Jakarta: Kota Penuh Keajaiban
Posted by Charles
Jakarta adalah tempat yang sangat baik untuk menguji kesabaran Anda. Kalau tidak percaya, cobalah bawa mobil Anda melintasi jalan-jalan di Jakarta selama sehari penuh. Ketika hari berakhir, ada dua kemungkinan yang bisa terjadi. Kemungkinan pertama adalah Anda akan menjadi orang yang lebih sabar. Kemungkinan kedua adalah Anda akan bersumpah tidak akan pernah naik mobil lagi di Jakarta.
Saya masih ingat kata-kata seorang kolumnis harian Kompas berikut: “In Jakarta, every second is a miracle.” Wow! Ini benar sekali…
Lihatlah angkot yang tiba-tiba menepi dari kecepatan 80 km/jam tanpa memberi sen (karena memang lampu sennya rusak).
Lihat pula motor-motor yang tiba-tiba datang dari arah berlawanan, arah yang sama sekali tidak pernah Anda duga, sampai-sampai Anda mengira motor itu seperti ninja yang bisa menghilang dan muncul kembali (akhirnya saya tahu kenapa ada sebutan ‘motor ninja’). Dan cobalah Anda perhatikan motor itu dengan pengendaranya. Tidak ada helm. Tidak ada kaca spion. Yang ada hanya telepon di telinganya. Ya! Dia sedang telepon… (ide siapa yang mengatakan telepon bisa menggantikan helm!?).
Perhatikan mobil-mobil yang lebih suka menerobos trotoar untuk memutar balik daripada berputar di putaran yang disediakan 100 m di depan mereka. Untuk yang satu ini, tampaknya yang mereka butuhkan hanya kacamata yang lebih tebal. Entah bagaimana dengan kacamata mereka yang sekarang, trotoar terlihat seperti putaran. Sangat absurd memang.
Dahulu, lampu merah berarti berhenti. Lampu kuning berarti hati-hati dan saatnya memperlambat kendaraan. Lampu hijau berarti jalan. Sekarang, lampu merah berarti maju sebanyak-banyaknya asal ga ketabrak (kalau kebetulan jalan kosong, lampu merah berarti jalan). Lampu kuning berarti saatnya mengebut. Lampu hijau berarti saatnya klakson dibunyikan. Taruhlah orang buta di persimpangan lampu merah. Saya yakin, orang buta itu pasti tahu kapan lampu berubah menjadi hijau. Gampang saja, dia tinggal mendengar saat klakson paling banyak dibunyikan. Lalu, bagaimana kalau lampu mati? Ah, itu sudah pasti artinya jalan…
Pejalan kaki pun tidak mau kalah. Meskipun zebra cross cuma berjarak 10 meter, rasanya mereka lebih suka tidak menyeberang di zebra cross. Mungkin mereka pecinta zebra yang menganggap dengan menginjak zebra cross, mereka sedang menginjak-injak martabat kaum zebra (maaf kalau saya agak jayus…). Belum lagi pejalan kaki yang berjalan dengan santainya menyebrangi keluaran jalan tol, di mana puluhan mobil dan truk yang keluar dari tol melalui jalan itu dengan kecepatan 80 km/jam. Mereka benar-benar mempunyai iman yang sangat besar dengan rem mobil-mobil dan truk-truk tersebut.
Dan, apakah Anda mau tahu keajaiban yang terjadi? Mereka semua bisa bertahan dengan keadaan ini, sehari, sebulan, setahun, bahkan sampai bertahun-tahun lamanya. Benar yang dikatakan kolumnis Kompas tersebut. Keajaiban terjadi setiap detik di Jakarta.
Keajaiban terjadi ketika angkot dapat menepi tiba-tiba dari kecepatan tinggi tanpa menubruk tiang listrik (atau ditubruk angkot lain).
Keajaiban terjadi ketika mobil-mobil dapat seketika berhenti dan tidak menabrak motor yang bahkan muncul bagaikan ninja.
Keajaiban terjadi ketika pejalan kaki dapat membagi jalan mereka di trotoar bersama mobil dengan akurnya.
Keajaiban terjadi ketika tabrakan dapat terhindarkan di persimpangan bahkan ketika semua pengendara dari berbagai arah berpikir “ini saatnya jalan” setelah melihat lampu lalu lintas yang mati.
Keajaiban terjadi ketika para pejalan kaki melihat truk berhenti 5 meter di samping mereka, dan mereka dapat berkata, “Aha! Rem truk itu baik sekali…”
Keajaiban terjadi setiap detik di Jakarta. Bagaimana mungkin Anda tidak bersyukur tinggal di kota yang penuh keajaiban ini?
Keajaiban memang terjadi. Tetapi saran saya, jangan menggantungkan diri Anda pada keajaiban. Bagaimana jika suatu saat keajaiban tidak terjadi? Itulah yang disebut dengan kecelakaan. Semoga Anda tidak perlu mengalaminya, untuk membuktikan peraturan lalu lintas itu baik adanya.
Patuhilah peraturan.
Ciptakanlah keajaiban Anda sendiri.
Bersyukurlah Anda tinggal di Jakarta, kota penuh keajaiban.
Tuhan memberkati kita.
Charles Christan.
Negeriku Kadang Lebai
Posted by Aulia

Ilustrasi : desaingrafisindonesia.wordpress.com
FENOMENA negeri ini yang terus diliputi isu dan wacana, bahkan sampai masalah serius pun, kadang tak urung rakyat bersikap pesimis terhadap bangsanya sendiri. Tidak pelak, fenomena lain juga timbul seiring waktu berjalan dengan umur kedewasaan bangsa Indonesia yang telah memproklamirkan kemerdekaannya yang sudah lewat dari setengah abad ini–untuk membuktikan sebuah bangsa yang besar dan bermartabat serta terbebas dari atas segalan penindasan dan penjajahan bangsa luar.
Kembali pada sebuah kosakata yang belum terakreditasi pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), yakni kata “lebai”. Mungkin ada banyak orang mengenal kata tersebut dengan tulisan lebai, namun ketika kata kunci (keyword) ini dicari pada mesin pencari akan dirujuk pada sebuah kata yang bertuliskan lebay. Yang penting dari kata tersebut adalah dari artinya yang mencoba tetap merujuk pada satu hal yang sama, yakni bermakna berlebihan atau membuat sesuatu/hal untuk dibesar-besarkan apa pun itu konteksnya.
Mengaitkan dua hubungan antara negeri dan kata lebai memang bukan sesuatu yang tidak mungkin, dengan berbagai realitas yang ada disekitar kita. Saya mengira kata itu cocok dengan kondisi yang ada saat ini. Lebih rinci kita bisa melihat lebih dalam, dan tidak mungkin mengeneralisir kata-kata pada semua aspek kehidupan. Satu hal yang mungkin akan tercermin adalah pada rasa nasionalisme.
Kebanggaan yang telah terpupuk sejak dulu, sejak Indonesia menjadi negara yang diakui oleh negara-negara dari bagian benua Asia tidak pernah begitu ’diremehkan’ seperti saat ini, hutang negara, kasus korupsi, sampai kasus yang makin menjadi-jadi, seakan raungan ’macan Asia’ yang dulu ada dan dibanggakan kini telah mulai pupus sudah. Walaupun tidak semua hilang, namun semangat rakyatnya kian terlihat dan menjurus diberbagai penjuru negeri ini berdiri, dari sikap inilah kelihatan lebai-nya negeri ini. Tidak selalu harus merasa terpojok pada aturan yang terus terkekang pada pemangku kepentingan, tidak selalu harus mengkritik para petinggi negara, namun bisa menjadi rakyat yang tahu akan mindset untuk berpikir solutif selain kritis.
Mencoba mengingat kembali, apa yang pernah dikatakan oleh seorang patriot bangsa yang mencoba untuk terus menjaga bangsa ini yang diakui memiliki kekayaan laut yang begitu luas, sebenarnya bisa jadi tolak ukur untuk kita bisa menjadi orang yang peduli dengan nasib bangsa ini.
“..jika kau tanya apa jasaku, akan aku jawab tidak ada. Jika kau tanya apa baktiku, akan aku jawab tidak ada. Aku hanya melaksanakan kewajiban, tidak lebih tidak kurang. Bahkan bendera Viktory yang kukibarkan bukan pula bendera pahlawan, tetapi hanya bendera kewajiban yang akan tetap kunaikkan..” Itulah sepenggal kata dari Komodor Yos Sudarso.
Jika sekilas kita melihat semangat yang telah dikatakan oleh Yos Sudarso, memang berada dalam konteks menjaga tanah air dari pengaruh luar, namun jika seksama merujuk pada satu prinsip yang ada yakni kewajiban menjaga negeri ini dari pengaruh yang berdampak merosot.
Mengutip apa yang pernah ditulis oleh Moch. Tohir dalam tulisannya “Terkikisnya Jiwa-jiwa Nasionalisme”, ada satu paragraf yang disandangnya sebagai pijakan negeri ini untuk mengerti dengan kondisi yang dialami saat ini, yakni “Di saat kondisi bangsa Indonesia yang seperti ini, seharusnya bangsa Indonesia tidak perlu jauh-jauh mencari kambing hitam ke sana ke mari tanpa ada solusi yang jelas.” (Kabar Indonesia, 8 Januari 2010).
Tidak begitu lebai jika kata-kata demikian mampu membuat kita, bangun dari zaman globalisasi seperti ini. Atau mungkin kita hanya bisa menjadi generasi 3F (fashion, food, fun) seperti yang pernah diutarakan oleh Sumbo Tinarbuko dalam tulisan ”Menjadi 100% Indonesia”.
Semoga tulisan ini jadi sebuah pengingat massal untuk negeri ku ini, jika anda tahu arti dari ungkapan 3F, sungguh kenyataan itu telah merongrong negeri ini jatuh kedalamnya. Mari mulai dari diri kita, dengan hal yang kecil bisa kita lakukan pada lingkungan yang ada disekitar, tidak selalu mengeluh dan hadapi perubahan global untuk bisa lebih cinta pada negeri ini. Sehingga generasi yang lahir pun tidak ikut lebai searah perubahan yang akan datang nantinya.[AK]
Filed under: Politisasi, Renungan, Santai Tagged: Cinta, Generasi, Indonesia, Korupsi, Lebai, Macan Asia, Nasionalisme, Negeri, Patriot, Pemerintah, Yos Sudarso
Demokrasi Indonesia Untuk Internet
Posted by Aulia

Ilustrasi dari kimrichter.com
TAK lengkap rasanya jika memulai aktifitas dunia maya tanpa membuka twitter, berselang beberapa jam muncul beragam link di dunia kicauan tersebut muncul dengan berbagai corak dan latar belakang twitterati. Nah, dari kesekian link yang terjaja dengan bebas itu salah satu adalah konten masalah RPM (Rancangan Peraturan Menteri) Kominfo Tentang Konten Multimedia.
Aksi pun beraksi, begitulah kata yang pantas jika kita menjejaki dunia jejaring sosial atau tepatnya social media di dunia maya. Tak hanya itu saja, sekian pengguna mulai mengawali dengan melakukan penolakan alias boikot dengan trending topic #tolakrpmkonten.
Lalu, jika kita simak secara seksama atau secara sekilas saja mungkin dari RPM Konten ini akan tersirat makna yang lagi-lagi menghalang masyarakat Indonesia untuk bergerak hanya sesuai batas sempit, masyarakat Indonesia itu adalah netter (pengguna Internet) dengan berbagai profesi dan minatnya.
Sehingga timbullah sebuah acuan jamaah netter untuk menolak RPM tersebut. Memang cukup miris, jika dilihat berbagai aturan atawa peraturan selalu mewarnai Demokrasi bangsa Indonesia, terlebih yang menyentuh “masyarakat” Internet.
Kalau memang harus mengikuti negara China yang telah menerapkan sebuah Badan Pengawas Internet, yang memantau berbagai konten yang berada di negaranya, sungguh Indonesia telah membuat murka rakyatnya sendiri. Untuk negeri China sendiri mereka malah menjadikan rakyatnya sebagai bagian dari budaya untuk menjaga konten di Internet.
Atau juga kita perlu membaca lebih lanjut, bagaimana transparansi dalam menjaga teknologi ini secara utuh untuk dapat di gunakan dengan layak oleh semua warga negaranya.
Tidak hanya itu, masyarakat yang sekarang dihadapkan pada masanya era globalisasi dengan penuh tantangan, terlebih dengan adanya teknologi tidak dapat dibendung begitu saja, perlu sebuah pemahaman dari pihak yang betul-betul terkait dengan masalah seperti ini.
Mungkin ini saja mukaddimah atau sekalian penutup dari saya tentang #tolakrpmkonten, semoga ada manfaatnya atau bisa dibaca ulasan dari Pozan Matang atau tulisan narablog lainnya yang bisa anda dapatkan secara bebas dimesin cari Google.
Filed under: Blogger, Blogging, ICT, Internet, News, Politisasi Tagged: #tolakrpmkonten, Blogger, Boikot, Demokrasi, Depkominfo, Indonesia, Internet, Konten, Menteri, Multimedia, Teknologi

Jakarta – Kaos buatan Giorgio Armani yang menampilkan desain gambar mirip lambang negara Republik Indonesia, Burung Garuda, bikin heboh situs jaring sosial, Twitter. Gambar yang diposting @jokoanwar ini kontan menuai komentar beragam dari para pengguna Twitter dalam negeri.
Dalam gambar yang diposting, Senin (25/1/2010) ini, kaos yang berwarna dasar ungu itu dipakai oleh seorang model pria yang tak tampak jelas wajahnya.
Di tengah kaos terdapat gambar yang memang mirip sekali dengan lambang negara Burung Garuda. Hanya gambar banteng dan beringin diganti huruf A dan X, kode dari Armani Exchange (A|X). Setelah ditelusuri, layanan penjualan online milik Giorgio Armani ini memang terang-terangan memajang kaos tersebut di situsnya.
Beragam komentar baik yang positif maupun negatif mulai terus bermunculan. Misalnya saja @nicxanders yang mengatakan, “Mestinya bangsa ini terhina, Garuda Pancasila adalah lambang negara permanen yang disepakati pendiri-pendiri negara ini, bukan suatu model atau tren yang bisa diubah-ubah.”
Namun ada juga yang menganggap gambar garuda tersebut tak jadi masalah, seperti yang dikomentari @soniy_sons. “Kerenlah, seenggak-enggaknya ada sedikit kebanggan ngeliat garuda Jadi inspirasi.” (lrn/amd)
Sumber: Detik.com
Apakah ini adalah salah satu pelanggaran hak cipta karena menggunakan lambang negara Indonesia tidak dengan “sifatnya yang asli”? Berhubungan dengan itu, UU No. 19 Tahun 2002 tentang Hak Cipta, Pasal 14 a berbunyi:
Tidak dianggap sebagai pelanggaran Hak Cipta: Pengumuman dan/atau Perbanyakan lambang Negara dan lagu kebangsaan menurut sifatnya yang asli;
Apakah ini adalah sebuah bentuk “penghinaan” atau “pengakuan” atas lambang negara Indonesia, Garuda Pancasila?
Salah satu hal yang paling saya tidak setuju dari desain tersebut adalah lambang Garuda Pancasila tersebut dimodifikasi secara bebas (mengganti dua lambang sila Pancasila menjadi huruf A dan X). Ini berarti sang desainer hanya menggunakan lambang Garuda Pancasila semata-mata sebagai desain yang menarik, dan melupakan arti yang mendalam dari lambang tersebut bagi bangsa Indonesia.
Bagaimana pun kita melihat hal ini, marilah kita tetap hargai lambang negara kita, Garuda Pancasila. Kalau kita sendiri sebagai bangsa Indonesia tidak menghargainya, jangan mengharapkan bangsa lain akan menghargainya juga.

Setiap Koruptor Seharusnya Dihukum Begini!
Posted by Charles
Seminggu yang lalu, baru saja ditemukan sebuah istana di dalam penjara Pondok Bambu. Istana itu tak lain adalah sebuah metafora untuk fasilitas mewah yang diberikan kepada beberapa tahanan yang konon mempunyai banyak uang untuk membayar fasilitas mewah tersebut. Salah satu tahanan yang dimaksud adalah Artalyta Suryani alias Ayin.
Beberapa fakta terungkap, seperti Ayin yang diberikan fasilitas mewah yang berbeda dari tahanan yang lain (springbed, kulkas, komputer, perlengkapan karaoke, televisi, AC, dll.), petugas lapas yang diberikan “gaji bulanan” dari Ayin setiap bulan untuk menjaga fasilitas tersebut, mobil yang selalu sedia untuk Ayin gunakan, dan banyak lagi yang lain. Bagi sebagian orang, fakta-fakta ini mengejutkan mereka. Mereka mengernyitkan dahi melihat ketidakadilan ini. Bagi sebagian orang yang lain, fakta ini tidaklah aneh lagi. Ini adalah realita yang ada di negara ini, di mana korupsi sudah menjadi suatu gaya hidup di berbagai kalangan masyarakat. Mereka memakluminya, atau lebih tepatnya mereka sudah pasrah. Mereka pesimis korupsi dapat diberantas. Atau malah, mereka sendiri adalah sang koruptor itu sendiri, mulai dari korupsi listrik PLN, korupsi denda tilang lalu lintas, hingga korupsi yang merugikan negara sekian miliar hingga triliunan rupiah.
Kita ada di zaman di mana uang sangat berkuasa. Uang seolah dapat membeli segalanya, dapat meringankan hukuman seseorang, dapat mengubah perlakuan orang lain, atau dapat mengalihkan orang lain untuk membuat keputusan-keputusan yang menguntungkan kepentingan pribadi mereka. Di dalam zaman ini, orang yang mempunyai banyak uang akan lebih berkuasa dibandingkan orang yang tidak punya uang. Orang jahat yang punya banyak uang akan lebih didukung dibandingkan orang baik dan benar yang tidak punya uang.
Itu semua adalah sifat dasar manusia yang serakah. Mereka ingin mendapatkan uang sebanyak-banyaknya, meskipun mereka harus memberikan atau menerima suap. Pertanyaannya, kalau itu adalah sifat dasar manusia, bagaimana korupsi dapat diberantas?
Menurut saya, salah satu langkah yang dapat diambil untuk menghentikan korupsi adalah memberikan hukuman yang memiskinkan para koruptor. Setiap koruptor seharusnya dihukum begini! Ketika para koruptor itu didenda lebih kecil daripada jumlah yang mereka dapatkan dari hasil korupsi mereka, mereka cenderung untuk tidak jera dan melakukan korupsi kembali. Apalagi, dengan kekayaan mereka, mereka dapat menyuap berbagai petugas untuk membuat mereka bebas dari hukuman. Lain halnya kalau para koruptor ini didenda sekian kali lipat dari jumlah korupsi mereka. Mereka yang melakukan korupsi akan dimiskinkan, membuat mereka tidak punya dana lagi untuk menyuap petugas, dan mereka pun akan berpikir sekian kali sebelum melakukan korupsi, karena kalau sampai ketahuan, itu akan memiskinkan dirinya.
Memang langkah di atas terkesan idealis. Beberapa orang akan menganggap hukuman itu tak dapat diaplikasikan. Namun menurut saya, jika ada usaha yang keras untuk itu, hal itu dapat diwujudkan meskipun sedikit demi sedikit.
Kembali ke kasus penjara mewah Ayin, seandainya Ayin menjadi miskin karena tindak korupsinya, tentu dia takkan dapat menyuap para petugas, dan dia akan lebih jera untuk melakukan korupsi kembali. Para petugas penjara pun akan berpikir-pikir lagi sebelum menerima suap, karena setiap suap yang mereka terima harus mereka bayar sekian kali lipat jika hal itu sampai ketahuan.
Semoga negara kita Indonesia tercinta dapat semakin terbebas dari virus korupsi yang sudah menyebar begitu hebatnya di negeri ini.
Rangkuman:
Menurut saya, salah satu langkah yang dapat diambil untuk menghentikan korupsi adalah memberikan hukuman yang memiskinkan para koruptor.

Opera Makin Gesit
Posted by Aulia

image by technodiscoveries
TIDAK lama berselang, di awal November lalu, Google baru saja merilis Chrome versi 4 beta (uji coba). Tidak ketinggalan juga bagi perusahaan asal Norwergia, Opera, baru-baru ini juga ikut meramaikan persaingan browser dengan meluncurkan versi teranyarnya Opera 10.10 yang dikemas dengan feature baru bernama Opera Unite.
Lahirnya persaingan baru dari Opera ini menjadi semakin panas diantara peramban lainnya, seperti Internet Explorer jebolan Microsoft serta Firefox buatan Mozilla yang saat ini masih eksis di kalangan dunia maya sebagai “browser desktop”.
Tidak ketinggalan juga, kelebihan dari Opera Unite yang diperkenalkan oleh perusahaan yang menerapkan business to business (B2B), maupun business to customer (B2C) ini terlihat dari sisi personal media server.
Dengan fitur terbaru ini, peramban Opera Unite sudah terintegrasikan dengan built-in email client dan paket FTP (File Transfer Protocol) dalam satu aplikasi. Sehingga, para pengguna yang ingin berbagi foto, video, dokumen, chat dan lain sebagainya, Opera Unite sudah mendukungnya bahkan bisa mencapai kouta 10GB .
Menurut Jon Von Tetzchner (Chief Executive Opera), mengatakan bahwa saat ini adalah era di mana kita menyerahkan kontrol atas data pribadi kita kepada pihak ketiga (third-party). “Opera Unite memberikan kebebasan untuk memilih bagaimana kita dapat membagikan data kita,” tambahnya.
Saat ini, Opera memimpin pasar mobile browser di dunia dengan market share 26,4 persen pada November ini, sedangkan peramban iPhone berada di 22,1 persen dan Nokia di 19,7 persen. Sementara itu, Indonesia menjadi pengguna Opera mini terbanyak nomor dua di dunia setelah Rusia.[AK]
Posted in Aplikasi, Internet, News Tagged: Aplikasi, Browser, Fitur, FTP, Google Chrome, Indonesia, Opera, Opera Mini, Opera Unite, Peramban
Getting Closer to My Dream
Posted by lenidisini
Kekuatan mimpi!
Seberapa besar kamu percaya akan hal itu?
Saya percaya sekali kawan! Saya berusaha meresapi mimpi-mimpi itu, mengalirkannya dalam darah saya, denyut nadi saya. Saya berusaha untuk membuatnya bergerak seirama dengan nafas. And, it really works, you know!
Mimpi yang kuat itu menghasilkan komitmen pada diri saya. Komitmen untuk tetap bergerak, di segala kondisi, bagaimanapun lelahnya, bagaimanapun ABCD lainnya.. Pada akhirnya semua memang bermuara pada aksi untuk mewujudkan apa yang telah diimpikan. Memang benar kata-kata Marcia Wieder,
“Commitment leads to action. Action brings your dream closer”
Dan sekarang, saya mulai melihat impian saya sedikit demi sedikit menjadi nyata.. Puzzlenya mulai membentuk suatu image yang utuh, mulai terkonstruk. Ini semua memang tidak lepas dari bantuan-Nya. Apalah hamba ini tanpa Dia.
Walau perjuangan mendaki impian itu masih panjang, tapi saya sudah mulai merasakan baunya. Sudah mulai melihat pintu-pintu kesempatan menuju tangga yang lebih tinggi terbuka lebar. Tinggal saatnya istiqomah dan semakin maju ke depan.
Saya yakin, insya Allah bisa
* * *
NB: Impian saya adalah tentang Indonesia Berprestasi. Di jangka panjang saya benar-benar ingin menjadikan Indonesia Berprestasi sebagai sebuah gerakan yang berkonsentrasi pada kebangkitan spirit dan moral dari anak-anak Indonesia. Tidak hanya untuk mereka yang berada di dunia maya, tapi untuk anak-anak muda di semua daerah XD
Bangkit Indonesiaku! Kamu pasti bisa!
Cari modal untuk bisnis di bidang teknologi informasi (2)
Posted by Kamal
[MustafaKamal.biz - Berisi tulisan-tulisan mengenai IT, Entrepreneurship, Web dan Internet, motivasi dan inspirasi... Pokoknya bermanfaat deh...]
Cari modal untuk bisnis di bidang teknologi informasi?
Posted by Kamal
[MustafaKamal.biz - Berisi tulisan-tulisan mengenai IT, Entrepreneurship, Web dan Internet, motivasi dan inspirasi... Pokoknya bermanfaat deh...]
Indonesia Masa Depan Adalah Kegemilangan
Posted by Kamal
[MustafaKamal.biz - Berisi tulisan-tulisan mengenai IT, Entrepreneurship, Web dan Internet, motivasi dan inspirasi... Pokoknya bermanfaat deh...]
Potensi pulau terluar tanah air sebagai prospek bisnis bangsa
Posted by Kamal
Kemarin saya jalan-jalan ke Gramedia. Tentu saja, sebelum mencomot salah satu buku trus bawa ke kasir, saya keliling-keliling dulu melihat buku-buku terbaru sekarang. What an exciting activity for me. Saat lagi jalan-jalan mengobrak-abrik isi toko buku grameia itu saya meliaht sebuah buku dengan ukuran cukup besar. Buku itu menstimulus otak saya untuk memunculkan kembali ide atawa pemikiran saya yang dulu pernah di melesat dalam jaringan sel-sel neuron di otak saya. Buku itu berjudul Tepian Tanah Air.
Buku bergambar sebuah pulau kecil ditengah lautan itu membuat saya ingat akan ide lama saya dan memacu saya untuk menuliskan ide itu disini. Mungkin idenya memang rada aneh. Tapi tak apalah, bukankah dunia ini berkembang dan maju pesat karena ide-ide aneh yang tereksekusi dengan baik. Siapa tahu dengan menuliskan ide ini ada pihak yang mau menjajal mengimplementasikan ide ini.
Ide saya adalah menjadikan pulau-pulau terluar yang sepi tak berpenghuni yang tersebar di kisaran pulau-pulau terbesar di Indonesia itu dijadikan sebagai tempat wisata privat yang eksklusif buat kaum jetset dunia.
Bukankah pulau-pulau itu adalah tempat yang sangat indah. Tempat yang bisa dijadikan tempat istirahat yang mewah dan eksklusif buat para jetsetter dunia. Dengan dijadikan sebagai tempat wisata eksklusif, kita bisa mematok harga yang sangat mahal untuk para jetsetter tersebut. Uang yang masuk dari tempat wisata tersebut tentunya bisa menjadi sumber pemasukan negara yang cukup besar.
Kita akan menyewakan satu pulau secara privat dan eksklusif untuk satu orang jetset dunia. Tentu sebuah penawaran dengan tingkat prestise super tinggi. Kita berikan pelayanan yang super eksklusif untuk mereka. Pulau-pulau ini akan menjadi seperti halnya villa-villa eksklusif di Puncak yang dimiliki orang-orang kaya Jakarta.
Sambil membuka saluran pendapatan baru di Indonesia. Bisnis ini juga akan meningkatkan citra prestise pariwisata di Indonesia. Para jetsetter yang punya pengaruh besar di dunia itu akan menceritakan pada seluruh dunia tentang betapa indahnya Indonesia. Dan juga tentang betapa eksklusifnya dunia pariwisata Indonesia.
Selain itu, ide usaha ini juga bisa membantu bangsa ini untuk menjaga integritas wilayah dari pulau-pulau terluar itu. Selama ini kita sudah melihat kemampuan bangsa kita untuk menjaga integritas pulau-pulau terluar tersebut sebagai bagian dari wilayah Indonesia. Pulau-pulau tersebut seolah terbuang. Saking terbuangnya sampai-sampai ada beberapa pulau yang diambil alih oleh negara lain. Negara lain itu bisa memanfaatkan pulau tersebut secara optimal untuk kepentingan pariwisata.
Ide bisnis ini jauh lebih menguntungkan daripada harus menjual pulau-pulau terluar tersebut begitu saja ke pihak asing. Ide bisnis juga sangat mungkin untuk diimplementasikan. Mungkin pemerintah bisa membuat sebuah BUMN baru untuk pariwisata pulau terluar ini. BUMN ini akan fokus untuk sedikit mempermak pulau-pulau tersebut. Bangun villa mewah disana, rapihkan hutan-hutan yang mungkin ada disana, bersihkan pantainya dan tidak lupa memasang bendera kebanggaan kita sang merah putih. Setelah itu, BUMN tersebut bisa mulai membuat penawaran-penawaran eksklusif kepada para jetsetter di dunia. Penawaran ini tentunya akan menggiurkan untuk mereka. Berikan / sewakan satu pulau untuk satu jetsetter dan biarkan dia tergoda akan penawaran penuh prestise ini. Nantinya mereka akan bangga dengan mengatakan “I have a private island in beautiful Indonesia”.
Posted in enterpreneurship, indonesian development
Bahaya Golput & Bahaya Mencontreng (Sembarangan)
Posted by Charles
Tanggal 9 April nanti, akan diadakan PEMILU (Pemilihan Umum). Di saat banyak orang sudah menetapkan pilihannya, ternyata banyak orang yang masih bingung, dan ada sebagian yang cenderung menjadi GOLPUT (golongan putih) alias tidak menggunakan hak pilihnya. Sebagian orang berpikir, dengan menjadi GOLPUT adalah langkah yang terbaik, daripada salah memilih. Ada pula yang memilih untuk menjadi GOLPUT karena tidak ada satu partai pun yang benar-benar pas di hatinya. Apakah benar menjadi GOLPUT adalah langkah terbaik? Sebelum saya melanjutkan, saya akan menceritakan sebuah ilustrasi.
Anda dihadapkan pada sebuah meja pertemuan. Di atas meja tersebut terdapat dua buah gelas. Sekilas, kedua gelas tersebut tampak sama. Isinya berwarna hitam kemerahan, dan baunya seperti bau anggur. Keduanya tidak dapat dibedakan secara kasat mata, tetapi ada satu hal yang sangat membedakan kedua gelas tersebut. Salah satu gelas tersebut berisi “anggur masam”, dan yang satunya lagi berisi “racun”!
Anda harus meminum salah satu dari kedua gelas tersebut. Anda diberikan kesempatan untuk memilih gelas yang akan Anda minum. Jika Anda tidak menggunakan kesempatan tersebut, orang lain akan memilihkan sebuah gelas secara acak untuk Anda minum. Anda diperbolehkan menggunakan alat-alat untuk mendeteksi racun, tetapi Anda harus mencarinya sendiri. Anda hanya diberikan waktu 2 jam untuk membuat pilihan, atau orang lain yang akan memilihkannya untuk Anda. Anda boleh saja memilih secara asal-asalan, Anda boleh saja membiarkan orang lain yang memilihkannya untuk Anda, tapi jangan menyesal kalau ternyata gelas yang Anda minum berisi racun.
Ilustrasi di atas mengilustrasikan PEMILU yang akan diadakan tanggal 9 April nanti.
Gelas-gelas tersebut melambangkan partai-partai yang ada saat ini. Mungkin ada yang berisi anggur manis, mungkin ada yang berisi anggur masam, dan tidak tertutup kemungkinan ada yang berisi racun.
Kesempatan Anda untuk memilih gelas tersebut melambangkan hak pilih Anda dalam PEMILU 2009 ini. Anda boleh tidak memanfaatkannya, memanfaatkannya dengan asal-asalan, atau memanfaatkannya dengan bijaksana. Namun, setiap pilihan Anda akan mempengaruhi hasil PEMILU ini. Mungkin ada yang berpikir, apalah artinya 1 suara… Ketika 10 juta rakyat Indonesia berpikir “apalah artinya 1 suara”, itu sudah berarti “10 juta suara”, bukan “1 suara lagi”.
Anda bisa memilih untuk GOLPUT pada PEMILU ini dan membiarkan orang lain yang memilihkannya untuk Anda. Tapi, jangan salahkan kalau ternyata yang diberikan pada Anda adalah gelas berisi racun…
Anda bisa memilih untuk menggunakan hak suara Anda untuk memilih partai dengan sembarangan, tanpa Anda selidiki terlebih dahulu apakah partai tersebut “beracun” atau tidak, tapi kembali Anda yang akan menanggung akibatnya nanti.
Menurut saya, GOLPUT hanya boleh Anda lakukan jika:
- Anda sudah tahu semua calon-calon pilihan/partai, dan Anda yakin (setidaknya dalam pikiran Anda) tidak ada satu pun dari mereka yang jika terpilih akan membawa Indonesia ke arah yang lebih buruk. Ketika Anda menemukan satu partai saja yang mungkin menjadi “racun” bagi Indonesia, Anda seharusnya tidak GOLPUT.
- Tidak ada satu pun dari mereka yang mungkin membawa Indonesia ke arah yang lebih baik dibanding partai lainnya. Ketika Anda meyakini ada partai yang mungkin lebih baik dari partai lainnya, saatnya Anda untuk memilih… Tapi, jangan lupakan untuk tes terlebih dahulu. Mata dapat ditipu, karena itu Anda membutuhkan alat tes racun untuk meyakinkan Anda. Jika Anda tidak bisa mengetes, tanyakan pada orang yang Anda percayai dan yang cermat yang telah mengetesnya terlebih dahulu. Membiarkan orang yang kita percayai untuk memilihkan gelas untuk kita masih lebih baik daripada membiarkan orang yang tidak kita kenal untuk memilihkannya.
Jadi, kesimpulannya GOLPUT bisa jadi berbahaya, dan sama berbahayanya dengan mencontreng tanpa mengetahui apa yang dicontrengnya. Ada kalanya tidak ada pilihan yang benar-benar baik, bagaikan tidak ada anggur manis, namun anggur masam masih lebih baik daripada racun.
Satu suara Anda dapat mengubah Indonesia. Anda ingin Indonesia menjadi lebih baik? Gunakan hak pilih Anda dengan sebaik-baiknya dan bersiaplah mencontreng pilihan kita di PEMILU 9 April nanti.

Mampu dan Tidak Mampu
Posted by lenidisini
Di suatu senja sepulang kantor, saya masih berkesempatan untuk mengurus tanaman di depan rumah, sambil memperhatikan beberapa anak asuh yang sedang belajar menggambar peta, juga mewarnai. Hujan rintik–rintik selalu menyertai di setiap sore di musim hujan ini.
Di kala tangan sedikit berlumuran tanah kotor, terdengar suara tek…tekk.. .tek…suara tukang bakso dorong lewat. Sambil menyeka keringat, aku menghentikan tukang bakso itu dan memesan beberapa mangkok bakso setelah menanyakan anak-anak, siapa yang hendak memesan bakso.
“Mauuuuuuuuu. …”, secara serempak dan kompak anak-anak asuhku menjawab.
Selesai makan bakso, saya kemudian membayarnya.
Ada satu hal yang menggelitik pikiran selama ini. Ketika saya membayarnya, si tukang bakso memisahkan uang yang diterimanya. Yang satu disimpan di laci, yang satu ke dompet, yang lainnya ke kaleng bekas kue semacam kencleng. Lalu aku bertanya atas rasa penasaranku selama ini.
“Mang kalo boleh tahu, kenapa uang-uang itu Emang pisahkan ? Barangkali ada tujuan?” “Iya pak, Emang sudah memisahkan uang ini selama jadi tukang bakso yang sudah berlangsung hampir 17 tahun. Tujuannya sederhana saja…
Maafin Saya, IB
Posted by lenidisini
IB, maafin saya ya belum bisa memberi perhatian penuh padamu.
IB, sesungguhnya banyak hal yang ingin saya perbaiki bersamamu. Salah satunya, saya tidak ingin kamu hanya menjadi kamus prestasi belaka dari bangsa kita.
IB, saya ingin sekali kamu bisa membawa ruh perjuangan, semangat-semangat untuk bisa maju dan berprestasi. Bukan perolehan medali saja, bukan penghargaan saja. Saya ingin bersamamu bisa menggugah nurani orang-orang yang membacanya, membuat mereka yang tadinya tidak bersemangat menjadi bersemangat, membuat mereka yang pesimis menjadi optimis.
IB, memang semuanya tidak bisa langsung saja. Ada tahapannya. Semoga saja, setelah semua ke-hectic-an ini, saya bisa berjalan lagi bersamamu mewujudkan impian kita.
IB, semoga kita bisa menjawab harapan orang-orang yang telah menyemangati kita.
Semangat teman-teman IB!
:: Terimakasih banyak buat semua yang telah mendukung IB dengan sumbangan2x artikelnya, membantu penyebarluasan IB, dan dukungan semangatnya ![]()
Mengenal E-Commerce
Posted by lenidisini
Tulisan ini dibuat untuk memenuhi to-do-list nomer 11 pada postingan sebelumnya. Semoga aja, habis ini diriku mendapat pencerahan, hehe.. (tapi, lumayan kebayang sih mau mengerucut ke mana nanti topiknya).
Bagi yang mau baca tulisan sotoy ayamku ini silakan. Bagi yang gak juga gapapa hehe.. Tapi, tulisan ini masih sangat dasar, lho. Namanya juga “Mengenal E-Commerce” hehehe!
***
Definisi
E-commerce atau electronic commerce adalah proses jual beli, pertukaran barang, jasa, dan informasi melalui jaringan komputer [1].
Sejarah
Aplikasi dari e-commerce yang pertama kali dikembangkan adalah Electronic Funds Transfer (EFT) pada awal tahun 1970. Penggunaan aplikasi tersebut dibatasi hanya pada perusahaan-perusahaan besar dan lembaga keuangan. Aplikasi selanjutnya yang berkembang adalah Electronic Data Interchange (EDI), yaitu sebuah aplikasi transfer dokumen seperti invoice dan purchase order secara elektronik. Pengguna dari aplikasi EDI lebih banyak dibandingkan EFT, yakni meliputi manufaktur, retailer, dan service provider. Perkembangan e-commerce semakin meluas sejak tahun 1990-an. Ketika itu, hampir semua perusahaan skala menengah maupun besar memiliki website untuk menjual produk/jasa mereka. AOL, eBay, VeriSign, dan Checkpoint adalah contoh-contoh pengembangan aplikasi e-commerce pure online yang sukses. GE, IBM, Intel, dan Schwab adalah contoh pengembangan aplikasi partial e-commerce yang juga sukses (untuk mengetahui beda pure e-commerce dan partial e-commerce, baca subbab Jenis di bawah). Namun, kesuksesan ini diikuti oleh kegagalan kebanyakkan aplikasi e-commerce pada tahun 1999 walaupun ketika itu Amazon.com juga mulai bertumbuh pesat.
Jenis
Kita mengenal adanya pure e-commerce dan partial e-commerce. Suatu e-commerce dikategorikan pure atau partial berdasarkan pada tingkat digitasi dari suatu produk yang diperdagangkan, proses, dan agen pengirimannya. Apabila segala aspek dalam sistem e-commerce itu digital maka dapat dikategorikan sebagai pure e-commerce. Selain itu, ciri lain dari pure e-commerce adalah organisasi penyelenggara benar-benar organisasi online, menggunakan model bisnis new-economy organization, dan menjual produk atau jasanya hanya secara online. Sedangkan, partial e-commerce dicirikan dengan penggabungan antara aspek digital dan tradisional/fisik, penggunaan model bisnis click-and-mortar organization (penggabungan antara offline dan online), serta melakukan kegiatan-kegiatan bisnis utamanya di dunia nyata.
Selain itu, klasifikasi e-commerce berdasarkan kecenderungan bertransaksi yakni Business to Business (B2B), Business to Consumer (B2C), Business to Business to Consumer (B2B2C). Penggiat dari B2B adalah antar perusahaan. Sedangkan, pada B2C, suatu perusahaan menjual produk/jasa mereka kepada pembeli individual. Contoh dari B2C adalah penjualan mobil bermerek ABC kepada konsumennya. B2B2C adalah gabungan dari keduanya, di mana terdapat perusahaan yang menyediakan produk/jasa mereka kepada klien/agen dan di lain sisi klien/agen tersebut juga mempunyai customer tempat mereka menjual produk/jasa tersebut.
Hal yang menarik dari B2B dan B2C adalah bahwa B2B ternyata memiliki prospek yang lebih menguntungkan dilihat dari peta e-commerce dunia. Data Forrester Research Inc. menunjukan transaksi B2B di tahun 1998 US$43 milyard dengan tingkat pertumbuhan 99% yang mencapai US$1.3 trilyun di tahun 2003. Sedangkan B2C bisa dilihat dari pembelanjaan iklan di Internet yang hanya US$ 2.8 Milyard di tahun 1998 dan meningkat ke US$ 22 Milyard di tahun 2004. Statistik Forrester Research Inc. Ini menunjukan kesimpulan yang sederhana yaitu bahwa B2B akan jauh lebih menguntungkan dibandingkan B2C [2].
Selain B2B, B2C, dan B2B2C, klasifikasi e-commerce berdasarkan kecenderungan bertransaksi lainnya adalah Consumer to Business (C2B) dan Consumer to Consumer (C2C). C2B terjadi ketika seorang individu menjual produk/jasa mereka melalui internet kepada sebuah perusahaan. Sedangkan, C2C adalah ketika seorang individu melakukan penjualan produk/jasa langsung kepada individu lainnya. Menurut saya, C2C adalah model e-commerce yang menjamur di Indonesia saat ini. Contoh dari C2C adalah iklan baris dan toko-toko buku online dadakan (dimiliki oleh individu yang umumnya memanfaatkan layanan blog gratis seperti multiply).
Selain itu, ada pula yang namanya Business to Employee (B2E) dan Government to Citizens (G2C/E-Government). Pada B2E, suatu perusahaan yang menyediakan informasi mengenai suatu produk/jasa yang dijual kepada karyawannya. Sedangkan pada G2C, pemerintahlah yang menyediakan informasi, produk/jasa kepada masyarakatnya atau kepada perusahaan-perusahaan yang ada dalam pemerintahan negara tersebut.
Sebenarnya, masih banyak lagi klasifikasi e-commerce berdasarkan kecenderungan bertransaksi, antara lain Mobile Commerce (m-commerce), Location Commerce (l-commerce), Collaborative Commerce (c-commerce), dan Exchange to Exchange (E2E).
Referensi:
[1] Slide Electronic Commerce Chapter 1, Fasilkom UI
[2] Artikel “Apa saja jenis e-commerce? Dan mana yang lebih mudah untuk survive?” oleh Onno W. Purbo
Indonesia Berprestasi Soft Launching!
Posted by lenidisini
Bismillah..
Dan inilah PERSEMBAHAN kami*!
Mungkin, apa yang kami* garap masih sangat sederhana, tapi kami yakin ini adalah cikal bakal dari sesuatu yang lebih besar. Semoga..
~ * : Tim kecil Indonesia Berprestasi (Franova H. Fasilkom UI 2004, Anita Rahmawati Fasilkom UI 2005, Suci Lestarini Fasilkom UI 2005) .
BGT - Blogger Get Together
Posted by lenidisini
Hi guys, i try to write this post down in English!
Hopefully, that Mr. Jeff Ooi (Malaysia), Mr. Brown (Singapore), Mr. Mark Tafoya (USA), or Mr. Anthony Bianco (Australia) misguided to this “so-so” blog and give a comment, hehe
Okay, i titled my post as BGT - Blogger Get Together, just wanna look different from the others. But, what i mean here by BGT is the same as Blogger Party 2008 or Pesta Blogger 2008
Before the day
First, i heard this event from my energetic friend, Ilman. He had involved in the same event last year. Actually, i don’t really interested with this event, so why I didn’t come to Pesta Blogger 2007 last year even though i’ve had done blogging for about 3 years.
But, this year, i decided to go there.. I wanna know how gracious this event will be! Besides, actually, i also have a “secret” plan there, sssttt.. haha. There’s always a fire before a smoke, heheh..
My process to be an attendant of this event is not too difficult *besides the registration things that almost make me frustated - the website couldn’t be accessed*! Hehe, but this thing was finally handled by Dimas! Thanks for you
On the day (Morning)
Yayy, the day has come! I bet most of you feel very interesting to welcome the day..
But, you know, i didn’t feel the same way, actually, haha *weird me*. Especially, when i got a short message from my friend that he wouldn’t come to the party. Ohohoho, my interest to go there become lower-lower-and lower, almost touch the zero point, haha..
I don’t wanna be a little girl alone in the crowd! With no girl friends to chit-chat.. huuu!
And, then, after a long debate session with myself that also published in my plurk, I decided not to go there! Byeee… Pesta Blogger!
So, i continue that Saturday morning with my daily activities.. until.. my phone rang.
It’s around 10 o’clock in the morning, i remembered it.
Ilman called me and asked me where I was, did i come to the Blogger Party or not. With a lazy voice, i said i was at home.. But, when he told me that he had been there with another friend from the same faculty with us, my spirit to get there climbed up. At least, i would have more than one friend to chit-chat there, haha..
With a 45’s spirit, I dressed up and ‘glided’ there! Blogger Party here i come!
On the day (Afternoon)
I arrived at BPPT Thamrin at 12.05, yaaayyy! On the gateway, i was given a big enough goodie bag from the comitee. Alhamdulillah, woohooo!
The event held on the third floor, the same place as the National Computer Camp for The Blind event on 2006. The clatter atmoshpere could be caught when you first entered the main room! Wooow so many bloggers there! *But, what i wondered here is almost of them still bring their own notebook to update his/her own blog - i think in this party all of us will be much concerned to socialize with others hehe*
After joined with Ilman, Aulia, Arham (Ilman’s friend), and Ardi (is that true? sorry..), i tried to slant my focus with the on going discussion. I didn’t care anymore that i was the only girl there (with no acquintance at all).
It was the foreign bloggers session (Mr. Jeff Ooi, Mr. Brown, Mr. Mark, and Mr. Anthony). I was very happy to know what they think about Indonesia. Yes, Mister, Indonesian people is warm and friendly. From this discussion, i become interested with the “blog and tourism” issue so do with the new genre of blogging, photoblogging. If i have a lot of money, i’ll travel around my lovely country and take pictures on it, mister.. but, i don’t have it now, huhu..
After this session, the next great session was lunch time! Waooo, the lunch was delicious! Thanks to Puspa Catering! At lunch time, i saw a great performance from a blind musician. They really did that, what a great positive mind power to make them like that.. I met with Acha too, my STT Telkom senior. He assumed that i was taller *haha, sigh*. I also met with Mba Ollie, the director of KutuKutuBuku Online Book Shop. I asked for her contact and she gave me a card name, thanks Mba’. One day, i’ll call you to have a little interview, okay?
I almost forgot, i also met mmm, o my God, i forgot her name. For surely, she is the Univind’s first client (Ilman said that). She is really nice and warm.
The incredbly lunch session has done, so we entered the breakout session! Yeah, there are many sessions that are given to choose. Firstly, i wanna go to Mr. Jeff Ooi’s session about social politics in blogosphere. But i felt that it’s too hard for my low capacity memory, hahah. So, i decided to join Raditya Dika’s session. It was so fun, that all of the audiences laughed every time he joked! Yeaay yeaayy..
After satisfied with the breakout session thing, the most interesting event that was waited by all of the bloggers come! Announcement of lottery winner.. haha. But, i didn’t get that. Huhu, it was contrast with Ilman. He got the lottery twice, how lucky he was!
But, i didn’t feel too disappointing. Coz, i got new friends there. And a lot of good goodies there ^.^
I think it’s enough from me. Nice to hear the other story from you too!
Note: My favourite event is Maylaffayza’s show time! She’s really beautiful, has a great voice and talent! How about you?
Ayo Dukung Pengesahan RUU Pornografi
Posted by kamal87
Sudah banyak mungkin orang yang membuat tulisan tentang ini di blognya. Maka disini saya tambahin lagi biar tambah banyak :p Begitulah… Yang namanya propaganda online memang indah. Dia bisa dilakukan secara cepat, murah dan lebih luas.
Sebelum saya mengulas apa saja yang bisa kita lakukan untuk mendukung RUU pornografi, maka sebaiknya kita baca terlebih dahulu teks lengkap dari RUU pornografi itu sendiri. Teks lengkapnya bisa dilihat disini.
Nah… setelah membaca teksnya, maka disini saya sodorkan beberapa alasan kenapa RUU pornografi harus didukung. Alasannya jelas, pornografi adalah suatu hal yang jelas-jelas merusak moral individu. Kerusakan individu secara kolektif ini akan menjelma menjadi kerusakan sosial kemasyarakatan yang pada akhirnya akan menjadi sebuah bencana nasional bernama kerusakan moral bangsa. Dengan moral yang rusak, suatu bangsa tidak akan pernah bisa maju. Kalaupun memang maju, maka kemajuan yang dialaminya itu pasti semu. Kemajuan yang menyimpan benih-benih kehancuran jangka panjang. Seperti halnya yang terjadi pada krisis perbankan di amerika. Krisis itu juga berasal dari kerusakan moral masyarakatnya yang berupa ketamakan akan harta dunia. Oleh karena pornografi menghambat kemajuan bangsa kita, maka pornografi harus kita BERANTAS!
Saya yakin dengan argumen yang hanya seperti itu, pasti akan banyak orang yang mengeluarkan sejuta jurus untuk menghardik argumen saya. Saya yakin akan banyak orang yang menolak RUU pornografi (pendukung-pendukung pornografi) yang akan membalas argumen sederhana saya dengan ratusan argumen yang njlime tdan klise. Disini saya tidak akan menjawab secara personal, saya akan mereferensikan tulisan Ade Armando (Dosen FISIP UI) tentang 100 kekeliruan dalam wacana anti pornografi. Di internet, tulisan-tulisannya sudah banyak tersebar. Mulai dari milis, di-post ulang di blog, di online magazine dsb. Di blog ini saya akan coba singkat tulisannya.
1. RUU Pornografi ini bertentangan dengan hak asasi manusia karena masuk ke ranah moral pribadi yang seharusnya tidak diintervensi negara.
Argumen ini Salah karena nyatanya pornografi bukan cuma maslaah moral tapi juga akan berefek pada maslaah sosial kemasyarakatan. Dan klo dibilang bahwa moral itu urusan masing2 dan bukan urusan negara. Salah juga! Urusan moral ini nyatanya tercantum juga koq di Deklarasi universal HAM dan juga UUD 45.
2. RUU ini memiliki agenda penegakan syariah.
Kalau memang merupakan penegakan syariah, maka dari dulu semua majalah porno akan dibredel. Wanita-wanita tak berjilbab akan dihukum dsb.
3. RUU ini merupakan bentuk kriminalisasi perempuan.
Nyatanya yang banyak kena hukuman dari RUU pornografi ini adalah kaum adam. Yaitu, para penjahat yang membuat, mendistribusikan atau memiliki konten2 porno. Perempuan yang dihukum cuma perempuan yang memang sengaja tampil.
4. Definisi pornografi dalam RUU sangat tidak jelas.
Wajar itu, KUHP juga gak jelas koq. Coba cek “mencemarkan nama baik” atau “melanggar kesusilaan”. Jelas gak tuh!?
5. RUU ini mengancam kebhinekaan
hmm… semua pasala yang dibilang mengganggu adat istiadat itu sudah dihapus
6. RUU ini akan mengatur cara berpakaian.
Kate siapee… gak ada sama sekali didalam RUU ini tentang tata cara berpakaian.
7.RUU ini berpotensi mendorong lahirnya aksi-aksi anarkis masyarakat.
Di RUU ini justru masyarakat dikasih batasan yang jelas koq supaya gak anarkis. Masyarakat cuma boleh melaporkan pelanggaran UU, menggugat ke pengadilan, melakukan sosialisasi peraturan, dan melakukan pembinaan terhadap masyarakat.
8. RUU ini tidak perlu karena sudah ada perangkat hukum yang lain untuk mengerem pornografi.
Perangkat hukum lain kaga cukup. Coba aja liat KUHP yang udah uzur sampe-sampe orang yang melanggar asusila cuma dikasi denda goceng kurang gopek.
9. RUU Pornografi tidak perlu, yang diperlukan adalah mendidik masyarakat.
Mendidik masyarakt perlu, tapi klo cuma mengandalakan pendidikan di masyarakat tanpa adanya tindakan preventif. Smaa aja bohong.
10. RUU ini mengancam para seniman.
Didalam RUU pornografi ini, alasan seni dan budaya itu dikecualikan.
Untuk itulah kita harus mendukung pengesahan RUU ini. Tidak ada lagi alasan. Mari kita dukung pengesahan RUU pornografi! Dan kalau mau konkrit dalam mendukung, tidak hanya berteriak dalam hati “ayo dukung”, maka silahkan baca postingan saya yang ini: Dukung RUU pornografi lewat dunia maya, SEKARANG JUGA!
Posted in indonesian development, opini
20 Situs Terpopuler di Indonesia
Posted by Charles
Tahukah Anda 20 situs yang paling populer di Indonesia? Berikut adalah daftar 20 situs terpopuler di Indonesia, berdasarkan Alexa.
- yahoo.com (peringkat dunia: 1)
- google.co.id (85)
- friendster.com (3
- google.com (2)
- blogger.com (9)
- youtube.com (3)
- rapidshare.com (11)
- kaskus.us (373)
- wordpress.com (30)
- detik.com (482)
- facebook.com (5)
- wikipedia.org (
- multiply.com (136)
- msn.com (6)
- live.com (4)
- detiksport.com (707)
- detiknews.com (929)
- kompas.com (893)
- klikbca.com (1282)
- photobucket.com (24)
Di antara 20 situs tersebut, terdapat 7 situs Indonesia (google.co.id, kaskus.us, detik.com, detiksport.com, detiknews.com, kompas.com, klikbca.com). WordPress sendiri di Indonesia masuk peringkat 9. Bagaimana dengan blog saya?
charleschristian.wordpress.com mendapatkan peringkat 26,829 di Indonesia dan peringkat 1,389,326 di dunia. Bagaimana dengan blog Anda?

Ryan, Psikopat Pembunuh Berdarah Dingin
Posted by Charles
Sebulan terakhir ini masyarakat Indonesia dikejutkan dengan tertangkapnya seorang pembunuh bernama Verry Idham Henryansah alias Ryan. Sejauh yang diketahui saat ini, telah ditemukan 11 korban pembunuhan yang dilakukan Ryan dengan berbagai motif (dari masalah asmara hingga masalah ekonomi). Sebagian jenazah korban ditemukan setelah dilakukan penggalian di halaman belakang rumah Ryan. Selain itu, ada juga korban yang dimutilasi oleh Ryan. Korban-korban tersebut dibunuh oleh Ryan sepanjang tahun 2006 hingga 2008.
Sebelumnya, tidak ada yang menyangka Ryan adalah seorang pembunuh yang sudah menghabisi banyak korban. Namun, itulah kenyataannya. Setelah itu, muncul anggapan bahwa Ryan adalah seorang psikopat. Saya jadi ingat tokoh Joker dalam film Batman: The Dark Knight. Keduanya memiliki kesamaan, yaitu kegemaran membunuh. Apakah psikopat selalu identik dengan pembunuh?
~ngomong2, kok sepertinya akhir-akhir ini banyak kebakaran besar di Jakarta ya? Duh…
~sudah lama ga ngeblog, tulisannya jadi aneh…
Kenapa saya jadi jarang ngeblog? Kapan2 deh ya saya cerita…




