesuatu yang menarik: “You can make more money BECAUSE of your blog. Not FROM your blog,” kata Matt. Matt sharing bahwa cara mendapatkan uang dari blog itu nggak melulu langsung dari blognya (pake iklan2 dsb yang sekarang banyak dipake oleh ‘blogger instan’ tanah air), tapi bisa juga dari ‘efek’ kita ngeBlog. Misalnya: diundang jadi pembicara, ngadain kegiatan-kegiatan dsb. Itulah mengapa WP.com tidak mengizinkan pemasangan iklan di blognya (lihat poin sebelumnya di atas)
Apa hubungan antara Automattic dan WordPress? Dari dulu gw selalu ngira bahwa Automattic adalah perusahaan yang memiliki produk bernama WordPress. Eit, tapi ternyata salah.. Automattic dibentuk dua tahun (yaitu 2005) setelah WordPress dibentuk pada 2003. Automattic bisnisnya adalah proyek-proyek IT, dan Wordpress bisnisnya tentu saja adalah dari blog. Masing-masing ini (Automattic dan WordPress) punya badan hukum masing-masing dan model bisnisnya sendiri, dan keduanya akan tetep independen sampe kapanpun. Matt bilang, seandainya Automattic dibeli oleh Microsoft pun (CMIIW), WordPress akan tetap sebuah proyek open source.
Apa kerjaan Matt sekarang selain jalan-jalan keliling dunia? Titel resminya di Automattic adalah Chief BBQ Taste Tester. Di WordPress, dia bilang bahwa peran dia sekarang adalah membuat rancangan seperti apa WordPress ke depannya, 5 tahun lagi, 10 tahun lagi, dsb.. Matt juga berperan dalam mendengar apa masukan dari user.. Uniknya, Matt masih megang sendiri ngoding beberapa plugin, salah satunya Akismet (plugin buat nangkep spam itu loh)
Matt orangnya suka banget berbagi ide, dan Matt juga percaya banget dengan prinsip-prinsip kebebasan berbagi alias open source:
0. The freedom to run the program, for any purpose.
1. the freedom to study how the program works, and adapt it to your needs.
2. The freedom to resdistribute copies so you can help your neighbour.
3. The freedom to improve the program, and release your improvements (and modified versions in general) to the public, so that the whole community benefits.
Oh iya, gw juga ngobrol2 dikit lagi dengan Matt setelah semua peserta pada pulang dan panitianya beres-beres.. Gw nanya tentang bagaimana koneksi internet di Amerika sekaligus nyeritain kondisi koneksi internet di Indonesia. Gw bilang bahwa kebanyakan orang pake koneksi dengan kecepatan rata-rata 384 Kbps, maksimal banget itu 1Mbps. Dia sampe bilang “Gw ga bisa hidup di Indonesia!”. Tahu nggak berapa kecepatan koneksi internet hotspot di rumahnya di San Fransisco? 45Mbps! Tapi nggak semua kota di Amerika punya internet cepet gitu kok katanya..
Yap, itulah beberapa insight yang gw dapetin langsung dari orang paling menginspirasi gw di awal 2009 ini. Mudah-mudahan bermanfaat, dan mudah-mudahan ada anak bangsa yang bisa nerusin jejaknya, bermanfaat tidak hanya bagi dirinya atau negaranya sendiri, tapi juga untuk masyarakat dunia!
UPDATE 31 Januari 2009: Gw udah bikin presentasi tentang inspirasi dari Matt Mullenweg ini.. Silakan dicek di sini.
Oh iya, beberapa insight lain juga udah dicatet oleh beberapa blogger, seperti tercatat di bawah ini:Link ke postingan tentang WordCamp Indonesia 2009
- Media-Ide: Dua Hari di Wordcamp Indonesia
- Kuncoro++: WordCamp Jakarta 2009
- Amril T. Gobel (Kompasiana): Catatan Kecil dari Wordcamp Indonesia
- i-rara.com: WordCamp Indonesia 2009 (Day 1)
- Rivermaya (110673.com): WordCamp Indonesia Day 1 & WordCamp Day II
- Wongkito: Wordcamp Indonesia 2009
- Riri Satria: WordPress: Karya Besar dari Keisengan & Entrepreneurship versi Matt Mullenweg
- KabarMadura.Com Team Attend Wordcamp Indonesia 2009
- Christian Sugiono: WordCamp Indonesia 2009
Link ke berita-berita seputar WordCamp Indonesia 2009
- Detikinet - 4 Wejangan Ngeblog ala Sesepuh WordPress
- Detikinet - Christian Sugiono Ingin Ajak Dunia Hiburan ‘Melek IT’
- Detikinet - Perintis WordPress Sapa Penggiat WordPress Tanah Air
- DetikTV
- Detikinet - WordPress Tak Khawatir Geliat Mikro Blogging
- Vivanews - Pengguna WordPress di Indonesia Terbesar Ke-3








