Jul 30

[MOU-5] Horeee… Semester Baru!!

Posted by heningsept

Wajah Sule cerah sekali, secerah pagi itu. Dia melangkahkan kaki memasuki gerbang Smansa sambil bersenandung…. You go to school everyday, but you don’t study hard And chatting when the class going on Always cheating on the test by asking the answer Or make many hidden small notes What you gonna be…Oh what you gonna be? [...]
Jul 12

[MOU-4] Lebih dari Sekedar Kata

Posted by heningsept

Sore yang cerah! Khalid lagi ngagoler (pada tau gak sih artinya? ) di karpet depan TV di rumahnya. Badan rasanya pegel semua. Sejam lalu baru aja dia main bulutangkis sama si Sule di lapangan komplek rumah Khalid. Alhamdulillah, target liburan Khalid mau banyakin olahraga tercapai juga. Main bulutangkis sama Sule udah dua kali. Futsal bareng [...]
Jun 27

Mahar dan Khalid

Posted by heningsept

Terima kasih utk a’ Andika PD buat gambarnya
Jun 27

[MOU-3] Akhir Semester Ini

Posted by heningsept

Pagi hari di kampung Ujungberung telah ramai oleh aktivitas warganya. Anak-anak berseragam sekolah berangkat dengan riang. Para karyawan bergegas berangkat memulai rutinitas mereka. Warga yang berprofesi sebagai pedagang keliling mulai mendorong gerobak mereka keluar. Ibu-ibu berkerumun sambil ngerumpi di sekitar gerobak tukang sayur. Sesekali suara deru motor meningkahi percakapan mereka. Dari jauh terdengar Mak Ati [...]
Jun 27

[MOU-3_bonus] Tips Mengisi Liburan

Posted by heningsept

Dari Ibnu Abbas Ra. bahwa Rasulullah Saw bersabda: “Dua ni’mat Allah yang banyak menjadikan manusia tertipu adalah ni’mat sehat dan waktu luang”(HR. Bukhari) Masa liburan yang sekarang datang jika tidak digunakan dengan sebaik mungkin maka akan terlewat begitu saja. Ada beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk mengisi waktu kosong di masa liburan: 1. Meningkatkan [...]
Jun 6
Mahar dan Khalid sedang berjalan menuju gerbang sekolah ketika tiba-tiba Sule menepuk pundak mereka berdua. “Hey brader! Mau kemane nih?”, sapa Sule dengan cerah ceria. “Mau balik Le.. mau nyicil belajar nih buat UAS minggu depan”, jawab Khalid. Sule cengengesan, “Duh rajinnya. Gue juga bakal belajar sih, ngulang-ngulang pelajaran gitu. Tapi Har, ntar kalo pas [...]
Nov 24

Melanjutkan tulisan saya yang berjudul “Wahai mahasiswa, berbisnislah!” disini saya ingin menambahkan beberapa poin yang membuat bisnis pada saat masih menjadi mahasiswa itu sangat menyenangkan. Berbisnis sebagai mahasiswa lebih mudah daripada berbisnis sebagai pebisnis. Kenapa begitu? karena ada begitu banyak peluang dan potensi yang bisa kita garap dengan status mahasiswa. Ini dia dua diantaranya:

Baca lebih alnjut di: MustafaKamal.biz – Enaknya berbisnis sebagai mahasiswa

Tulis Komentarmu

Posted in enterpreneurship
Apr 22

Peusapat Kawoem Muda

Posted by Aulia


Sejak hari jum’at (18/4) yang lalu saya kehilangan akan dunia luar, ketika informasi yang ada berubah menjadi suasana politisasi dalam sejuknya udara puncak Bogor. Ya itulah namanya “Peusapat Kawoem Muda” atau dalam arti bahasa Indonesia “Temu Kaum Muda” yang merupakan acara perdana dalam kontrak sosial pendidikan politik untuk pemuda dan mahasiswa Aceh di Jakarta dan sekitarnya.

Acara yang berlangsung selama 2 hari ini, mendatangkan pembicara dari berbagai kalangan, pengamat dan aktivis politik. Acara ini diselenggarakan penuh oleh panitia Asrama FOBA Setiabudi Jakarta dengan dibantu oleh BRR (yang tidak jelas rimbanya).

Dalam kontrak sosial ini, diangkat sebuah tema yakni “Perdamaian Abadi sebagai Basis Peradaban dan Kebudayaan Rakyat Aceh” dalam dua sesi berbeda yaitu panel forum dan workshop. Pengalaman yang sungguh luar biasa ternyata dalam ikut serta acara ini, dimana wawasan akan dunia perpolitikan Aceh dikupas secara mendalam dan terbaru.

Tak lepas dari itu juga, tentunya sesi panel forum lebih membuka sejumlah opini dan pendapat dari berbagai kalangan aktivis muda di Jakarta. Acara yang sempat dihadiri oleh staf ahli Menpora Bang Arief Jamaluddin ini membuka sebuah wacana baru untuk pergerakan mahasiswa Aceh ke depan.

Selain panel forum yang terbuka bebas ini, malam apresiasi film yang berjudul “Hotel Rwanda” juga menjadi topik yang sangat menarik disela-sela malam mingguan di puncak. Dimana konflik yang terjadi di Rwanda selama ini teradopsi sebagai sebuah pertikaian yang sangat erat bersuasana politik seperti di Aceh saat ini.

Workshop yang di fasilitatori oleh Teuku Kemal Fasya asal dosen Universitas Malikussaleh pada hari kedua juga mengangkat sisi baru bagi peserta acara ini. Sebuah makna kata rekonsiliasi yang dimiliki oleh Aceh diangkat sampai ke tema skenario untuk memerankan aksi-aksi yang telah ada.

Isu pemekaran, perbedaan etnis, budaya dan ekonomi sampai kepentingan politik akan pihak ke tiga (spoiler of peace) juga menjadi isu hangat suasana dalam workshop tersebut. Tak ketinggalan juga dalam acara ini juga turut hadir peserta dari kaum wanita dengan mengangkat sisi gender yang selama ini tumpang tindih.

Selain itu, acara yang berlangsung dengan suasana santai dan nyaman ini menjadi titik awal bagi para pemuda dan mahasiswa Aceh di Jakarta untuk bisa berkontribusi penuh dalam membangun pemerintah Aceh untuk masa depan. Jeda waktu yang selama ini ada memang sangat diutamakan untuk proses rekonsiliasi (perdamaian) setelah penandatanganan MoU Helsinki 15 Agustus 2005.

Akhir kata saya pribadi mengucapkan selamat atas kerja keras mahasiswa Aceh FOBA untuk terselenggaranya acara ini, semoga tahun depan menjadi acara tahunan yang selalu mendapat tanggapan positif dari berbagai kalangan. Berita selengkapnya juga bisa di lihat di blog SAMAN UI hasil postingan saya, lengkap dengan rangkaian acara.